Tampilkan postingan dengan label Psikologi Industri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Psikologi Industri. Tampilkan semua postingan

18.4.22

Psikologi Kopi, Benang Merah antara Kopi dan Psikologi

 


PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI

Semester Genap T.A 2021/2022

Oleh :

Fariha Aulia Syahda (21310410092)

Kelas A (Reguler)

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA

Dosen Pengampu:

Dr. Arundati Shinta, M.A.


Salah satu jenis tanaman perkebunan yang sudah lama di lestarikan dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi adalah kopi.  Kopi berasal dari negara Afrika tepatnya di daerah pegunungan di Ethopia. Kopi sendiri banyak diketahui masyarakat setelah tanaman tersebut dikelola oleh daerah luar asalnya, yakni di Yaman bagian selatan Arab (Hamni, 2013). Seiring perkembangan zaman kopi banyak sekali dikenal di kalangan masyarakat baik kalangan orang tua maupun remaja sehingga membuat dunia bisnis salah satunya coffee shop berkembang pesat. Boomingnya bisnis ini banyak menarik minat masyarakat untuk mencoba menjalani bisnis ini, dikarenakan minat dengan kopi itu sendiri ataupun gaya hidup era sekarang yang gemar nongkrong sambil menikmati kopi. Hal ini bisa dilihat dengan banyaknya coffee shop yang memiliki ciri khas masing-masing. Berdasarkan data yang diambil dari ICO (Indonesia Coffee Organization) mengalami peningkatan tren yang sangat tinggi, rata-rata meningkat 2%.

Kopi termasuk jenis minuman psychosimultant yang bisa membuat orang yang meminumnya bisa terjaga, mengurangi kelelahan, dan bisa membuat perasaan lebih Bahagia karena kopi memiliki rasa yang sangat nikmat bagi pengkonsumsinya. Hal ini disebabkan oleh pengaruh senyawa kafein yang terdapat di dalam kopi itu sendiri. Namun studi empirik terkait senyawa kafein ternyata dapat memberikan efek samping yang cukup berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi dalam taraf yang berlebihan,  efek samping yang dapat disebabkan oleh senyawa kafein tersebut jika dikonsumsi secara berlebihan antara lain yaitu palpitalasi. Insomnia, nyeri kepala, tremor, gelisah, juga mual dan muntah. Namun tidak hanya itu, kandungan yang ada pada kafein juga dapat menstimulasi produksi asam lambung sehingga dapat menyebabkan terjadinya gasitris, lalu kandungan kafein yang mempunyai efek neurofisiologis dan kognitif.  Salah satu teori yang menjelaskan sisi positf terkait kafein ialah teori Blockade Adenosin (Dunwiddie & Masino, 2001). Adenosin ialah neotransmiter yang berhubungan dengan depresi suasana hati, penghambatan sekresi lambung, memperlambat detak jantung dan penurunan umum aktivitas saraf.  Kafein dapat memblokir reseptor adenosin dam mengurangi aksi adenosin, meningkatkan laju penembakan spontan, menambah suasana hati, tekanan darah, detak jantung dan aktivitas lambung.

Salah satu pemicu peminat kopi yang meningkat adalah gaya hidup dan tren yang berada di kalangan masyarakat, hal ini tentu saja menjadi peluang  tidak hanya secara global tetapi juga di negara sendiri. Selain itu, alasan lain kopi banyak dinikmati adalah kopi bisa mempengaruhi terhadap keadaan psikologis seseorang contohnya seperti memberikan efek adrenalin karena mengandung kafein dan cita rasa kopi yang diracik menjadi berbagai macam rasa yang menimbulkan kesan unik dari kopi itu sendiri. Semakin kesini bisnis coffee shop banyak sekali mengalami persaingan untuk menarik minat pelanggan yang berkunjung oleh sebab itu dalam meracik kopi perlu keahlian khusus sehingga beberapa coffee shop memiliki cita rasa mereka masing-masing.

Kopi banyak disajikan dalam campuran bahan lain misalnya susu segar, buah-buahan, dan masih banyak jenis lainnya.  Kualitas kopi yang baik menggambarkan kesuksesan dari coffee shop tersebut. Interior dari coffee shop tersebut juga menjadi bonus tambahan dalam menjalankan bisnis kopi, karena dengan cara tersebut dapat mengundang minat para masyarakat untuk berkumpul, membeli minuman, atau sekedar belajar di tempat tersebut dengan fasilitas yang dibutukan pengunjung. Dari hasil deskripsi diatas bentuk karya dalam memvisualisasi desain interior menggunakan karya seni ilustrasi.  Biasanya pengunjung memiliki daya tarik sendiri terhadap seni rupa misalnya dalam coffe shop tersebut menggambarkan suatu filsosofi yang mana sangat menyinggung sekali di era sekarang. Dengan menu-menu kopi yang unik tentu saja ini menjadi point tambahan dalam menarik minat pengunjung misalnya kopi anti stress, kopi bucin, kopi friendzone, kopi jomblo, kopi jompo, dan nama unik lainnya.

