Esai 3
Psikologi Inovasi – Menjadi Suri Tauladan
Dosen
Pengampu : Dr. Dra.
Arundati Shinta, M.A.
Dari Keterbatasan Menuju Pertumbuhan:
Membangun Resiliensi melalui Reframing dan Shifting
Oleh: Nariswari Salsabiela
(23310410107)
Tidak
semua orang memulai hidup dari titik yang sama. Ketika saya kecil, semua kebutuhan
dan keinginan dapat terpenuhi. Namun, keadaan berubah drastis ketika bisnis
orangtua saya bangkrut total. Kondisi ekonomi keluarga jatuh hingga kami
kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah. Tekanan semakin
terasa saat saya lulus SMA pada tahun 2018. Saat itu, saya diterima di Fakultas
Biologi UGM, namun terkendala biaya untuk hidup maupun UKT. Saya harus
menghadapi tekanan akademik yang padat sambil memikirkan cara bertahan secara
finansial. Dari pengalaman itu, saya memahami bahwa resiliensi bukan sekadar
kemampuan bertahan, tetapi kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan, menemukan
makna,dan tetap bergerak maju di tengah keadaan yang sulit. Dalam proses
tersebut, saya belajar dua hal penting yang membantu saya bangkit perlahan,
yaitu reframing dan shifting. Reframing membantu saya
mengubah cara pandang terhadap masalah, sedangkan shifting mendorong saya
mengubah arah tindakan secara adaptif. Keduanya saling berkaitan, karena
perubahan cara berpikir akan memengaruhi tindakan yang dilakukan.
Tips
pertama adalah reframing thoughts, yaitu mengubah cara kita memaknai
peristiwa. Dalam Cognitive Behavioral Theory, Aaron T. Beck menjelaskan
bahwa emosi dan perilaku dipengaruhi oleh cara individu menafsirkan pengalaman
hidupnya. Ketika kondisi ekonomi keluarga memburuk, pikiran pertama yang muncul
dalam diri saya adalah, “semuanya sudah berakhir”. Pikiran tersebut membuat
saya merasa gagal dan tidak berdaya. Namun, perlahan saya belajar mengubah
perspektif menjadi, “ini memang sulit, tetapi pasti masih ada jalan”. Perubahan
cara berpikir ini memberi dampak besar terhadap kondisi emosional dan tindakan
saya. Saya mulai melihat keterbatasan bukan hanya sebagai hambatan, tetapi juga
ruang untuk bertumbuh. Untuk mencukupi kebutuhan harian dan membayar UKT kuliah
di Biologi UGM, saya membuat kerajinan handmade bookmark dari sampah
bunga dan daun kering karena tidak memiliki modal untuk usaha. Selain itu, saya
juga bekerja part-time di restoran, menjadi asisten penelitian dosen,
dan asisten praktikum di tengah kesibukan kuliah saya.
Dari
reframing tersebut, saya kemudian belajar melakukan shifting,
yaitu kemampuan mengubah arah strategi hidup secara adaptif. Dalam teori Cognitive
Appraisal, Lazarus dan Folkman menjelaskan bahwa individu dapat memandang
situasi sebagai ancaman atau tantangan. Ketika saya mulai melihat kondisi hidup
sebagai tantangan, saya tidak hanya bertahan, tetapi mulai menyusun langkah
konkret untuk masa depan. Saya belajar mengatur waktu antara kuliah dan bekerja,
mencari peluang dari keterbatasan, serta terus menyesuaikan diri dengan
perubahan situasi. Dalam konteks psikologi inovasi, reframing dan shifting
menunjukkan bahwa individu yang resilien tidak hanya mampu bertahan, tetapi
juga mampu menciptakan strategi baru untuk berkembang di tengah tekanan hidup.
Proses tersebut berkaitan dengan konsep growth mindset dari Carol S. Dweck, yaitu keyakinan bahwa kemampuan bisa berkembang melalui proses dan usaha. Saya mulai memahami bahwa keadaan sulit merupakan bagian dari proses pembelajaran dan bertumbuh. Dari sini, muncul resiliensi dan dorongan berprestasi. Saya menjadi aktif mengikuti penelitian, organisasi, seminar, dan perlombaan, hingga bisa mendapatkan beasiswa Pertamina Foundation. Setelah lulus, saya kini bekerja secara remote dengan kantor pusat di Jakarta, serta berkesempatan bussiness trip hingga ke luar negeri. Ada kelelahan dan rasa ingin menyerah, tetapi ketekunan membuat saya terus bergerak maju dan lebih adaptif terhadap perubahan.
Link YouTube Video:
https://youtu.be/3aRClI2luQc?si=JDwEz_DIyMDhaHu-
https://youtu.be/3aRClI2luQc?si=2NeS2eXHZwVC9G3F
Daftar
Pustaka
Beck,
A. T. (1976). Cognitive Therapy and the Emotional Disorders. New York:
International Universities Press.
Bandura,
A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: Freeman.
Dweck,
C. S. (2006). Mindset: The New Psychology of Success. New York: Random House.
Lazarus,
R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, Appraisal, and Coping. New York:
Springer.
Seligman,
M. E. P. (2006). Learned Optimism. New York: Vintage Books.

0 komentar:
Posting Komentar