25.10.26

Cindy Auriliya Fikri Andani (24310410023) - ESAI 3 Menjadi Suri Tauladan - Psikologi Inovasi

 

Menjadi Suri Tauladan melalui Kepekaan terhadap Perubahan dan Keberanian Berwirausaha

Cindy Auriliya Fikri Andani

NIM 24310410023

Kelas Karyawan (B)

Mata Kuliah Psikologi Inovasi

Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, MA

ESAI 3 – MENJADI SURI TAULADAN

Menjadi suri tauladan di tengah perubahan tidak cukup hanya dengan memiliki banyak ide. Mahasiswa perlu mampu memahami masalah yang muncul dan berani mencoba solusi yang bermanfaat. Dua tips yang saling berhubungan adalah meningkatkan kepekaan terhadap perubahan dan melatih keberanian berwirausaha melalui percobaan kecil. Kepekaan membantu menemukan kebutuhan yang belum terpenuhi sedangkan jiwa kewirausahaan mendorong seseorang mengubah pengamatan menjadi tindakan. Kedua sikap tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya mengikuti perkembangan zaman tetapi juga memberi contoh tentang cara menghadapi perubahan secara positif.

Tips pertama adalah membiasakan diri mengamati perubahan di lingkungan terdekat. Perubahan dapat terlihat dari kebiasaan belanja teman kampus dan penggunaan layanan digital hingga meningkatnya perhatian terhadap sampah. Setiap perubahan perlu dilihat sebagai petunjuk tentang kebutuhan manusia bukan semata peluang mendapatkan keuntungan. Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa mengenali peluang usaha berkaitan dengan kepekaan membaca lingkungan dan kemampuan belajar serta membangun hubungan (Fei & Shuangyan, 2024). Pengamatan akan lebih berguna jika dilanjutkan dengan pertanyaan tentang masalah yang benar-benar ingin diselesaikan.

Langkah yang bisa dilakukan adalah mencatat tiga masalah yang sering ditemui selama satu minggu. Contohnya mahasiswa kesulitan mencari makanan terjangkau di sekitar kampus atau membutuhkan tempat membeli barang bekas yang masih layak pakai. Catatan itu kemudian diperiksa dengan bertanya langsung kepada beberapa orang yang mengalami masalah serupa. Media sosial juga dapat dipakai untuk memperhatikan kebutuhan konsumen selama informasi yang ditemukan tetap diperiksa. Penelitian menemukan hubungan positif antara pembelajaran kewirausahaan melalui media sosial dan kemampuan mengenali peluang pada mahasiswa (Aeni, 2025). Hasil pengamatan yang terkumpul menjadi dasar untuk memilih satu ide yang paling masuk akal.

Mengamati kebutuhan tidak berarti seluruh masalah harus dijadikan usaha. Keputusan yang baik juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan. Penelitian menunjukkan hubungan positif antara tanggung jawab sosial dan niat mahasiswa untuk menjalankan kewirausahaan hijau (Prayogo & Ongkowijoyo, 2024). Mahasiswa dapat mempertimbangkan ide seperti penjualan barang pakai ulang atau layanan pengurangan sampah kemasan. Gagasan seperti ini tetap membutuhkan penilaian biaya dan manfaat agar tidak berhenti sebagai keinginan baik. Sesudah masalah dipilih langkah selanjutnya adalah menguji apakah solusi memang dibutuhkan.

Tips kedua adalah mencoba ide usaha dalam skala kecil sebelum mengeluarkan banyak modal. Buku Leading Innovation menjelaskan pendekatan design thinking yang menempatkan pemahaman kebutuhan pengguna dan pengujian solusi sebagai bagian penting dari inovasi (Shields, 2023). Mahasiswa dapat memulai dengan contoh produk sederhana lalu meminta calon pengguna menilai manfaat dan kekurangannya. Misalnya layanan titip jual barang bekas dapat diuji kepada lima teman terlebih dahulu. Tanggapan mereka membantu menentukan perubahan yang diperlukan tanpa harus langsung membuka toko atau membeli stok besar.

Percobaan kecil juga melatih ketangguhan karena tanggapan konsumen tidak selalu sesuai harapan. Jika produk kurang diminati mahasiswa perlu mencari alasan yang jelas sebelum memutuskan melanjutkan atau mengubah konsepnya. Sikap ini lebih bermanfaat daripada mempertahankan gagasan hanya karena sudah telanjur dibuat. Penelitian menemukan potensi manfaat kehadiran teladan wirausaha berkelanjutan dalam kegiatan pendidikan terhadap pengembangan ide peserta (Diepolder et al., 2024). Artinya mahasiswa bisa belajar dari contoh orang yang terbuka terhadap masukan dan kemudian memperlihatkan sikap serupa saat bekerja bersama teman.

Kepekaan terhadap perubahan menjadi lebih berarti ketika ditindaklanjuti dengan percobaan yang bertanggung jawab. Mahasiswa dapat menjadi teladan dengan mendengarkan kebutuhan orang lain dan berani memperbaiki gagasan yang belum berhasil. Hasil usaha tidak harus langsung besar karena pengalaman memahami pelanggan dan mengatur risiko juga merupakan bentuk pencapaian. Dalam kegiatan kelompok mahasiswa yang bersedia menerima kritik dan membagi tugas secara adil dapat menumbuhkan keberanian bersama. Keteladanan seperti ini menunjukkan bahwa inovasi bukan sekadar mencari keuntungan melainkan proses belajar untuk menghadirkan solusi yang berguna bagi lingkungan sekitar.

 

Link Youtube

Video 1 :

https://youtu.be/e3R1mJfEPVk?si=H1X7JXT5bG3uW_Xg

Video 2 :

https://youtu.be/w5xQkcPI_so?si=9LteZyLIFKq_0RbO

 

Daftar Pustaka

Aeni, C. (2025). Social media-based entrepreneurial learning and its impact on opportunity recognition and business model innovation: Evidence from university students in Indonesia. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 17(4), 6536–6553. https://doi.org/10.35445/alishlah.v17i4.9068

Diepolder, C. S., Weitzel, H., & Huwer, J. (2024). Exploring the impact of sustainable entrepreneurial role models on students’ opportunity recognition for sustainable development in sustainable entrepreneurship education. Sustainability, 16(4), Article 1484. https://doi.org/10.3390/su16041484

Fei, W., & Shuangyan, X. (2024). Structural model and characteristics of entrepreneurial opportunity recognition abilities among university students in China: A grounded theory approach. Humanities and Social Sciences Communications, 11, Article 1166. https://doi.org/10.1057/s41599-024-03699-7

Prayogo, J. C., & Ongkowijoyo, G. (2024). Investigating university students’ green entrepreneurial intention: A pathway towards green economy. Jurnal Performa: Jurnal Manajemen dan Start-up Bisnis, 9(1), 40–62. https://doi.org/10.37715/jp.v9i1.4680

Shields, K. (2023). Leading innovation (2nd ed.). eCampusOntario. https://ecampusontario.pressbooks.pub/leadinginnovation2/

 

0 komentar:

Posting Komentar