Be You: Believe and Be the Best Version of Yourself
Hana Fardilla – 24310410048 – Psikologi Kelas Karyawan
Psikologi Inovasi - Esai 3 - Dr. A. Shinta, M. A
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Ngomong-ngomong soal tips, mungkin yang saya bagikan kali ini lebih
tepatnya adalah view dari pengalaman yang saya rasakan. Tidak semua percobaan
akan menghasilkan result yang sama, tetapi harapan saya, setidaknya ada
gambaran yang dapat dipetik dari apa yang bisa saya bagikan.
Menurut saya, menjadi diri sendiri adalah goals utama yang akan membuka
pintu-pintu baru dikemudian hari, terlepas dari apa pun cita-cita teman-teman
ke depannya, harapan saya, hal itu adalah hal yang saat teman-teman lakukan,
dapat memberikan rasa bahagia dan fulfilment. Sebelum itu, menurut saya, step
awal yang bisa kita lakukan adalah percaya pada diri sendiri terebih dahulu.
Believe in Yourself
Tidak ada yang benar-benar membersamai kita selama 24/7 seumur hidup selain
diri kita sendiri. Kitalah yang paling tau, apa yang kita suka, apa yang kita
benci, apa yang membuat kita senang, dan lain sebagainya.
Tapi seringkali pengetahuan itu terkubur oleh hal-hal eksternal. Misalnya
pendapat orang lain, keinginan orang lain, bahkan pencapaian orang lain, sering
membuat kita melupakan pengetahuan mutlak kita tentang diri kita sendiri.
Misalnya saat banyak trend orang-orang nge-gym. Sebenarnya kita tau gym
bukan olahraga yang sesuai dengan kita, karena energi dan mungkin budget yang
berbeda dari orang lain. “Tapi semua orang bilang nge-gym itu keren dan
sehat,” dan akhirnya kita memaksakan diri membayar subscription gym, yang
akhirnya tidak kita ikuti dengan serius. Instead of merasa sehat dan bugar,
kita malah merasa tertekan dan akhirnya berbuah penyesalan.
Mempercayai diri sendiri bukan hal yang bagi saya mudah. Banyak hal yang
membuat kita meragukan judgement kita sendiri. Lingkungan, orang sekitar kita,
dan yang paling sering, sosial media.
Seperti contoh nge-gym tadi, karena sosial media bilang nge-gym adalah cara
olahraga terbaik, kita jadi gampang mengabaikan apa yang kita sendiri rasakan.
Perasaan tidak nyaman di gym, tipe olahraga yang mungkin kurang cocok, belum
lagi soal biaya. “Anggap aja investasi kesehatan.” Katanya. Padahal investasi
kesehatan bisa dengan cara lain yang lebih cocok, misal pada makanan atau
multivitamin, atau bahkan memberi sepeda. Bukan berarti nge-gym hal yang buruk,
semua olah raga kerena kok, hanya saja, kita perlu merefleksikan diri kembali,
dan mencoba mempercayai signal yang diberikan diri kita saat sesuatu kurang
terasa nyaman untuk dilakukan.
Tips steps dalam mempercayai diri sendiri:
1. 1. Listen
to your body
Saat sesuatu kurang sesuai kebutuhan kita, ada
muncul perasaan kurang nyaman. Memang hal ini membutuhkan practice/latihan
untuk membedakan, mana perasaan tidak nyaman karena memang tidak sesuai vs mana
yang hanya merupakan rasa ragu/takut.
2. 2. Write
your feelings
Untuk berlatih, gunakan buku catatn kecil. Tulis
apa yang dirasakan, secara singkat saya tidak apa-apa, ini akan membantu kita
dalam melihat log, apa yang kita rasakan dan kita bisa cek kembali untuk
melihat jika ada pattern tertentu.
3. 3. Try
Everything!
Kita belum akan bisa mempercayai diri saat kita
belum melihat bukti. Tidak ada salahnya untuk mencoba semua hal, head first
sebagai bentuk pengetahuan dan mencari experience. You will be surprised on
how many things you can comprehends.
Semakin kita kenal denggan diri kita, saya yakin bahwa kepercayaan kita
terhadap diri kita sendiri akan semakin kuat.
[Video YouTube: Believe in Yourself]
Be the Best Version of Yourself
Bagi saya,
menjadi apa pun cita-cita kita yang paling penting adalah, hal tersebut kita
lakukan karena itulah versi terbaik yang ingin kita capai. Ingin menjadi model,
guru, dokter, penyanyi atau pun atlet, semua bisa dilakukan dan akan terasa
fulfiling saat kita jujur dan menjadi diri kita sendiri.
Versi terbaik
diri kita sendiri, menurut saya,adalah versi diri yang kita sendiri paling
sukai. Versi diri kita yang tidak membandingkan diri dengan orang lain, versi
diri kita yang dapat membuat kita berteriak “This is me!” tanpa ragu.
Dan hal ini menurut saya bisa tercapai saat kita sudah memiliki keyakinan dan
kepercayaan diri, jadi, apa pun keputusan kita kedepannya, kita akan mampu
menjalaninya dengan teguh dan semangat, serta dengan hati yang riang.
Tips steps menjadi versi terbaik diri kita:
1. 1. Be
totally honest with yourself
Kadang apa yang kita suka, bertentangan dengan apa
yang dianggap normal atau bisa dibanggakan oleh orang lain. Misalnya dari saya
sendiri, orang tua saya tidak suka saya sebagai individu yang ekspesif, mereka
ingin saya yang tertutup dan timid. Hobi saya mengikuti lomba dan event
cosplay sangat bertentangan dengan hal tersebut. Tetapi saat saya men-surpres
diri saya sendiri, saya tidak merasa bahagia. Saya ingin terus dapat
mengekspresikan diri secara jujur, selama hal tersebut tidak membahayakan orang
lain. Hal ini membantu saya menjadi individu yang juga lebih mudah menerima
perbedaan.
2. 2. Challenge
your own thoughts
Sangat mudah rasanya terpengaruh oleh apa yang
orang lain katakan, khususnya orang-orang terdekat. Ada rasa khawatir dan takut
terhadap penolakan atau membuat orang lain kecewa. Tapi, menurut saya, saat
kita menyerah pada pendapat orang lain, semua hal yang kita lakukan akan terasa
berat. Saat kita mulai merasa apa yang kita sukai adalah hal yang salah karena
orang lain berkata demikian, coba untuk tantang pemikiran tersebut. Is it
true? Does it harm them? Is giving up something that will make us happy?
Lakukan hal ini 2 arah agar kita juga tetap down to earth dan tidak merasa
benar sendiri, ini juga membantu kita melihat situasi dari berbagai
persepektif.
3. 3. Reflect,
Reflect, Reflect
Menjadi versi terbaik diri sendiri bukan berarti
kita menjadi besar kepala dan menolak masukan dari orang lain. Akan selalu ada
orang atau situasi yang menantang kita. Hal ini bisa kita gunakan sebagai upaya
mereflekasikan diri. We learn something new every day, belajar hal baru bukan
berarto mengkhianati authenticity diri, sebaliknya, ini bisa membantu kita
membuat fondasi diri yang lebih kuat.
Semoga kita semua dapat menemukan versi diri kita yang membuat hidup terasa
bermakna!
[Video YouTube: Be the Best Version of Yourself]










