Nama :
Ana Istiqomah
NIM :
16.310.410.1126
Judul artikel :
Fatayat NU Tangkal Radikalisme dengan Dakwah Berbasis Keluarga
Nama penulis :
IDO/ESA
Nama penerbit :
Kompas
Tanggal terbit :
06 Mei 2017
Fatayat Nahdlatul Ulama berupaya
menangkal gerakan radikal dengan dakwah berbasis keluarga. Sebagai perempuan
ulama, mereka menyadari bahwa perempuan dan anak-anak saat ini rentan masuk
dalam gerakan radikal, baik di dalam maupun di luar negeri.
Menurut penuturan Anggia Ermarini, ketua
umum Fatayat NU, bahwa peran perempuan sangat penting. Perempuan ulama tidak
hanya berdakwah atau melakukan pengajian untuk menyempurnakan ibadah, namun
juga menyampaikan pesan untuk lebih mencintai negara kita. Metode dakwah
tersebut dikembangkan sesuai zaman. Tidak hanya dengan cara tradisional, namun
juga menggunakan teknologi dengan memanfaatkan media sosial secara bijak.
Ketua Umum Pengurus Besar NU Said Aqil
Siroj mengatakan, bahwa dakwah berbasis keluarga merupakan cara tepat yang
seharusnya digunakan sejak lama. Sebab, radikalisme ini memang sudah mengakar
sejak di keluarga.
Di sisi lain, Gubernur Kalbar, Cornelis,
meminta para pemuka agama untuk membin umat, khususnya di daerah terpencil. Karena
di daerah terpencil pemahaman akan agama masih sangat minim, sehingga mudah
menjadi sasaran radikalisme. Polda juga selalu menjalin komunikasi dengan
masyarakat lintas etnis untuk meredam konflik.
Kelebihan dari artikel ini adalah kita
dapat mengambil pelajaran bahwa pendidikan dimulai dari keluarga. Keluarga merupakan
kekuatan utama serta langkah pertama bagi seseorang untuk mengambil langkah
berikutnya.
Kekurangan dari artikel ini adalah membuat
kita berpikir bahwa radikalisme itu sungguh mengerikan. Sebenarnya memang cukup
mengganggu, namun, asalkan kita tidak ikut-ikutan, maka tak ada yang perlu
dikhawatirkan.
Dari artikel ini, saya mengambil
pelajaran bahwa kita haruslah berhati-hati dan teliti untuk menentukan dan
memutuskan mengikuti suatu organisasi. Mengenai dakwah berbasis keluarga, hal
ini merupakan langkah yang bagus untuk mencegah bertambahnya orang yang
terjangkit radikalisme.
0 komentar:
Posting Komentar