ESSAY 8: MY
BIGGEST ACHIEVEMENT
Pemanfaatan
Arang Buah Ketapang untuk Mengurangi Kandungan Boraks pada Makanan
Dosen
Pengampu: Dr., Dra. Arundati Shinta, MA.
Nama:
Cholifahtun Pratista Dewi
NIM:
23310410120
Fakultas
Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
2026
Pada tanggal 15 Juni 2017, saya bersama dua orang teman mengikuti
Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja (LKIR) mewakili SMP kami. Saat itu kami masih duduk
di bangku kelas IX SMP. Tim kami terdiri dari tiga orang yang memiliki semangat
untuk menghasilkan sebuah karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat. Melalui
kerja sama yang baik, kami menyusun penelitian, melakukan percobaan, hingga
mempresentasikan hasil karya di hadapan dewan juri.
Judul karya tulis ilmiah yang kami angkat adalah "Pemanfaatan
Arang Buah Ketapang untuk Mengurangi Kandungan Boraks pada Makanan." Kami
memilih tema tersebut karena pada saat itu masih banyak ditemukan penggunaan
boraks sebagai bahan tambahan pada berbagaijenis makanan, seperti bakso, mi,
kerupuk, dan jajanan lainnya. Padahal, boraks merupakan bahan kimia yang
dilarang digunakan dalam pangan karena dapat membahayakan kesehatan jika
dikonsumsi dalam jangka panjang. Kondisi tersebut mendorong kami untuk mencari
solusi sederhana dengan memanfaatkan bahan alami yang mudah ditemukan di
lingkungan sekitar.
Buah ketapang dipilih karena keberadaannya sangat melimpah dan
sering kali tidak dimanfaatkan. Kami mengolah buah ketapang menjadi arang
melalui proses pembakaran dengan teknik sederhana hingga menghasilkan arang
yang memiliki daya serap. Berdasarkan berbagai referensi yang kami pelajari dan
percobaan sederhana yang kami lakukan, arang buah ketapang memiliki potensi
sebagai adsorben yang dapat membantu mengurangi kandungan zat berbahaya,
termasuk boraks, pada makanan. Penelitian ini juga menjadi bentuk pemanfaatan
limbah alami agar memiliki nilai guna yang lebih tinggi.
Selama proses penelitian, kami belajar banyak mengenai cara menyusun
karya ilmiah. Mulai dari mencari referensi, merumuskan masalah, membuat
hipotesis, melakukan percobaan, mencatat hasil pengamatan, hingga menyusun
laporan penelitian sesuai kaidah ilmiah. Selain itu, kami juga harus membagi
waktu antara persiapan ujian sekolah dengan latihan presentasi untuk menghadapi
perlombaan. Meskipun cukup melelahkan, semua proses tersebut memberikan
pengalaman yang sangat berharga bagi kami.
Lomba Karya Tulis Ilmiah Remaja yang kami ikuti diikuti oleh sekitar
200 peserta dari berbagai SMP di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Setiap peserta menampilkan hasil penelitian yang menarik dan inovatif sehingga
persaingan berlangsung sangat ketat. Kami sempat merasa gugup ketika harus
mempresentasikan hasil penelitian di depan dewan juri. Namun, dengan persiapan
yang matang dan kerja sama tim yang baik, kami mampu menjelaskan penelitian
serta menjawab pertanyaan yang diberikan oleh para juri dengan percaya diri.
Kerja keras kami akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Tim
kami berhasil meraih Juara Harapan II tingkat DIY–Jawa Tengah. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena
kami mampu bersaing dengan ratusan peserta dari berbagai sekolah. Keberhasilan
ini tidak hanya menjadi pencapaian bagi kami bertiga, tetapi juga mengharumkan
nama sekolah yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk menjadi wakil
dalam perlombaan tersebut.
Melalui pengalaman mengikuti LKIR ini, saya belajar bahwa inovasi
dapat lahir dari hal-hal sederhana di sekitar kita. Buah ketapang yang selama
ini dianggap tidak memiliki nilai ternyata dapat dimanfaatkan menjadi bahan
penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain memperoleh prestasi, kami
juga mendapatkan pengalaman berharga tentang pentingnya kerja sama, berpikir
kritis, disiplin, serta berani menyampaikan ide di depan banyak orang.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu kenangan yang paling berkesan selama
saya menempuh pendidikan di SMP dan menjadi motivasi untuk terus belajar,
berinovasi, serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Link YouTube: https://youtu.be/9Ws_i_QdWq0?si=O0KPJ8sE9XAdUdVc
0 komentar:
Posting Komentar