Oleh: Iqbal
Fahri Alfarisi | 24310410012 | SPSJ (B) | Dr. Arundita Shinta., M.A
Coping
behavior adalah strategi individu dalam mengatasi
permasalahannya baik diinternal maupun dieksternal. Strategi coping berfungsi
dalam mengatasi masalah dalam situasi tekanan, menantang, dan membebani diri
individu (Maryam, 2017). Coping memiliki
banyak jenis, diantaranya: Problem-solving Coping, Emotion-focused
Coping, Avoidant Coping, Adaptive Coping, Maladaptive Coping, Social Coping, Cognitive
Coping, Physical Coping, dan Spiritual Coping. Jenis-jenis tersebut
menjadi strategi setiap individu dalam menghadapi masalah yang sedang terjadi
pada dirinya. Jadi setiap orang memiliki caranya sendiri dalam menghadapi
masalah atau tekanan yang dialami.
Ketika
menjalani kehidupan bersosial tentu akan ada hambatan, tekanan, dan masalah
yang akan dihadapi. Tentu saja setiap situasi akan menghadapi permasalahan dan
tantangan yang berbeda. Namun semua itu kembali lagi pada individu bagaimana
strategi dalam menghadapinya. Seseorang dalam menjalani hidup pasti memiliki
masalah yang mana bagi setiap orang tingkatan permasalahan itu berbeda-beda. Saya
pernah membaca buku Psikologi, karya dari Fitri Ayu Mustika, M.Psi, bahwa “Masalah
yang dihadapi menjadikan seseorang semakin berkembang dalam menangani
permasalahan ke depannya atau problem solving akan meningkat”. Saya
meyakini dari setiap masalah yang telah, sedang, dan akan saya hadapi justru
akan membuat diri saya semakin berkembang dan membuat emosi saya semakin stabil
ketika menghadapi tekanan ke depannya.
Hal
yang paling membuat saya berkesan dalam menghadapi masalah adalah ketika merintis
usaha dibidang industri dan kreatif bersama empat teman pada 25 Februari 2026.
Ketika ingin merintis hal yang terberat dikala itu adalah modal usaha. Setiap
dari kami berusaha memecahkan permasalahan ini. Ada yang mengusulkan untuk
patungan per orang lima ratus ribu untuk modal usaha, mencari investor, bahkan hingga mencari pinjaman modal ke bank. Pada akhirnya
saya berpikir bagaimana mempunyai modal usaha tanpa mengeluarkan uang sepeser
pun. Akhirnya muncul ide untuk mengikuti business plan competition dan kebetulan
dari pihak kampus membuka pendanaan untuk mahasiswa yang ingin membuka usaha dengan
mengikuti kompetisi yang tersedia. Kami pun mendaftar dan singkat cerita kami
lolos dan menang dalam tahap pendanaan. Dari sini kami bisa memulai usaha dari
nol, dan menyusun semua anggaran yang dibutuhkan untuk ke depannya.
Pengalaman
dari masalah yang telah saya hadapi bersama teman-teman membuat kami semakin
berkembang dalam menghadapi permasalahan usaha yang sedang kami jalani. Jenis coping
mechanisme saya termasuk pada problem-solving Coping yang mana alih-alih
menghindari permasalahan tersebut, justru menghadapi dan mencari solusi dari
permasalahan yang terjadi (Setiawati & Rosyidah, 2025). Dari sini saya
bisa terus tumbuh dan berkembang, setiap masalah pasti ada solusi dan setiap
solusi yang dihadirkan tentu memiliki risikonya tersendiri. Namun untuk
menghadapi risiko tersebut dapat dipertimbangkan sesuai dengan kemampuan dan
kapasitas diri.
Solusi
bukan hadir dengan sendirinya, justru solusi seharusnya dihadirkan dalam
keadaan pikiran dan emosi yang stabil. Jika kita tidak berani dalam menghadapi
permasalahan yang terjadi maka ketika ada permasalahan ke depannya tidak akan
bisa menghadirkan solusi, justru hanya membuat kita terjebak dengan fokusnya
permasalahan tanpa menghadirkan solusi nyata. Namun bukan berarti kita serta-merta
menyalahkan atau menghakimi dari cara orang menghadapi masalahnya. Justru
dengan belajar dan memahami jenis-jenis coping seharusnya membuat kita
mengenali diri sendiri, apa coping yang biasa muncul ketika kita
menghadapi masalah?. Bukan mencari tahu apa kekurangan dan menilai coping
behavior nya orang lain. Semakin tinggi dan banyaknya masalah yang dihadapi
semakin mengasah diri untuk memiliki problem solving yang lebih baik lagi.
Referensi:
Maryam, S. (2017). Strategi Coping :
Teori Dan Sumberdayanya. Jurnal Konseling Andi Matappa, 1, 101–107.
https://media.neliti.com/media/publications/177181-ID-strategi-coping-teori-dan-sumberdayanya.pdfexp=1791805356&kid=1&sig=JQBgF4VNUM2ot0AAhSGrxgiVR5COMrn1SfGG_V06Gk
Setiawati,
R., & Rosyidah, H. (2025). Strategi Coping Stres Mahasiswa Baru di
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan : Studi Kuantitatif Berbasis Survei. 7(1).