Jadi kaitannya yang ada pada psikologi dan kopi adalah kesamaan manfaatnya bahwa kopi memiliki banyak segudang manfaat bagi para penikmatnya, tentu saja manfaat kandungan kopi tersebut berkaitan juga dengan keadaan psikologis penikmatnya. Salah satunya mempengaruhi hormon dopamin yang berhubungan dengan situasi psikologis dan berhubungan dengan fisiologis seseorang. Lalu kandungan kafein bisa membuat orang ketagihan dan banyak yang bertahan pada konsumsi mereka, agar menghindari gejala penarikan yang tidak menyenangkan atau efek samping negatif. Banyak orang belajar untuk mengelola kerutinan mereka untuk manfaat pada diri sendiri yang menyeimbangkan efek kafein untuk sesuai dengan desakan pekerjaan dan menjaga suasana hati mereka (Weinberg & Bealer, 2001). Memang banyak ulasan mengatakan bahwa “pemakaian kafein secara rutin nampak bermanfaat dengan penggunaan yang tinggi mempunyai fungsi mental yang lebih baik (Smith, 2002, hal. 1234).  

Walaupun kopi memiliki segudang manfaat yang menyokong kebutuhan psikologis seseorang, ternyata kopi juga dapat mengakibatkan beberapa masalah kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Maka dari itu bijaklah untuk mengkonsumsi kopi agar manfaat dan khasiatnya bisa dirasakan secara seimbang. Ide bisnis coffee shop adalah salah satu cara untuk memperkenalkan bahwa kopi bisa dikonsumsi baik untuk kebutuhan pribadi ataupun sekedar ingin mencicipi.


Daftar Pustaka

Stafford, T. (2003). Psychology in the coffee shop. The Psychologist, 16(7), 358-359.

Psychology. (n.d.). PENGARUH MINUMAN KOPI TERHADAP KONSENTRASI SESEORANG.

[online] Available at:

https://psychology.binus.ac.id/2015/08/05/pengaruh-minuman-kopi-terhadap-konsentrasi-seseorang/ [Accessed 18 Apr. 2022].

 E-JURNAL. (n.d.). PENGARUH KOPI DAN STRESS TERHADAP KEJADIAN GASTRITIS.

[online] Available at:

https://www.e-jurnal.com/2015/05/pengaruh-kopi-dan-stress-terhadap.html [Accessed 18 Apr. 2022].

TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Kopi 2.1.1 Pengertian Kopi. (n.d.).

[online] Available at:

http://eprints.undip.ac.id/77280/4/BAB_II.pdf.

‌ SARI, N., Kania, R.N. and Framanik, N.A. (2018). NARASI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN COFFEE SHOP ‘FILOSOFI KOPI’.

[online] eprints.untirta.ac.id. Available at:

http://eprints.untirta.ac.id/1194/ [Accessed 18 Apr. 2022].

 

Azizah, N. and Syafwan, S. (2020). ILLUSTRASI SUASANA COFFEE SHOP DENGAN MEDIA WATERCOLOUR. Serupa The Journal of Art Education,

[online] 9(4). Available at:

http://ejournal.unp.ac.id/index.php/serupa/article/view/110739 [Accessed 18 Apr. 2022].

‌

 

 

‌

 

 

22.4.17

RESENSI KORAN KOMPAS : ETIKA MAKIN KRUSIAL

                                                        RESENSI KORAN KOMPAS
                                                     Psikologi Industri dan Organisasi

NAMA & NIM                                  : SITI HANIFAH (16.310.410.1151)
JUDUL ARTIKEL                             : Etika Makin Krusial
NAMA PENULIS                             : Andreas Maryoto
TANGGAL TERBIT                         : 28 Maret 2017

