REMEDIAL PSIKOLOGI INOVASI
KELAS A (PAGI)
4 MARET 2026
DOSEN PENGAMPU : Dr.ARUNDATI SHINTA, M.A
NAMA : ISTIQOMAH S. FATTAH
NIM : 25310420001
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA
Bila Anda adalah dosen untuk mata kuliah Psikologi Inovasi, apa yang akan Anda lakukan untuk membangun dan menuntun karakter mahasiswa agar mampu berpikir kritis, kemampuan kognisinya berkembang secara optimal dan karakternya menjadi lebih terpuji?
Guru dan Dosen merupakan seorang pendidik yang memiliki peran yang sangat penting dalam proses pendidikan setiap siswa dan mahasiswa. Selain sebagai seorang pendidik yang menyampaikan materi akademik, tentunya merek juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan sikap anak didiknya. Interaksi-interaksi yang dilakukan antara dosen dan mahasiswa menjadi salah satu hal terpenting dalam membentuk nilai dan moral.
Di era gempuran teknologi yang semakin canggih ini, banyak mahasiswa yang berbondong-bondong menggunakan AI atau Artificial Intellegence dalam mengerjakan tugas-tugasnya. Hal ini tentunya dapat memudahkan mahasiswa dalam mengerjakan semua tugas, tetapi dalam proses penggunaanya tidak semua mahasiswa memiliki kemampuan yang baik dan bijak dalam penggunaanya. Sehingga hal ini bisa berdampak pada nilai dan karakter seperti empati, kreativitas dan lain-lain. Penggunaan teknologi AI yang berlebihan dapat memberikan dampak yang negatif terhadap nilai-nilai karakter seperti empati yang kurang dan kolaborasi yang berkurang disebabkan jarang bersosialisasi dengan orang lain ( Riska Elfira, 2024)
Guru dan dosen tentunya mempunyai peran penting dalam penguatan nilai-nilai karakter dan moral pada siswa/Mahasiswa. Bila saya menjadi seorang dosen, saya akan menjadi pribadi yang teladan atau role model bagi mahasiswa saya, seperti bersikap jujur untuk menanamkan nilai kejujuran, menunjukan cara berkomunikasi dengan baik pada setiap anak didiknya. Dalam hal ini saya meyakini bahwa setiap dosen sudah berusaha memberikan dan menunjukan yang terbaik. Menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. Pada point ini, kadangkala mahasiswa merasa kurang nyaman dengan suasana atau lingkungan belajar yang sedikit menegangkan atau ada juga yang bikin ngantuk dikarenakan suasana kelas terlalu pasif. Selanjutnya adalah, memberi batasan kapan AI boleh digunakan dalam proses pembelajaran dan mengerjakan tugas. Menetapkan peraturan yang jelas dalam penggunaan AI, dan juga konsekuensi yang transparan namun tetap mendidik. Memberikan bimbingan secara individu dan evaluasi.
Daftar pustaka : Elfira, R. (2024). Teknologi Artificial Intelligence dan Nilai-Nilai Karakter Mahasiswa Universitas Islam Negeri Datokarama Palu (Skripsi). Universitas Islam Negeri Datokarama Palu. https://repository.uin-datokarama.ac.id/skripsi/1234/





