Essai ke 3 Mata Kuliah Psikologi Inovasi
Tips Resiliensi Berdasarkan Teori Albert Bandura
Rika Amelia
24310420062
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta M.A
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Bangkit dari Rasa Tidak Percaya Diri Melalui Efikasi Diri
Rasa tidak percaya diri seringkali menjadi duri tajam yang menghambat potensi seseorang. Kegagalan, kritikan dari orang terdekat, dan tekanan sosial, seringkali meninggalkan bekas trauma secara psikologis yang mengikis kepercayaan diri. Namun resiliensi kemampuan untuk bangkit dari tekanan bukanlah sesuatu yang didapatkan secara instan, melainkan sesuatu yang dapat dilatih, menurut Albert Bandura resiliensi untuk bangkit dari rasa tidak percaya diri sangat dipengaruhi oleh efikasi diri (self-efficacy), yaitu keyakinan seseorang terhadap kemampuannya untuk mengendalikan fungsi dirinya sendiri dan peristiwa yang mememgaruhi kerjanya.
Inilah beberapa tips untuk membangun resilensi dengan Efikasi Diri Albeert Bandura:
1. Ciptakan Kemenangan Kecil
Untuk membantu mengurasi rasa tidak percaya diri adalah menciptakan keberhasilan-keberhasilan baru, fokus pada langkah-langkah kecil atau target-target kecil yang realistis. Ketika kamu menyelesaikan tugas kecil otak akan merekam sebagai bukti bahwa kamu mampu, target-target kecil ini akan secara bertahap memulihkan kepercayaan dan keyakinan diri.
2. Cari Role Model Yang Relevan
Melihat perjuangan orang lain yangg berada dalam posisi serupa dapat mendorong kamu untuk bangkit dari kondisi yang sedang dialami. Cari orang yang pernah pernah berada di titik terendah namun berhasil bangkit, Melihat keberhasilan orang lain akan membuat kita bangkit dan mampu mendorong kita lebih percaya diri.
3. Ubah Narasi Batin dan Cari Support System
Lingkungan dan keyakinan yang positif dapat memengaruhi mental, berbicara positive tentag diri sendiri dapat membangun keyakinan yang positif tentang diri sendiri, selain itu lingkungan yang mendukung dan memberikan feedback yang membangun dan bukan menjatuhkan akan menambah rasa percaya diri.
4. Kelola Stress
Ubah reaksi fisik seperti jantung berdebar, mual, dan tangan berkeringat sebagai tanda ketakutan, melainkan sebuah kesiapan fisik dalam menghadpi tantangan.
Pada akhirnya, bangkit dari rasa tidak percaya diri bukan berati menghilangkan keraguan secara instan, melainkan membangun keberanian untuk tetap melangkah di tengah keraguan tersebut melalui prinsip efikasi diri. Kegagalan dan rasa tidak percaya diri bukanlah sesuatu yang mutlak melainkan proses belajar dalam membentuk pribadi yang lebih tangguh dan lebih percaya diri.

0 komentar:
Posting Komentar