9.11.24

Essay 9 (Yesa) Jawaban Ujian Mid

 Jawaban Ujian Tengah Semester

Mata Kuliah : Psikologi Lingkungan

Dosen Pengampu: Dr. Dra. Arundati Shinta, MA



Yesa Apriliana (23310410039)


Fakultas Psikologi

Universitas Proklamasi 45



    Masalah sampah di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan, sampah yang dihasilkan setiap tahun kebanyakan berupa sampah organik dan plastik. Sistem pengelolaan sampah di banyak daerah belum memadai, fasilitas pengumpulan sampah masih terbatas, terutama di wilayah pedesaan dan terpencil, dan fasilitas daur ulang juga kurang memadai. Hal ini bikin sampah menumpuk di tempat pembuangan akhir (TPA) atau malah dibuang sembarangan ke sungai dan laut, yang merusak lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat. 


    Sampah plastik menjadi salah satu ancaman utama, di mana Indonesia dikenal sebagai negara penyumbang sampah plastik terbesar kedua di laut. Setiap tahun, sekitar 3,2 juta ton sampah plastik dari Indonesia berakhir di laut, yang membahayakan kehidupan biota laut seperti ikan, penyu, dan burung, serta masuk ke rantai makanan sebagai mikroplastik yang pada akhirnya berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

    

    Selain itu, sampah yang menumpuk di TPA menghasilkan gas metana, yang merupakan gas rumah kaca dan berkontribusi pada pemanasan global. Pencemaran akibat sampah yang mengotori sungai menambah masalah sanitasi dan meningkatkan risiko penyakit seperti diare, infeksi kulit, dan demam berdarah. Kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah dan daur ulang masih rendah, meskipun sudah ada kampanye untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai dan pemilahan sampah di rumah.


    Untuk mengatasi krisis ini, kita perlu solusi menyeluruh yang melibatkan pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Beberapa langkah yang bisa diambil meliputi peningkatan fasilitas pengelolaan sampah, kebijakan yang tegas untuk mengurangi plastik sekali pakai, serta kampanye edukasi lingkungan yang lebih luas untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Sektor swasta juga bisa berperan dalam mendukung program daur ulang dan menciptakan produk yang lebih ramah lingkungan. Dengan pendekatan yang tepat dan kolaborasi semua pihak, diharapkan Indonesia bisa mengurangi dampak buruk sampah terhadap lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan.


    Selain itu, kita semua tahu bahwa sampah dihasilkan oleh banyak individu dan oleh karna itu ada kunci penanggulangan sampah juga kembali kepada masing-masing individu, ada banyak tindakan sederhana yang bisa dilakukan, contohnya memilah sampah, mengurangi penggunakan produk yang tidak bisa di daur ulang, dan juga ikut andil dalam program bank sampah. Bank sampah merupakan strategi yang efektif untuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat di perkotaan. Dengan keterlibatan aktif perempuan, penerapan prinsip 4R, dan dukungan kemitraan dari berbagai pihak, bank sampah mampu mengatasi masalah sampah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, inovasi di tingkat komunitas dapat menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Pengelolaan bank sampah tidak hanya melibatkan warga tetapi juga bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.


    Pentingnya kemitraan dengan pemerintah, LSM, dan sektor swasta untuk mendukung keberlanjutan program. Selain itu, pendekatan partisipatif menjadi metode yang digunakan untuk berinteraksi langsung dengan warga, melalui pelatihan dan dialog rutin. Metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah. Selain itu, program bank sampah juga memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi warga. Dari sisi ekonomi, warga yang menyetor sampah ke bank sampah mendapatkan penghasilan tambahan. Dari sisi lingkungan, keberadaan bank sampah membantu mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) dan menjaga kebersihan lingkungan.

Daftar Pustaka: 

- D Asteria, H Heruman - Jurnal manusia dan lingkungan, 2016 - journal.ugm.ac.id 


0 komentar:

Posting Komentar