12.10.26

Membangun Jiwa Entrepreneur yang Kreatif dan Gigih - Essay 3a dan 3b

Oleh: Iqbal Fahri Alfarisi | 24310410012 | Psikologi Inovasi | SPSJ (B) | Dr. Arundita Shinta., M.A


Berwirausaha tentu memiliki tantangan yang sangat besar. Tantangan yang sering dihadapi bagi seorang wirausaha adalah kompetitor yang cukup kuat dan perubahan tren yang begitu cepat. Alih-alih menyerah seorang wirausaha yang mencapai kesuksesan akan dihantam kegagalan berkali-kali. Secara realitas di lapangan UMKM yang sulit berkembang dan stuck bahkan bangkrut dikarenakan sulitnya berinovasi pada produk yang ditawarkan pada para konsumen. Diera digital yang mudah viral menjadikan tren pada usaha-usaha yang khususnya F&B semakin cepatnya perubahan tren terjadi.

Wirausaha yang berhasil menangani dari permasalahan perubahan tren dikarenakan memiliki jiwa yang kreatif. Salah satu jiwa tersebut, sangat diperlukan di zaman yang canggih ini. Banyak wirausaha yang sangat memperhatikan modal berupa uang di saat memulai usaha. Sebagian dari entrepreneur  ketika memulai usaha tidak memiliki inovasi atau kreativitas pada produk yang ditawarkan ke para konsumen. Padahal kewirausahaan itu sendiri artinya menawarkan sesuatu yang kreatif terhadap permasalahan sosial atau lingkungan yang ada (Nasution, 2023).

Pertama kali yang terlintas dalam memulai usaha adalah modal. Sering disalah pahami modal yang dimaksud adalah uang. Padahal modal bukan hanya sekedar uang bahkan lebih dari uang. Makna modal yang seharusnya ditanamkan pada jiwa entrepreneur  adalah networking,  kreativitas, pengalaman, dan kegigihan. Sangat disayangkan sebagian dari entrepreneur  tidak menyiapkan modal kesuksesan dari usaha adalah berani mengambil risiko (Nugroho, 2025).

Kedua pilar dalam jiwa entrepreneur  yang kreatif dan gigih sudah menjadi modal yang cukup untuk meraih kesuksesan. Meskipun masih banyak yang seharusnya jiwa yang dimiliki seorang entrepreneur. Ketika entrepreneur sudah menyadari kedua ini dan menyiapkan diawal usaha ketika mengalami perubahan tren tidak akan lagi merasa terancam atau menjadi suatu permasalahan yang besar, karena mereka sudah memiliki strategi inovasi yang perlu dikembangkan dari produk yang ditawarkan bahkan memiliki nilai keunikan tersendiri dibanding kompetitor lainnya. Namun, jika entrepreneur tidak memiliki jiwa yang gigih, berani mengambil risiko, serta kreatif ketika menghadapi perubahan tren akan kewalahan bahkan akan ketinggalan dengan perubahan tren yang terjadi.

Salah satu contoh yang saya alami langsung memiliki usaha bersama dengan empat teman saya. Usaha yang bergerak dibidang industri dan kreatif yaitu lilin aroma terapi. Ketika dilihat banyak sekali lilin aroma terapi yang beredar dijual dimasyarakat. Jika tidak memiliki kreativitas maka produk ini tidak akan memiliki nilai jual karena tidak ada value pembeda dengan kompetitor. Lilin aroma terapi yang kami tawarkan memiliki keunikan yaitu sebagian bahan dibuat dari minyak jelantah yang filtrasi dan aman untuk dihirup, aroma yang ditawarkan khas nusantara atau rempah-rempah, racikan essential oil alami yang dibuat sendiri, dan cocok dikonsumsi di saat sedang penat dan stress atau ingin bersantai.

            Jadi jika ingin menjadi seorang entrepreneur perlu menyadari apa saja yang perlu disiapkan ke depannya bukan hanya modal berupa uang saja. Bukan berarti uang tidak penting dalam memulai usaha, tetapi dengan kita memiliki modal networking kita bisa menjalin kerja sama atau mitra serta mendapatkan jejaring investasi dari para investor untuk ke depannya. Pengetahuan dan pengalaman juga menjadi penting agar dapat menilai risiko yang sedang dialami kemudian setelah itu perlu juga berani mengambil risiko dengan kegigihan dan melalui kreativitas yang ditawarkan dari inovasi produk yang telah dilakukan, tentunya berdasarkan hasil riset pasar.

 

Referensi:

Nugroho, W. (2025). Pengaruh Kedisiplinan , Praktik Kerja Industri , dan Motivasi Terhadap Kesiapan Berwirausaha Siswa Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan. 8(1).

Winda Suci Lestari Nasution,  dan P. N. (2023). MEMBENTUK JIWA ENTREPRENEUR BERKARAKTER INOVATIF DAN KREATIF. TRIDHARMADIMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jayakarta, 3(2), 32–41.

 

0 komentar:

Posting Komentar