9.5.26

Esai 3 - Menjadi Suri Tauladan - Nariswari Salsabiela (23310410107)

 

Esai 3 Psikologi Inovasi – Menjadi Suri Tauladan

Dosen Pengampu : Dr. Dra. Arundati Shinta, M.A.

 

Dari Keterbatasan Menuju Pertumbuhan: 

Membangun Resiliensi melalui Reframing dan Shifting

Oleh: Nariswari Salsabiela (23310410107)


 

Tidak semua orang memulai hidup dari titik yang sama. Ketika saya kecil, semua kebutuhan dan keinginan dapat terpenuhi. Namun, keadaan berubah drastis ketika bisnis orangtua saya bangkrut total. Kondisi ekonomi keluarga jatuh hingga kami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah. Tekanan semakin terasa saat saya lulus SMA pada tahun 2018. Saat itu, saya diterima di Fakultas Biologi UGM, namun terkendala biaya untuk hidup maupun UKT. Saya harus menghadapi tekanan akademik yang padat sambil memikirkan cara bertahan secara finansial. Dari pengalaman itu, saya memahami bahwa resiliensi bukan sekadar kemampuan bertahan, tetapi kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan, menemukan makna,dan tetap bergerak maju di tengah keadaan yang sulit. Dalam proses tersebut, saya belajar dua hal penting yang membantu saya bangkit perlahan, yaitu reframing dan shifting. Reframing membantu saya mengubah cara pandang terhadap masalah, sedangkan shifting mendorong saya mengubah arah tindakan secara adaptif. Keduanya saling berkaitan, karena perubahan cara berpikir akan memengaruhi tindakan yang dilakukan.

Tips pertama adalah reframing thoughts, yaitu mengubah cara kita memaknai peristiwa. Dalam Cognitive Behavioral Theory, Aaron T. Beck menjelaskan bahwa emosi dan perilaku dipengaruhi oleh cara individu menafsirkan pengalaman hidupnya. Ketika kondisi ekonomi keluarga memburuk, pikiran pertama yang muncul dalam diri saya adalah, “semuanya sudah berakhir”. Pikiran tersebut membuat saya merasa gagal dan tidak berdaya. Namun, perlahan saya belajar mengubah perspektif menjadi, “ini memang sulit, tetapi pasti masih ada jalan”. Perubahan cara berpikir ini memberi dampak besar terhadap kondisi emosional dan tindakan saya. Saya mulai melihat keterbatasan bukan hanya sebagai hambatan, tetapi juga ruang untuk bertumbuh. Untuk mencukupi kebutuhan harian dan membayar UKT kuliah di Biologi UGM, saya membuat kerajinan handmade bookmark dari sampah bunga dan daun kering karena tidak memiliki modal untuk usaha. Selain itu, saya juga bekerja part-time di restoran, menjadi asisten penelitian dosen, dan asisten praktikum di tengah kesibukan kuliah saya.

Dari reframing tersebut, saya kemudian belajar melakukan shifting, yaitu kemampuan mengubah arah strategi hidup secara adaptif. Dalam teori Cognitive Appraisal, Lazarus dan Folkman menjelaskan bahwa individu dapat memandang situasi sebagai ancaman atau tantangan. Ketika saya mulai melihat kondisi hidup sebagai tantangan, saya tidak hanya bertahan, tetapi mulai menyusun langkah konkret untuk masa depan. Saya belajar mengatur waktu antara kuliah dan bekerja, mencari peluang dari keterbatasan, serta terus menyesuaikan diri dengan perubahan situasi. Dalam konteks psikologi inovasi, reframing dan shifting menunjukkan bahwa individu yang resilien tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mampu menciptakan strategi baru untuk berkembang di tengah tekanan hidup.

Proses tersebut berkaitan dengan konsep growth mindset dari Carol S. Dweck, yaitu keyakinan bahwa kemampuan bisa berkembang melalui proses dan usaha. Saya mulai memahami bahwa keadaan sulit merupakan bagian dari proses pembelajaran dan bertumbuh. Dari sini, muncul resiliensi dan dorongan berprestasi. Saya menjadi aktif mengikuti penelitian, organisasi, seminar, dan perlombaan, hingga bisa mendapatkan beasiswa Pertamina Foundation. Setelah lulus, saya kini bekerja secara remote dengan kantor pusat di Jakarta, serta berkesempatan bussiness trip hingga ke luar negeri. Ada kelelahan dan rasa ingin menyerah, tetapi ketekunan membuat saya terus bergerak maju dan lebih adaptif terhadap perubahan. 

 

Link YouTube Video:

https://youtu.be/3aRClI2luQc?si=JDwEz_DIyMDhaHu-

https://youtu.be/3aRClI2luQc?si=2NeS2eXHZwVC9G3F

 

Daftar Pustaka

Beck, A. T. (1976). Cognitive Therapy and the Emotional Disorders. New York: International Universities Press.

Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: Freeman.

Dweck, C. S. (2006). Mindset: The New Psychology of Success. New York: Random House.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. New York: Springer.

Seligman, M. E. P. (2006). Learned Optimism. New York: Vintage Books.

 

0 komentar:

Posting Komentar