PSIKOLOGI
LINGKUNGAN
ESAI-5
EKSPERIMEN DIRUMAH DOSEN
Dosen Pengampu: Dr., Dra. Arundati
Shinta, MA.
Istianah
23310410085
FAKULTAS
PSIKOLOGI
UNVERSITAS
PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA
Pada pembelajaran
mata kuliah psikologi lingkungan minggu ini kami melakukan kegiatan eksperimen
dirumah dosen kami yaitu ibu shinta. Eksperimen atau praktik pengolahan sampah
ini menjadi salah satu aspek penting dalam pentingnya menjaga kelestarian
lingkungan sekitar sehingga dapat mengurangi kerusakan pada lingkungan sekitar.
Dalam proses eksperimen ini langkah pertama yang kita lakukan adalah dengan
memilah sampah berdasarkan jenisnya, yaitu sampah organik dan sampah anorganik.
Sampah organik adalah sampah yang berasal dari bahan-bahan organik seperti sisa
makanan(daging,sayuran,buah-buahan), tanaman dan dedaunan kulit buah hingga
limbah pertanian(jerami,sekam) karekteristik dari sampah organik ini adalah
dapat membusuk dan terurai secara alami serta dapat menjadi sumber nutrisi bagi
tanaman, sampah organik ini digunakan untuk pembuatan kompos dengan metode
kompos sederhana, dimana sampah tersebut akan akan diurai secara alami oleh
mikroorganisme untuk menghasilkan pupuk kompos yang ramah lingkungan untuk kesuburan
tanah serta mengurangi sampah untuk kebaikan lingkungan sekitar , selain itu
dalam eksperimen ini kami juga melakukan pengurangan penggunaan plastic sekali
paki dan juga menggunakan kembali barang-barang plastic yang masih bias
digunakan. Dengan penerapan pengolahan sampah secara berkelanjutan.
Pada hari minggu, 27
0ktober 2024 kami kelompok kedua dengan jumlah anggota kelompok 20 orang
berkesempatan melakukan eksperimen dirumah dosen . kegiatan pertama kami adalah
menghasilkan sampah untuk kami produksi, kami menghasilkan sampah dari
banyaknya makanan yang kami bawa masing-masing, dari sinilah kita juga mulai
memilah sampah organik dan anorganik dimana setiap sampah kita kumpulkan pada
tempat masing-masing yang sudah disediakan oleh dosen kami. Kegiatan atau
langkah awal dari eksperimen ini adalah dimana kita harus dengan cepat
menghabiskan makanan yang kami bawa serta mengumpulkan sampah-sampahnya karena
jika kami tidak segera menghabiskan makanan yang ada maka eksperimen tidak bisa
dimulai, tidak lama dari itu tiba-tiba ada beberapa ibu-ibu dari tetangga rumah
dosen kami ibu shnta yang juga ingin ikut serta dalam melakukan eksperimen
inidan juga mulai sadar akan pentingnya mengelolah sampah dan sadar akan
kelestariaan lingkungan. Kegiatan selanjutnya yakni kami membuat tong sampah
dari kertas bekas yang masih bisa terpakai lalu kita beri nama masing-masing
dan juga gambar lain sekreatif mungkin, setelah itu barulah kita terbagi
beberapa kelompok kecil untuk melanjutkan eksperimen dalam pembuatan kompos,
eco enzyme, sabun cair, dan juga pembuatan parcel.
Selanjutnya saya
bersama kak arina, kak jamil, dan kak mariyatun mendapat bagian membuat kompos adapun
bahan-bahan pembuatan kompos ii yakni dari sampah yang kita hasilkan pertama
tadi dari sisa-sisa dan juga bungkus
makanan yang kita bawa masing-masing ada juga dari beberapa kulit buah-buahan.
Bahan-bahan dalam
pembuatan kompos sederhana ini yakni sisa-sisa makanan (nasi,daging
ayam,sayuran), kulit buah pisang yang sudah dipotong kecil-kecil ,tetes
tebu,dedak,serabuk kayu,daun kering, pupuk cair organik, em4, dan daun sirih
untuk mengurangi bau dari sampah-sampah yang sudah tercampur. Setelah semua
bahan tercampur dan sudah menjadi kompos maka disimpan ditempat yang serupa
dengan kendi dalam ukuran cukup besar dan ditutup rapat hingga dapat
menghasilkan kompos yang ramah lingkungan dan juga dapat bermanfaat bagi
kesuburan tanah dan memperbaiki kualitas tanah di lingkungan sekitar.
Ini dokumentasi
ketika saya dan kak arina ada ibu shinta juga, kak mariyatun dan juga kak jamil
dalam proses pembuatan kompos.
Dalam kegiatan eksperimen pengolahan sampah dirumah inu shinta menjadikan
sebuah pengalam pertama yang begitu berharga dimana saya pribadi sadar akan
pentingnya peduli terhadap keadaan lingkungan yang perlu kita jaga dan
lestarikan dengan memulai dari tindakan dalam kehidupan sehari-hari yang dimana
adanya sampah tidak hanya harus dibuang pada tempatnya namun kita juga perlu
memilah jenis-jenisnya sehingga bisa kami manfaatkan dan mengubahnya menjadi
sesuatu yang bernilai dan juga menjadi langkah yang baik untuk kehidupan masa
depanyang baik bagi lingkungan sekitar.
0 komentar:
Posting Komentar