PSIKOLOGI INOVASI
Esai 4 - My Best Coping Behavior
Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, M.A
Nama : Annisa Septiana Putri
NIM : 23310410108
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
2026
Setiap orang pasti pernah mengalami stres atau tekanan dalam hidupnya. Menurut saya, coping behavior adalah cara seseorang menghadapi masalah agar tidak terlalu terbebani secara mental maupun emosional. Coping behavior yang baik penting dimiliki supaya seseorang bisa tetap berpikir tenang dan tidak melampiaskan stres dengan cara yang negatif. Dengan adanya coping behavior yang tepat, seseorang dapat mengelola emosinya dengan lebih baik saat menghadapi situasi yang sulit. Menurut Alex Sobur (2013), setiap individu memiliki cara yang berbeda dalam menyesuaikan diri dan menghadapi tekanan hidup sesuai dengan kondisi psikologisnya masing-masing.
Saya sendiri sering merasakan stres sejak menjadi ibu sekaligus menjalani kuliah. Kadang tugas menumpuk, badan lelah karena harus mengurus bayi, dan waktu istirahat juga menjadi berkurang. Dalam kondisi seperti itu, saya sering merasa kewalahan karena harus menjalankan beberapa peran sekaligus. Jika tidak dikelola dengan baik, tekanan tersebut bisa membuat saya merasa mudah marah, cemas, dan kehilangan motivasi.
Untuk menghadapi kondisi tersebut, saya mencoba melakukan coping behavior yang menurut saya cukup membantu, seperti menenangkan diri terlebih dahulu agar pikiran tidak semakin kacau. Biasanya saya memilih mendengarkan musik, beristirahat sejenak ketika bayi tidur, atau melakukan hal kecil yang saya sukai agar suasana hati menjadi lebih baik. Hal sederhana seperti itu ternyata cukup membantu saya untuk kembali tenang dan berpikir lebih jernih.
Selain itu, saya juga belajar mengatur prioritas. Saya mencoba mengerjakan tugas sedikit demi sedikit sesuai kemampuan dan tidak memaksakan diri untuk menyelesaikan semuanya dalam waktu yang bersamaan. Saya juga belajar menerima bahwa saya tidak harus selalu sempurna dalam menjalani semua peran. Ketika merasa terlalu lelah, saya mencoba meminta bantuan pasangan atau keluarga untuk membantu menjaga bayi. Menurut saya, meminta bantuan bukan berarti lemah, tetapi salah satu bentuk coping behavior yang sehat.
Dari pengalaman tersebut, saya memahami bahwa best coping behavior adalah kemampuan seseorang untuk menghadapi masalah dengan cara yang sehat, positif, dan realistis. Dengan coping behavior yang baik, seseorang dapat lebih tenang dalam menghadapi tekanan, menjaga kesehatan mental, dan lebih mudah menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Menurut saya, kemampuan ini sangat penting agar seseorang tetap kuat dalam menjalani berbagai tantangan hidup.
Daftar Pustaka
Alex Sobur. (2013). Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia.


