2.11.26

Galuh Sekar Anindita 24310410027 - Psi Inovasi - Esai 4 My Best Coping Behavior - November 2026

 

BELAJAR MENGHADAPI TANTANGAN DAN MENERIMA KEADAAN

Galuh Sekar Anindita

NIM 24310410027

Kelas Karyawan

Mata Kuliah Psikologi Inovasi

Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, M.A.

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta 


ESAI 4 : MY BEST COPING BEHAVIOR

Salah satu pengalaman yang cukup berat bagi saya terjadi pada tahun 2023, ketika saya mendapatkan penempatan sebagai anggota Polri di Brimob Yogyakarta. Sebelumnya, saya berharap dapat ditempatkan di satuan kerja Polda. Namun, ternyata saya mendapatkan penempatan di Brimob. Saat itu, saya tidak memiliki gambaran tentang brimob, yang saya bayangkan adalah Brimob merupakan satuan yang keras dan memiliki latihan yang berat. Hal tersebut membuat saya merasa sedih, khawatir, dan belum siap menghadapi lingkungan kerja yang baru.

Keadaan tersebut menjadi sumber stres bagi saya karena tidak sesuai dengan harapan. Saya harus menjalani pembinaan selama dua bulan, jauh dari orang tua, tanpa menggunakan handphone, serta mengikuti latihan fisik dan kemampuan dasar Brimob. Awalnya, saya merasa takut dan berpikir apakah saya mampu melewati semua proses tersebut.

Dalam menghadapi keadaan itu, cara pertama yang saya lakukan adalah berusaha berpikir positif (positive thinking). Saya mencoba mengubah pikiran saya yang awalnya merasa takut menjadi lebih yakin bahwa saya pasti bisa menjalani proses tersebut. Saya juga berusaha menanamkan dalam diri bahwa penempatan di Brimob merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab saya sebagai anggota Polri. Dengan begitu, saya tidak terus-menerus musician hal yang membuat saya sedih. Selain itu, saya belajar menerima keadaan. Saya menyadari bahwa tidak semua hal yang saya inginkan dapat berjalan sesuai harapan. Daripada terus merasa kecewa, saya mencoba menerima penempatan tersebut dan menjalaninya dengan ikhlas. Saya juga berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan, aturan, serta kegiatan yang ada di Brimob.

Cara lain yang membantu saya menghadapi stres adalah dukungan dari teman-teman. Selama menjalani pembinaan dan latihan, saya merasa terbantu dengan adanya teman satu letting. Kami saling memberikan semangat, saling membantu, dan menguatkan ketika merasa lelah. Kebersamaan tersebut membuat saya merasa tidak sendirian dalam menghadapi kesulitan. Saya juga berusaha fokus menjalani setiap proses. Saya tidak terlalu memikirkan beratnya seluruh kegiatan yang harus dilalui, tetapi mencoba menyelesaikan setiap latihan satu per satu. Saya belajar untuk tetap disiplin, menjaga semangat, dan tidak mudah menyerah. Cara tersebut membantu saya untuk lebih tenang dan mampu menghadapi tantangan.

Dari pengalaman ini, saya mendapatkan hikmah bahwa sesuatu yang awalnya terasa berat dan menakutkan belum tentu tidak bisa kita jalani. Saya menjadi lebih mandiri, tangguh, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja. Saya juga semakin memahami arti kebersamaan dan kekeluargaan di Brimob. Hingga saat ini, saya merasa senang menjalani pekerjaan saya. Pengalaman tersebut mengajarkan saya bahwa dengan berpikir positif, menerima keadaan, dan mendapatkan dukungan dari orang sekitar, kita dapat menghadapi stres dan melewati berbagai tantangan.

 

0 komentar:

Posting Komentar