SINOPSIS ARTIKEL         

Persoalan etika menjadi masalah yang mendesak dan perlu diangkat seiring dengan merebaknya usaha rintisan berbasis digital. Persaingan antar pelaku industri digital sangat mungkin menjadi pendorong mereka untuk merebut pasar lebih besar. Perebutan pasar yang semakin sengit kadang melupakan masalah etika. Secara umum persoalan etika di dalam industri digital, khususnya yang terkait dengan konsumen, adalah sejauh mana hak perusahaan menggunakan data yang sudah diserahkan oleh konsumen saat melakukan pendaftaran atau bergabung sebagai konsumen atau pemakai dalam salah satu aplikasi.
Perusahaan yang menggunakan data konsumen pasti akan memunculkan data gregat, bukan data individual, sehingga mereka bisa menghindar dari kemungkinan jerat hukum jika nanti konsumen mempermasalahkan tindakan perusahaan itu. Cara lain adalah meminta persetujuan konsumen agar perusahaan boleh menggunakan data itu meski konsumen secara umum tidak mengetahui lebih pasti penggunaan data itu. Akankah masalah kemudian selesai? Masalah makin kompleks ketika data konsumen diperjualbelikan. Di internal perusahaan digital sendiri, siapa yang berhak memegang data itu? Siapa pula yang bertanggung jawab apabila data bocor ke luar?
              Kasus lain yang merebak beberapa pekan lalu adalah dugaan uber menggunakan suatu perangkat lunak Greyball yang memungkinkan mereka untuk mengidentifikasi calon penumpang mereka yang masuk dalam katagori membahayakan. Greyball merupakan salah satu program yang disebut VTOS (Violation Of Term of Service). Perangkat lunak itu dipakai dibeberapa Negara dimana Uber mendapat penolakan. Dengan perangkat ini mereka bisa mengetahui aparat pemerintah yang berkedok menjadi penumpang. Dengan program itu, pengemudi uber bisa menghindar dari kemungkinan upaya penjebakan oleh aparat. Kasus ini sangat kontroversial. Ada yang beranggapan baahwa ini merupakan masalah yang serius dan bisa berurusan dengan etika dan hukum karena menyangkut hak uber untuk menggunakan data yang diberikan konsumen. Namun dari pihak uber berpendapat bahwa program ini digunakan untuk menghindari pengemudi dari tindak kejahata, upaya kompetitor merusak oprasi mereka, dan mereka yang tidak menuhi syarat dan ketentuan layanan.   
Semua masalah ini perlu dibuat terang sehingga konsumen merasa aman dan usaha rintisan bisa memastikan rambu-rambu saat menjalankan bisnis mereka. Semua pihak perlu berdialog untuk menyelesaikan persoalan etis ketika industri digital tak bisa dibendung lagi.    

           
HAL YANG PENTING DALAM ARTIKEL :
Persaingan antar pelaku industri digital sangat mungkin menjadi pendorong mereka untuk merebut pasar lebih besar. Perebutan pasar yang semakin sengit kadang melupakan masalah etika. Secara Umum persoalan etika di dalam industri digital, khususnya yang terkait dengan konsumen, adalah sejauh mana hak perusahaan menggunakan data yang sudah diserahkan oleh konsumen saat melakukan pendaftaran atau bergabung sebagai konsumen atau pemakai dalam salah satu aplikasi.
Dalam psikologi Erat sekali hubungan antara etika( attitude) dengan psikologi etika adalah suatu ilmu yang membicarakan masalah perbuatan atau tingkah laku manusia. Yang mana dapat dinilai baik dan mana yang dapat dinilai tidak baik. Etika  menjelaskan apa yang seharusnya dikerjakan manusia, psikologi meneropong dari segi apakah yang menyebabkan kejadian tersebut. Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa teknologi yang makin pesat makin mengurangi etika individunya, dalam pandangan psikologi mengidentifikasi apa saja yang menyebabkan  kurangnya etika tersebut .
Attitude sendiri merupakan sikap, tingkah laku atau perilaku seseorang dalam berinteraksi ataupun berkomunikasi dengan sesama manusia. Attitude itu sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang yang bersikap sopan santun, belum tentu memiliki attitude yang bagus.

KESIMPULAN :
Dari atas dapat disimpulkan bahwa etika seseorang semakin memburuk karana terdorong oleh pesatnya teknologi seperti saat ini, untuk itu kita sebagai remaja harusnya paham betul penggunakan teknologi seperti jejaring sosial yang makin lama makin membius para kaum muda. Kita harus paham betul kapan harus menggunakan dan kapan tidak menggunakannya. Dan untuk masalah data, kita harus lebih berhati-hati dan bertanya dulu untuk apa sebenarnya data yang kita berikan kepada seseorang ataupun kepada pihak-pihak tertentu.
 Semua masalah ini perlu dibuat terang sehingga konsumen merasa aman dan usaha rintisan bisa memastikan rambu-rambu saat menjalankan bisnis mereka. Semua pihak perlu berdialog untuk menyelesaikan persoalan etis ketika industri digital tak bisa dibendung lagi.    

