23.7.26

ESAI 10_ UJIAN AKHIR SEMESTER (SULASTRI)

 

Ujian Akhir Semester

Psikologi Inovasi

Sulastri  (23310410122)

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45

Yogyakarta

Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta,M.A.

Juli 2026

 


Saya sangat setuju tentang adanya pernyataan bahwa seseorang akan melakukan yang terbaik dan akan berusaha sekuat mungkin untuk dapat mencapai prestasinya. Hal ini sangat menjadi motivasi atau pemicu orang untuk bisa terus melangkah lebih baik dan lebih berkembang lagi. Dalam pembahasan soal terkait perjuangan lorena saya berpendapat bahwasanya kita sebagai seseorang yang memiliki keinginan dan cita – cita memang harus sewajarnya memperjuangkan apa yang telah menjadi keinginan atau cita – cita saya, apalagi sebagai kaum Wanita kita harus bisa berorestasi dan menunjukkan bakat yang kita miliki sehingga kita sebagai Wanita dapat di pandang bukan manusia yang lemah ataupun tidak berilmu.dalam factor pertama bahwasanya kita harus banyak bergaul dengan orang – orang yang sukses itu saya sangat setuju sekali, karena dengan kita banyak memiliki teman atau relasi yang sukses maka kita akan memiliki atau akan mendapat sharing terkait tip atau motivasi untuk bisa lebih sukses dan pemikiran kita akan semakin luas. Dalam hal ini sudah saya terapkan dalam kehidupan saya, dulu awal saya dulu belum bekerja, dan memiliki teman yang sebagai guru, pada saat itu saya masih pekerja pabrik dan punya keinginan untuk bisa menjadi seorang guru, dan dari situ saya banyak berdoa dan berusaha ketika ada info peluang rekrument guru saya akan mencoba. Nah hal ini yang mebuat say untuk terus membuka wawasan saya dan terus beruasah untuk cita – cita saya. Kemudian untuk factor yang kedua kita harus memiliki sikap yang kreatif dan inovatif dan bisa membaca peluang seperti ruben yang membuat usaha sampan, nah dalam hal ini saya juga sangat setuju, karena jika kita tidak belajar membaca peluang maka kita tidak akan bisa mencoba dan tidak akan berani bertindak, namun jika kita sudah terbiasa untuk selalu membaca setiap peluang maka kita kan bisa memahami dan melatih kita untuk selalu produktif dan inovatif.kemudian pada factor ketiga, kita harus bisa lebih bersyukur terhadap musibah yang kadang menimpa kita, karena biasanya yang kita anggap itu musibah yang buruk bagi kita namun ada sisi lain yang positif yang dapat kita ambil manfaatnya, contohnya pada saat mendapatkan musibah kecelakaan satu keluarga saya, suami dan anak saya, alhamdulillahnya tidak ada luka yang serius, namun pada saat itu orang – orang menjenguk kami sekeluarga dan kalau di desa masih ada memberikan uang sebagai dukungan dan support, dan bahkan uang untuk kami berobat itu mendapatkan sangatlah banyak, padahal kami berobat sudah memakai BPJS maka dari saya mendapatkan uang itu saya dapat membayar SPP kuliah, membeli Ban motor baru, spare part baru, di tabung.. nah kadang hal – hal seperti itu yang kadang kita lupakan ketika kita mendapatkan musibah. Dan factor keempat yaitu dapat melatih krejelian terhadap pengambilan keutusan dalam hal ini kita tetap selalu memiliki perasaan yang peka dan memiliki sikap yang bijak ketika dalam pengambilan keputusan karena kita ika ingin sukses maka angin dan badainya juga kan semakin kenceng, jika kita tidak memiliki kebijakan yang baik dala setiap pengambilan keputusan maka tantangan – tantangan yang akan di damping kede[anya akan sebagi  siap dan semakin waspada. Dan menurut say akita sebagai manusia itu harus memiliki suatu perubahan setiap bulan, setiap tahun atau pun setiap hari, sehingga kita akan mencapai target – target yang menjadi keunginan kita. Karena dari pengalaman saya ketika kita tidak memiliki suatu target atau tujuan dalam hidup maka hidup kita tidak akan terarah dan kita tidak akan memiliki motivasi untuk bisa maju dan berkembang terus menerus. Maka dari itu saya mulai mencoba membuat suatu targetan atau keinginan pencapaian itu ketika saya mulai di bangku kelas SMK, saya harus mulai lebih berani, lebih growth up lagi dan setiap ada peluang untuk capaian saya lebih berkembang dan lebih maju ,maka akan saya coba dan saya lakukan selama itu ada kesempatan – kesempatan yang ada baik ditawarkan maupun tidak ditawarkan. Dari sini awalnya saya hanya merasa tersakiti oleh kata – kata seseorang yang merendahkan saya karena saya tidak bisa kuliah, namun dari situ saya mulai belajar dan bekerja sungguh – sungguh untuk saya bisa mengumpulkan uang itu saya daftar kuliah dan Alhamdulillahnya Allah SWT itu selalu memudahkan saya dan dengan pemikiran yang positif bahwa saya suatu hari ini saya dapat  kuliah ternyata sekarang Allah SWT kabulkan dan saya jalani dengan senang hati. Alhamdulillah ketika kita selalu berprasangka baik kepada diri kita, manusia pasti Allah SWT akan semakin memberikan apa yang telah di optimiskan dan optimalisasikan semuanya. Dalam penutup ini  bahwa yang paling penting adalah pola pikir yang berkembnag ( growth mindset) dimana konsep ini sangat di populerkan oleh carol dweck menekankan bahwa bakat dan kecerdasan dapat dikembangkan melalui usaha dan pembelajaran. Individu dengan growth mindset tidak melihat kegagalan sebagai akhir melainkan sebagai umpan balik untuk menyempurnakan gagasan.

Daftar Pustaka :

Dweck, C. S. (2006). Mindset: The New Psychology of Success. Random House.

Harper, M. (1984). Entrepreneurship for the poor. London: Intermediate Technology Publications in association with GTZ (German Agency for Technical Co-operation).

McGregor, D. (1960). The human side of enterprise. New York: McGraw-Hill.

Wiseman, R. (2003). The luck factor: The four essential principles. New York: Hyperion.

 

0 komentar:

Posting Komentar