23.7.26

Esai 10 - Ujian Akhir Semester

 

PSIKOLOGI INOVASI

ESAI 10  UJIAN AKHIR SEMESTER

Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta, M.A.

Nama: Gunarti

NIM: 23310410118

Fakultas Psikologi

Universitas Proklamasi 45

Yogyakarta

Juli 2026

Menurut saya, konsep need for achievement (nAff) yang dikemukakan oleh David McClelland menunjukkan bahwa keberhasilan seorang individu memiliki dorongan untuk mencapai prestasi yang lebih baik melalui tujuan yang menantang, tetapi tetap realistis. Individu dengan need for achievement yang tinggi akan terus berusaha memperbaiki dirinya, tidak mudah menyerah ketika menghadapi hambatan, dan memandang setiap tantangan sebagai kesempatan untuk berkembang. Selain itu, materi juga menjelaskan bahwa semangat berprestasi dapat dilatih melalui pembiasaan berpikir positif dan pengembangan diri secara terus-menerus.

Menurut saya, konsep tersebut masih sangat relevan dengan kondisi saat ini. Banyak orang ingin memperoleh hasil secara instan tanpa melalui proses yang panjang. Ketika mengalami kegagalan atau kesulitan ekonomi, sebagian orang memilih menyerah atau bahkan mengambil jalan pintas yang bertentangan dengan nilai moral. Padahal, seorang entrepreneur seharusnya memiliki keberanian menghadapi tantangan, terus belajar, serta tetap memegang prinsip dalam mencapai keberhasilan.

Hal tersebut tergambar dalam cerita The Crocodile River yang dijelaskan pada materi perkuliahan. Tokoh Ruben digambarkan sebagai pribadi yang tetap berpegang pada nilai-nilai yang diyakininya, terus mengembangkan keterampilan, dan mampu melihat kesulitan sebagai kesempatan untuk menjadi lebih baik. Sebaliknya, Lorena memilih jalan yang bertentangan dengan moral demi mencapai tujuannya. Menurut saya, kisah tersebut mengajarkan bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari hasil akhirnya, tetapi juga dari proses dan cara seseorang mencapainya. Keberhasilan yang diperoleh melalui kerja keras, pengembangan kemampuan, dan integritas akan memberikan kepuasan yang lebih bermakna dibandingkan keberhasilan yang diperoleh melalui cara yang instan.

Pelajaran dari kisah Ruben juga terlihat pada empat faktor keberuntungan yang dikemukakan oleh Robert Wiseman, yaitu membangun relasi dengan orang-orang yang positif, terus mengasah keterampilan, mampu melihat sisi positif dari kesulitan, dan mengambil keputusan dengan bijaksana. Keempat faktor tersebut menurut saya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam perjalanan hidup yang saya alami.

Pengalaman tersebut saya rasakan ketika pandemi COVID-19. Pada saat itu saya kehilangan pekerjaan sehingga kondisi ekonomi saya benar-benar terpuruk. Saya harus memulai kembali dari nol tanpa memiliki kepastian mengenai sumber penghasilan. Kondisi tersebut menjadi permasalahan terbesar yang pernah saya hadapi. Namun, saya memilih untuk tidak terus-menerus meratapi keadaan. Saya melihat kondisi tersebut sebagai kesempatan untuk membangun sesuatu yang baru sesuai dengan kemampuan yang saya miliki. Dari situlah lahir usaha Gunshomespa, sebuah layanan home spa yang saya rintis secara bertahap.

Dalam proses membangun Gunshomespa, saya menyadari bahwa kemampuan teknis saja tidak cukup. Saya belajar membuat desain promosi yang menarik, memahami pemasaran digital, hingga mempelajari penggunaan Meta Ads agar usaha saya dapat dikenal oleh lebih banyak calon pelanggan. Pengetahuan tersebut saya pelajari sedikit demi sedikit dengan bimbingan pasangan saya saat itu. Walaupun hubungan kami tidak lagi berlanjut, ilmu yang saya peroleh tetap menjadi bekal yang sangat berharga dalam mengembangkan usaha hingga sekarang. Pengalaman tersebut mengajarkan saya bahwa setiap orang yang hadir dalam hidup dapat memberikan pelajaran yang bermanfaat apabila kita mampu mengambil sisi positifnya.

Selain mengembangkan usaha, saya juga sedang menyelesaikan pendidikan S1 Psikologi. Menjalani kuliah sambil bekerja dan mengurus anak bukanlah hal yang mudah. Saya harus mampu membagi waktu antara melayani pelanggan, mengikuti perkuliahan, menyelesaikan berbagai tugas, dan tetap menjalankan tanggung jawab sebagai seorang ibu. Tidak jarang saya mengerjakan tugas hingga larut malam setelah selesai bekerja. Walaupun melelahkan, saya memiliki tujuan yang jelas, yaitu menyelesaikan pendidikan dengan hasil yang baik agar memiliki kompetensi yang lebih luas dan dapat mengembangkan usaha maupun karier di masa depan. Tujuan tersebut cukup menantang, tetapi masih realistis sehingga membuat saya tetap termotivasi untuk terus berusaha.

Menurut saya, pengalaman tersebut juga mencerminkan empat faktor keberuntungan yang dijelaskan Wiseman. Saya berusaha belajar dari dosen, teman, pelanggan, maupun orang-orang yang memiliki pengalaman lebih banyak daripada saya. Saya terus mengasah keterampilan melalui pengalaman kerja dan pendidikan. Saya juga berusaha melihat setiap kesulitan sebagai kesempatan untuk belajar, bukan sebagai alasan untuk menyerah. Selain itu, saya selalu berusaha mempertimbangkan setiap keputusan dengan matang, baik dalam mengelola usaha maupun merencanakan masa depan setelah lulus kuliah.

Berdasarkan pengalaman tersebut, saya berpendapat bahwa solusi untuk meningkatkan need for achievement adalah dengan menetapkan tujuan yang realistis tetapi menantang, terus belajar mengembangkan kemampuan, membangun lingkungan yang positif, serta berani melihat kegagalan sebagai proses pembelajaran. Selain itu, keberhasilan juga harus dicapai dengan tetap memegang nilai moral dan integritas sehingga kesuksesan yang diperoleh tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.

Sebagai seorang ibu, mahasiswa, dan pelaku usaha, saya percaya bahwa setiap tantangan merupakan kesempatan untuk berkembang. Perjalanan membangun Gunshomespa setelah kehilangan pekerjaan, menyelesaikan pendidikan psikologi, dan menjalankan tanggung jawab sebagai orang tua merupakan bukti bahwa semangat berprestasi tidak muncul secara instan, tetapi dibentuk melalui proses belajar, kerja keras, dan ketekunan. Oleh karena itu, saya meyakini bahwa keberhasilan bukanlah hasil dari keberuntungan semata, melainkan hasil dari usaha yang terus dilakukan secara konsisten disertai keberanian untuk bangkit ketika menghadapi kesulitan.

Daftar Pustaka

Harper, D. V. (1984). The Crocodile River. New York: Harper & Row.

McClelland, D. C. (1961). The Achieving Society. Princeton, NJ: Van Nostrand.

Wiseman, R. (2003). The Luck Factor: The Scientific Study of the Lucky Mind. London: Century.

0 komentar:

Posting Komentar