KELEBIHAN ARTIKEL : Artikel yang ditulis sangat menarik sesuai situasi dan kondisi yang terjadi akhir –akhir ini. Gaya bahasa yang diberikan juga tidak terlalu sulit dipahami

KEKURANGAN : Hanya berfokus pada satu masalah saja. Saran untuk para pembaca kurang ditekankan.

20.4.17

RESENSI KORAN KOMPAS : ALIH TEKNOLOGI OPTIMALKAN SUMBER DAYA

                                                 RESENSI KORAN KOMPAS


NAMA & NIM                              : SITI HANIFAH (16.310.410.1151)
JUDUL ARTIKEL                         : Alih Teknologi Optimalkan Sumber Daya
NAMA PENULIS                          : (CAS)
TANGGAL TERBIT                      : 23 Maret 2017

SINOPSIS ARTIKEL                     
Untuk mengoptimalkan pemanfaaatan sumber daya sumber daya daerah. Produk olahan yang dihasilkan dari proses alih teknologi itu dapat memenuhi kebutuhan warga setempat atau dikomersilkan. Industri di pedesaaan merupakan industri yang dikembangkan. Contohnya pangan, barang dari kayu, dan furniture. Sudah mulai dicoba pada masyarakat daerah Jember Jawa Timur, untuk mengolah singkong menjadi tepung singkong dan tepung itu dapat diolah menjadi produk makanan dan dicampur dengan tepung daun kelor yang bernutrisi. Tujuannya masyarakat mampu menyebarkan ilmu tersebut pada masyarakat yang lain. Melalui balai penelitian atau kerjasama dengan perguruan tinggi, dapat mengenalkan teknologi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya daerah tersebut. Selain itu banyak teknologi yang menggunakan tekanan tinggi, misalnya, dapat membentuk bambu menjadi lembaran papan serupa kayu. Papan bambu yang telah diolah tersebut dapat dipakai sebagai bahan baku mebel
Selain memenuhi kebutuhan setempat, produk tersebut juga dapat dikomersilkan ke tingkat yang lebih tinggi. Namun inovasi yang dapat dikomersilkan dan diantarkan untuk dimanfaatkan masyarakat masih terbatas. Inovasi di Indonesia perlu terus ditingkatkan.
Upaya menghadirkan riset yang dapat menghasilakan inovasi menjadi sebuah keniscayaan. Sumber daya manusia yang dilengkapi inovasi diyakini dapat mengoptimalkan pengelolaan sumber daya lahan, pantai, dan laut di Indonesia. Langkah ini diyakini akan menggeser corak perekonomian Indonesia.        
HAL YANG PENTING DALAM ARTIKEL
Untuk mengoptimalkan pemanfaaatan sumber daya sumber daya daerah. Produk olahan yang dihasilkan dari proses alih teknologi itu dapat memenuhi kebutuhan warga setempat atau dikomersilkan. Industri di pedesaaan merupakan industri yang sangat baik dikembangkan. Selain itu sumber daya manusia yang dilengkapi inovasi diyakini dapat mengoptimalkan pengelolaan sumber daya lahan, pantai, dan laut di Indonesia. Langkah ini diyakini akan menggeser corak perekonomian Indonesia.        
Aspek psikologis : Pada artikel tertulis "Tujuannya masyarakat mampu menyebarkan ilmu tersebut pada masyarakat yang lain". Dalam teori psikologi yaitu teorinya Trondike Stimulus-Respon. Saat masyarakat mendapatkan stimulus diharapkan mampu merespon dan menyebarkan kepada masyarakat yang lain

KESIMPULAN : Dari artikel tersebut disimpulkan bahwa kita sebagai warga Indonesia harusnya bisa ikut andil dalam pengembangan menginovasi sumber daya yang ada sehingga pengelolaan sumber daya lahan, pantai dan laut di Indonesi dapat optimal. Paling tidak jika tidak ikut andil janganlah merusak ataupun mengotori sumber daya Indonesia contohnya saja jangan buang sampah sembarangan saat kita berwisata kepantai atau tempat-tempat wisata lainnya.
KELEBIHAN ARTIKEL : Gaya bahasa sangat mudah dipahami baik itu dari kalangan intelektual hingga masyarakat biasa (awam).
KEKURANGAN : Pesan atau solusi tindakan untuk pembaca diparagraf terakhir masih agak samar.  

