23.7.26

Esai 7 - Perubahan Diri Melalui Jalan Santai Lewat Treadmill di Rumah

Psikologi Inovasi

Esai 7 – Perubahan Diri Melalui Jalan Santai Lewat Treadmill di Rumah





Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, M.A

Nama : Annisa Septiana Putri

NIM : 23310410108




Fakultas Psikologi

Universitas Proklamasi 45

Yogyakarta




2026


Perubahan diri sering kali dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Sebelum mengikuti mata kuliah Psikologi Inovasi, saya sering berpikir bahwa perubahan harus dimulai dari sesuatu yang besar agar hasilnya terlihat. Namun, melalui mata kuliah ini saya belajar bahwa inovasi juga dapat diterapkan pada diri sendiri dengan mengubah kebiasaan sehari-hari menjadi lebih positif. Oleh karena itu, saya memilih melakukan perubahan diri melalui olahraga secara rutin selama sepuluh minggu.


Perubahan ini saya lakukan karena setelah melahirkan anak pertama, aktivitas saya lebih banyak terfokus pada mengurus bayi. Hampir seluruh waktu saya digunakan untuk memenuhi kebutuhan anak sehingga saya sering mengabaikan kesehatan diri sendiri. Tubuh menjadi lebih mudah lelah dan saya merasa kurang bugar ketika menjalani aktivitas sehari-hari. Saya menyadari bahwa sebagai seorang ibu, saya juga perlu menjaga kondisi fisik agar dapat memberikan yang terbaik bagi keluarga. Dari situlah saya memutuskan untuk mulai berolahraga secara konsisten.


Kegiatan yang saya pilih adalah berjalan santai menggunakan treadmill selama 60 menit setiap minggu, dimulai pada 3 Mei hingga 5 Juli tanpa terputus selama sepuluh minggu. Pada minggu pertama saya memulai dengan kecepatan rendah agar tubuh dapat beradaptasi. Memasuki minggu-minggu berikutnya, saya meningkatkan kecepatan (speed) treadmill secara bertahap sesuai kemampuan. Peningkatan tersebut menjadi tolok ukur bahwa kondisi fisik saya berkembang dari minggu ke minggu. Meskipun terlihat sederhana, menjaga konsistensi selama sepuluh minggu merupakan tantangan yang tidak mudah bagi saya.


Selama menjalani perubahan ini, saya mengalami berbagai suka dan duka. Tantangan terbesar adalah membagi waktu antara mengurus anak, mengerjakan tugas kuliah, dan menyempatkan diri untuk berolahraga. Ada beberapa hari ketika tubuh terasa sangat lelah sehingga muncul keinginan untuk melewatkan jadwal olahraga. Namun, saya selalu mengingat tujuan awal saya, yaitu menjadi pribadi yang lebih sehat. Saya berusaha memanfaatkan waktu sebaik mungkin sehingga kegiatan olahraga tetap dapat dilakukan sesuai target yang telah saya tetapkan.


Di sisi lain, saya juga merasakan banyak manfaat. Tubuh terasa lebih ringan, stamina meningkat, dan saya tidak mudah merasa lelah ketika menjalankan aktivitas sehari-hari. Saya juga merasa lebih bersemangat serta memiliki suasana hati yang lebih baik setelah berolahraga. Perubahan tersebut membuat saya semakin termotivasi untuk mempertahankan kebiasaan ini. Bagi saya, meluangkan waktu 60 menit setiap minggu untuk berjalan santai di treadmill menjadi best moment, karena di tengah kesibukan sebagai ibu baru saya tetap mampu menyediakan waktu untuk merawat diri sendiri. Hal ini mengajarkan bahwa mencintai diri sendiri juga merupakan bagian dari tanggung jawab agar saya dapat merawat keluarga dengan lebih baik.


Pengalaman ini memiliki hubungan yang erat dengan Psikologi Inovasi. Inovasi tidak selalu berarti menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga dapat berupa keberanian mengubah kebiasaan lama menjadi kebiasaan yang lebih positif. Melalui olahraga rutin, saya belajar bahwa perubahan besar tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses yang dilakukan secara bertahap, terukur, dan konsisten. Saya juga belajar mengembangkan disiplin, komitmen, serta kemampuan mengelola diri dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan.


Melalui tugas ini saya menyadari bahwa perubahan diri dimulai dari keputusan sederhana untuk memulai. Konsistensi selama sepuluh minggu memberikan pengalaman yang berharga sekaligus membuktikan bahwa kebiasaan kecil dapat menghasilkan perubahan yang nyata. Saya berharap kebiasaan berolahraga ini tidak berhenti hanya karena tugas kuliah telah selesai, tetapi dapat terus menjadi bagian dari gaya hidup saya di masa depan.


Tabel 1. Laporan kemajuan kegiatan jalan santai








dokumentasi

sesekali jalan santai diluar rumah

0 komentar:

Posting Komentar