25.12.24

ESAI-7 MENJADI NASABAH BANK SAMPAH ( ISTIANAH )

 

PSIKOLOGI LINGKUNGAN

ESAI-7 MENJADI NASABAH BANK SAMPAH DHUAWAR SEJAHTERA KROCO

Dosen Pengampu: Dr., Dra. Arundati Shinta, MA.










 


 

 

Istianah

23310410085

 

 

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNVERSITAS PROKLAMASI 45

YOGYAKARTA

 

 

 

Masalah sampah merupakan tantangan besar yang dihadapi hampir setiap daerah di Indonesia. Dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, volume sampah yang dihasilkan juga semakin besar, sehingga pengelolaannya menjadi semakin kompleks. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat, dan bahkan menyebabkan bencana, seperti banjir akibat saluran air yang tersumbat.

Di tengah permasalahan ini, muncul inovasi yang membantu mengatasi masalah sampah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, yaitu bank sampah. Bank sampah adalah sebuah konsep pengelolaan sampah berbasis komunitas yang memungkinkan masyarakat untuk menukar sampah yang dapat didaur ulang dengan insentif berupa uang atau barang. Konsep ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mendaur ulang.

Dengan hadirnya bank sampah, Indonesia memiliki peluang besar untuk mengatasi permasalahan sampah secara berkelanjutan sekaligus menciptakan peluang ekonomi yang bermanfaat bagi banyak pihak.

Bank Sampah Dhuawar Sejahtera di Pedukuhan Kroco Desa Sendangsari Kecamatan Pengasih Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta ini secara resmi dijadikan Bank Sampah induk di Kabupaten Kulon Progo, Bank Sampah Dhuawar berdiri pada tanggal 20 Agustus 2016, kedatangan saya ke Bank sampah ini disambut secara baik oleh ibu febriyanti selaku Direktur Bnak Sampah Dhuawar, dalam kesempatan ini selain untuk mendaftarkan diri saya sebagai nasabah bank sampah dhuawar ibu febriyanti juga berkenan mengantarkan saya untuk melihat sarana dan prasaran yang ada, penisian buku-buku administrasi juga penjelasan menganai penerimaan sampah dari nasabah dari proses pemilahan, penimbangan, pencatatan, produksi sampai pemasaran. Seperti yang ibu febriyanti katakana tujuan utama didirikannya bank sampah ini adalah untuk membantu menangani pengolahan sampah dan tujuan bank sampah selanjutnya adalah untuk menyadarkan masyarakat akan lingkungan yang sehat,rapi ,dan bersih, Bank Sampah Dhuawar buka pada hari Senin-Sabtu pukul 08.00-16.00 dan pada hari Minggu pukul 08.00-14.00. Hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetorkan ke tempat pembuatan kerajinan dari sampah atau ke tempat pengepul sampah. Bank sampah dikelola menggunakan sistem seperti perbankkan yang dilakukan oleh petugas sukarelawan yang disetor oleh warga yang tinggal di sekitar lokasi bank serta mendapat buku tabungan seperti menabung di bank. Sampah yang disetorkan adalah sampah-sampah yang sudah dipilah seperti botol/gelas air mineral, kardus,dus snack, buku tulis, koran,segala jenis logam, botol kaca bekas, minyak jelantah, minyak jelantah ini biasanya dibuat kerajinan berupa sabun cuci tangan, sedangkan untuk sampah organik seperti daun kering maupun basah digunakan untuk membuat kompos dengan alat komposter, untuk sisa atau rompesan sayur dibuat pupuk cair. Saya sebagai nasabah baru di bank sampah dhuawar sejahtera ini saya menyetorkan :

1.     Botol bekas minuman plastik seberat 1,14kg = Rp, 3.078

2.     Botol kaca bekas seberat 1,7 kg = Rp, 340

3.     Botol sirup kaca bekas 1 biji = Rp,100

4.     Minyak jelanta seberat 5,5 kg = Rp, 27.500

Total keseluruhan dari setoran pertama saya sebagai nasabah baru bank sampah dhuawar sejahtera adalah Rp, 31.018 dan dibagi hasil sebesar 10% dan saldo akhir saya sebagai nasabah baru bank sampah dhuawar sejahtera adalah Rp, 27.916, jadi Tahukah kamu bahwa sampah di rumah kita bisa punya nilai ekonomi? Daripada menumpuk dan mencemari lingkungan, sampah seperti botol plastik, kertas, dan logam bisa disetorkan ke bank sampah. Yuk, kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mendapatkan manfaat seperti lingkungan lebih bersih , mendapat uang tambahan , dan juga bisa belajar mengolah sampah.

            




 

0 komentar:

Posting Komentar