19.4.17

HASIL WAWANCARA KARYAWAN : KERJA BUKAN SOAL CARI UANG

HASIL WAWANCARA KARYAWAN



KERJA BUKAN SOAL CARI UANG

NAMA                  : RATIH SETIYANINGSIH
NIM                       : 16.310.410.1140
MATA KULIAH   : PSIKOLOGI INDUSTRI DAN ORGANISASI

Kerja merupakan sesuatu yang dikeluarkan oleh seseorang sebagai profesi, sengaja dilakukan untuk mendapatkan penghasilan. Kerja dapat juga  diartikan sebagai pengeluaran energy untuk kegiatan yang dibutuhkan oleh seseorang untuk mencapai tujuan tertentu.
Menurut Steers dan Porter (1983), kerja merupakan hal yang penting dalam kehidupan individu karena beberapa alasan. Pertama, adanya pertukaran atau timbal balik dalam kerja. Ini dapat berupa reward. Secara ekstrinsik, reward seperti uang. Secara intrinsik, reward seperti kepuasan dalam melayani. Kedua, kerja biasanya memberikan beberapa fungsi sosial. Perusahaan sebagai tempat kerja, memberikan kesempatan untuk bertemu orang-orang baru dan mengembangkan persahabatan. Ketiga, pekerjaan seseorang seringkali menjadi status dalam masyarakat luas, namun kerja juga dapat menjadi sumber perbedaan sosial maupun integrasi sosial. Keempat, adanya nilai kerja bagi individu yang secara psikologis dapat menjadi sumber identitas, harga diri dan aktualisasi diri.
Menurut Wexley dan Yukl, mengartikan kepuasan kerja sebagai “the way an employee feels about his or her job”. Artinya bahwa kepuasan kerja adalah cara pegawai merasakan dirinya atau pekerjaannya. Dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja adalah perasaan yang menyokong atau tidak menyokong dalam diri pegawai yang berhubungan dengan pekerjaan melibatkan aspek-aspek seperti upaya, kesempatan pengembangan karier, hubungan dengan pegawai lain, penempatan kerja, dan struktur organisasi. Sementara itu, perasaan yang berhubungan dengan dirinya antara lain berupa umur, kondisi kesehatan,kemampuan dan pendidikan.
Pada hari Minggu, 16 April 2017 saya mewawancarai salah satu karyawan PT. Adijaya Wahana Satwa, perusahaan yang bergerak dalam bidang peternakan. Karyawan tersebut bernama Rusyda Afifah Nuryanti bagian Staff Pajak yang berusia 24 tahun masih berstatus lajang dan sudah bekerja selama 3 tahun di PT. Adijaya Wahana Satwa. Pertanyaan yang saya ajukan mengenai kepuasan kerja yang selama ini dirasakan di tempat kerja. Hasil wawancaranya, factor kepuasan kerja yang didapatkan adalah pertama mengenai adanya penghargaan kinerja bagi karyawan yang masuk kerja tepat waktu selama 1 bulan dan menyelesaikan pekerjaan  sebelum deadline. Biasanya penghargaan kerja meliputi bonus gaji, fasilitas pelatihan dan seminar yang menunjang peningkatan kualitas kerja. Kedua, atasan tidak bertindak sewenang – wenang terhadap bawahan atau karyawan baru. Atasan selalu memberi kritik dan saran yang membangun terhadap karyawan yang melakukan kesalahan kerja. Karyawan tersebut, tidak dimarahi tetapi diberi motivasi agar memperbaiki dan meningkatkan kualitas kerja. Hubungan dan komunikasi antar karyawan atau rekan kerja terjalin harmonis dan mengutamakan rasa kekeluargaan. Ketiga, adanya jaminan BPJS kesehatan dan kesejahteraan sehingga merasa terjamin kesehatan dan keamanan kerja. Keempat, tempat kerja dekat dengan rumah dan letak strategis sehingga menghemat biaya pengeluaran. Factor terakhir adalah kenaikan gaji setiap 1 tahun sekali dan gaji yang didapatkan sangat mencukupi kebutuhan sehari-hari dan bisa disisihkan untuk tabungan masa depan. Bagi Rusyda, menegaskan bahwa gaji bukan prioritas utama yang dicari melainkan lingkungan kerja yang nyaman, kondusif dan mendukung untuk bekerja sehingga menghasilkan hasil yang optimal. Banyak kepuasan kerja yang didapatkan tetapi ada hal negative yang dirasakan, diantaranya mengenai pekerjaan yang monoton setiap hari karena hanya mengerjakan pekerjaan mengenai faktur pajak, membuat perhitungan  pajak, membuat laporan keuangan dan mengurusi BJPS. Setiap hari melakukan pekerjaan yang sama sehingga membuat bosan dan sering mengantuk di tempat kerja. Selain itu, pekerjaan yang hanya di depan komputer membuat matanya cepat lelah dan menyebabkan menambah mata minus (rabun jauh) yang diderita sejak SD. Menurutnya, pekerjaan yang monoton tersebut mengurangi kreatifitas kerja serta menyebabkan produktivitas menurun.
Kerja itu bukan soal cari uang, tetapi lebih dari itu. Dimana kita bisa mendapatkan skill, pengalaman, keluarga kedua dan kepuasan kerja selain uang. Kalau kita focus karena mengejar uang, maka skill, pengalaman dan kepuasan kerja akan menjauh dari kita. Tetapi sebaliknya, jika kita bekerja ingin meningkatkan skill, pengalaman dan kepuasan kerja maka secara tidak langsung telah membangun brand diri kita sendiri untuk layak dihargai lebih.


