27.11.24

Essay 4 - Melakukan Upcycling Sampah Anorganik ( Zen Garden game Plant vs Zombie)

 Essay 4 - Melakukan upcycling sampah anorganik.

 

MAINAN SEDERHANA ZEN GARDEN PLANT VERSUS ZOMBIE

Rizka Latifa  NIM 23310410058

Essay guna memenuhi tugas:

Mata Kuliah    : Psikologi Lingkungan

Dosen Pengampu        : Dr. Arundati Shinta, M.A.

 

Mengenal Game Plant Vs Zombie

Plant vs. Zombies adalah permainan strategi kasual yang dikembangkan oleh PopCap Games. Dalam game ini, pemain berperan sebagai pemilik rumah yang harus melindungi dirinya dari serangan zombie dengan menanam berbagai jenis tanaman unik. Setiap tanaman memiliki kemampuan khusus, seperti menembakkan peluru, memperlambat gerakan zombie, atau memberikan pertahanan. Permainan ini menggabungkan elemen strategi dengan desain visual yang lucu dan musik yang menyenangkan, menjadikannya favorit di kalangan berbagai usia sejak dirilis pertama kali pada tahun 2009.


Windah Basudara Main Game Plant Vs Zombie

Seorang streamer dan YouTuber gaming terkenal di Indonesia, menjadi salah satu faktor yang membuat game ini kembali populer. Dengan gaya kontennya yang humoris dan sering kali dipenuhi nostalgia, Windah memainkan game ini di kanalnya, mengundang gelak tawa penonton sekaligus membangkitkan kenangan bagi para penggemar lama. Windah juga sering memanfaatkan momen-momen lucu atau absurd dalam game ini untuk menghibur audiens, menjadikan game klasik seperti Plant vs. Zombies terasa segar kembali di era modern.

Selain itu, Windah Basudara dikenal sebagai sosok yang mendekatkan komunitas gaming ke nilai-nilai kebersamaan dan kreatifitas. Saat ia memainkan game seperti Plant vs. Zombies, banyak fans terinspirasi untuk mengeksplorasi elemen-elemen unik dari game ini, termasuk Zen Garden, yang kini menginspirasi berbagai kreasi nyata, seperti mainan mini taman atau aktivitas edukasi berbasis permainan.


Membuat Mainan Zen Garden, Sederhana dan Edukatif

    Menghadirkan suasana tenang Zen Garden ala Plants vs. Zombies ke rumah kini bisa dilakukan dengan mudah! Kamu bisa membuat versi mini dari Zen Garden menggunakan bahan-bahan sederhana yang ramah lingkungan. Mainan ini memberikan pengalaman seru dan edukatif menanam biji jagung di rumah dengan bahan-bahan sederhana. Cocok untuk anak-anak dan orang dewasa yang ingin merasakan kesenangan bercocok tanam!

Panduan Menanam:

  1. Siapkan mika bekas sebagai pot dan lapisi bagian dasarnya dengan kapas secukupnya.
  2. Taburkan biji jagung di atas kapas, beri jarak agar akar bisa tumbuh dengan baik.
  3. Semprotkan air hingga kapas basah (jangan sampai tergenang).

Perawatan Mudah:

  1. Semprot kapas setiap hari untuk menjaga kelembapannya.
  2. Pastikan wadah diletakkan di tempat terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung.
  3. Dalam beberapa hari, Anda akan melihat tunas-tunas kecil muncul merupakan momen yang penuh kebahagiaan!

Tertarik? Saya Menyediakan Keinginan anda

Nikmati pengalaman menanam dan merawat biji jagung ini dengan cara yang menyenangkan dan bermanfaat untuk lingkungan! Hanya dengan 8.000 rupiah, Anda bisa mendapatkan semua bahan yang diperlukan untuk menciptakan Zen Garden mini Anda. Yang menarik, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat taman mini ini sebagian besar berasal dari upcycling, yaitu mengubah sampah anorganik menjadi sesuatu yang berguna. Misalnya, mika bekas yang biasanya dibuang, bisa dimanfaatkan sebagai wadah untuk menanam biji jagung. Dengan menggunakan barang-barang bekas, Anda membantu mengurangi sampah plastik sekaligus menciptakan sesuatu yang positif.

Selain itu, kegiatan ini juga memberikan Anda kesempatan untuk belajar tentang pentingnya keberlanjutan dan cara mengurangi jejak ekologis kita. Proses menanam dan merawat biji jagung ini akan memberikan rasa puas dan ketenangan, sekaligus mengajarkan nilai-nilai peduli lingkungan. Jadi, segera dapatkan set bahan Zen Garden ini, dan mulailah menciptakan taman mini yang indah dan ramah lingkungan, hanya dengan 8.000 rupiah!

Link Tiktok: 

Video Promosi Mainan Zen Garden Plant Vs Zombie https://vt.tiktok.com/ZSjVjvPXm/


0 komentar:

Posting Komentar