25.12.24

ESAI-5 EKSPERIMEN DIRUMAH DOSEN ( ISTIANAH )

 

PSIKOLOGI LINGKUNGAN

ESAI-5 EKSPERIMEN DIRUMAH DOSEN

Dosen Pengampu: Dr., Dra. Arundati Shinta, MA.



 


 

 

Istianah

23310410085

 

 

FAKULTAS PSIKOLOGI

UNVERSITAS PROKLAMASI 45

YOGYAKARTA

 

 

 

Pada pembelajaran mata kuliah psikologi lingkungan minggu ini kami melakukan kegiatan eksperimen dirumah dosen kami yaitu ibu shinta. Eksperimen atau praktik pengolahan sampah ini menjadi salah satu aspek penting dalam pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar sehingga dapat mengurangi kerusakan pada lingkungan sekitar. Dalam proses eksperimen ini langkah pertama yang kita lakukan adalah dengan memilah sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah yang berasal dari bahan-bahan organik seperti sisa makanan(daging,sayuran,buah-buahan), tanaman dan dedaunan kulit buah hingga limbah pertanian(jerami,sekam) karekteristik dari sampah organik ini adalah dapat membusuk dan terurai secara alami serta dapat menjadi sumber nutrisi bagi tanaman, sampah organik ini digunakan untuk pembuatan kompos dengan metode kompos sederhana, dimana sampah tersebut akan akan diurai secara alami oleh mikroorganisme untuk menghasilkan pupuk kompos yang ramah lingkungan untuk kesuburan tanah serta mengurangi sampah untuk kebaikan lingkungan sekitar , selain itu dalam eksperimen ini kami juga melakukan pengurangan penggunaan plastic sekali paki dan juga menggunakan kembali barang-barang plastic yang masih bias digunakan. Dengan penerapan pengolahan sampah secara berkelanjutan.

Pada hari minggu, 27 0ktober 2024 kami kelompok kedua dengan jumlah anggota kelompok 20 orang berkesempatan melakukan eksperimen dirumah dosen . kegiatan pertama kami adalah menghasilkan sampah untuk kami produksi, kami menghasilkan sampah dari banyaknya makanan yang kami bawa masing-masing, dari sinilah kita juga mulai memilah sampah organik dan anorganik dimana setiap sampah kita kumpulkan pada tempat masing-masing yang sudah disediakan oleh dosen kami. Kegiatan atau langkah awal dari eksperimen ini adalah dimana kita harus dengan cepat menghabiskan makanan yang kami bawa serta mengumpulkan sampah-sampahnya karena jika kami tidak segera menghabiskan makanan yang ada maka eksperimen tidak bisa dimulai, tidak lama dari itu tiba-tiba ada beberapa ibu-ibu dari tetangga rumah dosen kami ibu shnta yang juga ingin ikut serta dalam melakukan eksperimen inidan juga mulai sadar akan pentingnya mengelolah sampah dan sadar akan kelestariaan lingkungan. Kegiatan selanjutnya yakni kami membuat tong sampah dari kertas bekas yang masih bisa terpakai lalu kita beri nama masing-masing dan juga gambar lain sekreatif mungkin, setelah itu barulah kita terbagi beberapa kelompok kecil untuk melanjutkan eksperimen dalam pembuatan kompos, eco enzyme, sabun cair, dan juga pembuatan parcel.

Selanjutnya saya bersama kak arina, kak jamil, dan kak mariyatun mendapat bagian membuat kompos adapun bahan-bahan pembuatan kompos ii yakni dari sampah yang kita hasilkan pertama tadi dari sisa-sisa dan juga  bungkus makanan yang kita bawa masing-masing ada juga dari beberapa kulit buah-buahan.

Bahan-bahan dalam pembuatan kompos sederhana ini yakni sisa-sisa makanan (nasi,daging ayam,sayuran), kulit buah pisang yang sudah dipotong kecil-kecil ,tetes tebu,dedak,serabuk kayu,daun kering, pupuk cair organik, em4, dan daun sirih untuk mengurangi bau dari sampah-sampah yang sudah tercampur. Setelah semua bahan tercampur dan sudah menjadi kompos maka disimpan ditempat yang serupa dengan kendi dalam ukuran cukup besar dan ditutup rapat hingga dapat menghasilkan kompos yang ramah lingkungan dan juga dapat bermanfaat bagi kesuburan tanah dan memperbaiki kualitas tanah di lingkungan sekitar.

Ini dokumentasi ketika saya dan kak arina ada ibu shinta juga, kak mariyatun dan juga kak jamil dalam proses pembuatan kompos.




Dalam kegiatan eksperimen pengolahan sampah dirumah inu shinta menjadikan sebuah pengalam pertama yang begitu berharga dimana saya pribadi sadar akan pentingnya peduli terhadap keadaan lingkungan yang perlu kita jaga dan lestarikan dengan memulai dari tindakan dalam kehidupan sehari-hari yang dimana adanya sampah tidak hanya harus dibuang pada tempatnya namun kita juga perlu memilah jenis-jenisnya sehingga bisa kami manfaatkan dan mengubahnya menjadi sesuatu yang bernilai dan juga menjadi langkah yang baik untuk kehidupan masa depanyang baik bagi lingkungan sekitar.



0 komentar:

Posting Komentar