DAFTAR PUSTAKA :
Ridwan, Mujib. 2015. Arti, Definisi, Ekonomi, Kerja, Pengertian, (online), (http://walangkopo99.blogspot.co.id/2015/05/pengertian-kerja-menurut-para-ahli.html?m=1, diakses 18 April 2017).
Wikipedia. Pengertian Kepuasan Kerja, (online), (https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kepuasan_Kerja, diakses 18 April 2017).







25.6.16

RINGKASAN FILM :UP IN THE AIR

Ringkasan Film : Up In The Air

Shofi Malhani
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta

            Pemain utama adalah seorang laki laki  dalam perannya bernama Ryan Bingham . dimana setiap tahunnya dia menghabiskan waktu 322 hari di atas peawat dan tinggal di hotel yang sangat mewah .dia di sewa perusahaan  dimana kerjaanya adalah untuk memecat karyawan teruama yang sudah bekerja lama sampai belasan tahun .dan kerjaan ini sangat membutuhkan peengalaman  yangsanga luat biasa , dan juga ketegasan .dan dia memiliki kartu langganan platinum. 
            Dia tidak atau belum menikah tdak punya ikatan  dan dia hanya berpindah pindah tempat bahkan negara  untuk memecat karyawan . dia hanya berhubungan dengan perempuan yang di temui di hotel , yang ekdua adalah rekan kerjanya ( sy lupa namanya ) dimana dia belum berpengalaman dalam bidang pemecatan. Bisa di katakana dia hanya menguasai teori dalam bidangnya dan sedikit sekali ilmu pengalamanya , terlihat ketika di bandara ketika barang bawaanya sangat berlebihan dan harus di bongkar serta mengganti tasnya dengan yang lebih kecil .namun ambisinya jauh di tas ilmunya ,dia umurnya masih muda sekitasr 22 tahun.


Ringkasan : Momentum Kebangkan Industri Satelit Indonesia


1.       Ringkasan : Momentum Kebangkan Industri Satelit Indonesia

Besarnya kebutuhan satelit di Indonesia. Hingga saat ini Indonesia masih bergantung pada industry satelit-peluncuran asing. Salah satu penyebab kurang berkembangnya industry satelit di Indonesia adalah karakter industri yang tertutup. Indonesia berpeluang mengembangkan industry peluncuran satelit karena wilayah Indonesia di khatulistiwa membuat onkos peluncuran satelit lebih murah.

Peluncuran satelit BRI akhir pekan lalu dapat dijadikan momentum mengembangkan industri satelit Indonesia.

Sumber : Kompas. 21 Juni 2016. “Momentum Kembangkan Industri Satelit Indonesia”, hal. 14

RINGKASAN ARTIKEL : WARGA MASIH BUTUH PASAR TRADISIONAL UNTUK PENUHI KEBUTUHAN SEHARI-HARI

Warga Masih Butuh Pasar Tradisional
Untuk Penuhi Kebutuhan Sehari-hari

Wahyu Relisa Ningrum
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta


       Aktivititas di pasar tradisional tidak akan lepas dari banyaknya pengunjung yang datang setiap harinya. Tahun 2015, jumlah pengunjung pasar tradisional di Kota Yogyakarta mengalami kenaikan sebesar 4,46 persen dibanding tahun sebelumnya. Namun, tidak semua pasar tradisional mengalami kenaikan pengunjung, hal itu disebabkan oleh pedagang di pasar yang tidak tertib berjualan/berjualan di depan pasar.
     Hasil survei di 31 pasar selama tiga bulan pada awal 2016 pengunjung pasar tradisional per hari meningkat menjadi 147.326 orang dibanding tahun 2015 sebanyak 141.041 orang per hari. Hal ini membuktikan bahwa masih banyak warga yang membutuhkan pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
            Menurut Kepala Bidang Pengembangan, Dinas Pengelolaan Pasar (Dinlopas) kota Yogyakarta, Rudi Firdaus mengatakan, kenaikan jumlah pengunjung bermakna pasar tradisional masih menjadi bagian tak terpisahkan. Meski minimarket berjejaring kini menjamur. Dalam kaitannya dengan penurunan jumlah pengunjung di beberapa pasar tradisional, “Kami mengusulkan ke pasar yang mengalami penurunan agar direvitalisasi supaya pasarnya makin tata dan tertib. Masyarakat jadi nyaman berbelanja” (kata Rudi). Gubernur DIY (Sri Sultan Hamengku Buwono X) berharap, Pemkot dan Pemkab DIY menjadikan pasar tradisional lebih nyaman dikunjungi dengan cara meningkatkan sarana dan prasarana dan pedagang harus menjaga kebersihan lingkungannya.  
           

Sumber tulisan : mrf. (2016). Warga Masih Butuh Pasar Tradisional Untuk Penuhi Kebutuhan Sehari-hari. Tribun Jogja. 12 Mei, halaman 10.


RINGKASAN ARTIKEL : JOKOWI DORONG BURUH HIDUP SEJAHTERA

Jokowi Dorong Buruh Hidup Sejahtera

Wahyu Relisa Ningrum
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta



     Hari Buruh Internasional diperingati setiap tanggal 1 Mei. Tahun 2016, peringatan ini berbeda dari sebelumnya, yaitu diisi dengan jalan sehat dan diskusi bersama. Dalam peringatan May Day, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa “Buruh Indonesia harus kompetitif dan hidup sejahtera. Selamat hari Buruh Internasional”.
Di Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X ikut jalan sehat dengan buruh. Di Kota Kembang Bandung, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri yang diikuti oleh Walikota Bandung Ridwan Kamil, meluncurkan bus gratis untuk buruh dengan bercat kuning dan biru. Program transportasi bagi buruh dapat memangkas ongkos transportasi buruh, sehingga dapat menghemat biaya bulanan transportasi.
Di Jakarta, massa buruh memilih turun ke jalan menuntuk kenaikan upah. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai, tuntutan kenaikan upah tidak berguna bila laju inflasi tidak bisa dibendung. Yang terpenting adalah bagaimana caranya produktivitas kamu tinggi, biaya hidup kami tekan, biayanya jadi murah sehingga anda dapat gaji yang tidak besar pun, sisanya banyak yang bisa untuk ditabung.

Sumber tulisan : tribunnews/kps/ryo. (2016). Jokowi Dorong Buruh Hidup Sejahtera. Tribun Jogja. 2 Mei, halaman 11.


RINGKASAN ARTIKEL : PENGUSAHA HARUS PANTANG MENYERAH

Pengusaha Harus Pantang Menyerah

Wahyu Relisa Ningrum
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta




       Kompetisi bisnis adalah persaingan yang sering terjadi dalam bidang bisnis antar kompetitor yang ada. Menurut Sani Gunawan (di sela pertemuan Indonesia Entrepreneur Community di Lippo Mall) mengungkapkan bahwa ada beberapa sikap yang harus dimiliki dalam menghadapi kompetisi bisnis, yaitu pantang menyerah dan berpikiran terbuka.
     Sejak Umur 20 tahun, Sani telah memulai terjun di dunia kerja yang dimulai pada bisnis keluarganya. Dalam menjalankan bisnis kayu tidak selalu mulus dan tanpa masalah, diperlukan inovasi-inovasi dalam menciptakan beberapa produk baru yang bagus, percaya bahwa di balik masalah yang dihadapi selalu ada jalan penyelesaian dan pentingnya menjalin kerjasama dengan customer. Sekarang Sani merambah ke dunia properti. Berpartner dengan Deddy Nugraha dan John Dayat telah mengajarkan Sani tentang pola pikir terbuka, bagaimana mendapatkan modal, bisnis, dan cara berkomunikasi.



Sumber tulisan : toa/*. (2016). Pengusaha Harus Pantang Menyerah. Tribun Jogja. 2 Mei, halaman 10.

24.6.16

RINGKASAN ARTIKEL : INVESTASI PADA PERIODE MENDEKATI PENSIUN

RINGKASAN ARTIKEL :
INVESTASI PADA PERIODE
MENDEKATI PENSIUN

DELIANA VICRIA NURACHYANI
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA

            Kelompok umur 50 tahun ke 60 tahun disebut sebagai kelompok umur pada tahapan atau pengeluaran (spending phase). Pada masa pensiun tujuan yang diracang tetap dikelompokkan pada dua kelompok besar, yaitu tujuan jangka pendek dan tujuan jangka panjang. Pada tujuan jangka panjang tidak ada perubahan, yaitu bagaimana persiapan data pensiun yang dimiliki dapat mencukupi untuk biaya pensiun. Artinya,

PEER CURE 10 : PELAJARAN DARI IBU PENJUAL KORAN (kesimpulan)


PELAJARAN DARI IBU PENJUAL KORAN

Deliana Vicria Nurachyani
Fakultas Psikologi
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA

            Di semester ini mata kuliah Psikologi Industri dan Organisasi mengajarkanku tentang sosok luar biasa, melalui ibu berumur 57 tahun ini masih tetap bekerja sebagai penjual koran di perempatan Timoho. Karena saya bekerja di seputaran Timoho tak heran lagi di perempatan itu aku selalu melihat beliau. Sekitar pukul 6.00 pagi beliau sudah menjajakan dagangannya. Sudah lama saya mengagumi ibu itu. Sangat kagum. Meskiupun sudah renta namun ibu ini tidak memilih untuk meminta-minta di usianya saat ini. Karena hal ini aku sering membayangkan jikalau ibuku yang sudah tua bekerja sebagai penjual koran, akankah aku tega melihatnya? Oh, aku jadi sangat merindukan ibuku di rumah.
            Dalam tugas ini

PEER-CURE 9 : REJEKI TAMBAH, PUASA BERKAH

REJEKI TAMBAH, PUASA BERKAH

Deliana Vicria Nurachyani
Fakultas Psikologi
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA

            Ketika minggu pertama berpuasa aku masih melihat ibu Paidi berjualan koran seperti biasa, aku kira selama puasa jam kerja beliau berubah namun tetap saja pukul 6 pagi beliau sudah menjajakan koran-korannya hingga pukul 11 hingga adzan dzhuhur berkumandang. Ketika aku berangkat bekerja sebari menunggu lampu merah berubah menjadi hijau, aku sempat bertanya kepada beliau apakah puasa beliau lancar? Namun ibu itu mengatakan  

RINGKASAN ARTIKEL : KEMENPERIN DORONG PERTUMBUHAN INDUSTRI SAWIT

RINGKASAN ARTIKEL :
KEMENPERIN DORONG
PERTUMBUHAN INDUSTRI SAWIT

DELIANA VICRIA NURACHYANI
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA

            Kementrian Perindustrian akan terus mendorong dan mempertahankan agar industri sawit nasional tetap tumbuh. Alasannya, devisa yang dihasilkan industri crude palm oil (CPO) pada 2015 masih cukup tinggi. Pada tahun 2015 mencapai pemasukan yang besar yaitu sebesar 18 miliar dolar AS. Latar belakang Kemenperin untuk terus mendorong dan mempertahankan industri sawit tetap tumbuh yaitu akan jumlah tenaga kerja yang terserap pada industri tersebut  yang mencapai sekitar enam juta dan ini juga sebagai pemasukan besar bagi negara.
            Pemerintah harus lebih terbuka dan melibatkan dunia usaha terkait berbagai kebijakan industri strategis, seperti sawit. Apalagi

RINGKASAN ARTIKEL : INDUSTRI OTOMOTIF BUTUH PENGEMBANGAN SDM

RINGKASAN ARTIKEL :
INDUSTRI OTOMOTIF BUTUH PENGEMBANGAN SDM

DELIANA VICRIA NURACHYANI
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA

            Ketua Komite Tetap Bidang Industri dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia I Made Dana Tangkas mengatakan industri otomotif dalam negeri membutuhkan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Untuk memenuhi hal tersebut, perlu dibuat sebuah learning center atau akademi khusus otomotif. Institut otomotif tersebut nantinya diharapkan tidak hanya mencetak tenaga kerja, tetapi juga menyiapkan kompetensi dan sertifikasi dan di harapkan dapat mendogkrak daya saing dan lompetensi SDM di industri otomotif. Dengan demikian, tenaga kerja di sektor industri otomotif bisa bersaing dengan negara lain terutaa di ASEAN. Melalui institut otomotif Indonesia