23.7.26

ESSAI 7 - LAKUKAN PERUBAHAN DIRI (23310410117)

Perubahan Kecil yang Konsisten Melalui Kebiasaan Jalan Kaki


Nama : Devi Nur Hasanah

NIM : 23310410117

Mata Kuliah : Psikologi Inovasi 

Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta M.A.



Perubahan sering kali dianggap harus dimulai dari sesuatu yang besar. Padahal, dalam kehidupan sehari-hari perubahan justru lebih mudah dilakukan melalui kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Sebelum mengikuti mata kuliah Psikologi Inovasi, saya termasuk orang yang jarang berolahraga. Kesibukan bekerja dan kuliah membuat saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk duduk di depan komputer atau mengerjakan tugas. Akibatnya, tubuh menjadi lebih mudah lelah dan aktivitas fisik semakin berkurang.

Melalui tugas perubahan diri pada mata kuliah Psikologi Inovasi, saya memutuskan untuk memulai kebiasaan sederhana, yaitu berjalan kaki selama minimal satu jam setiap minggu. Saya memilih jalan kaki karena merupakan olahraga yang mudah dilakukan, tidak membutuhkan biaya, serta sesuai dengan kemampuan saya sebagai pemula. Target saya bukan menjadi atlet ataupun menurunkan berat badan secara drastis, melainkan membangun kebiasaan hidup yang lebih sehat secara bertahap.

Pada minggu pertama saya berjalan kaki selama 60 menit dengan jarak sekitar 3,8 kilometer. Awalnya saya merasa cepat lelah karena tubuh belum terbiasa melakukan aktivitas fisik dalam waktu yang cukup lama. Namun saya berusaha tetap konsisten menjalankan target yang telah saya buat. Memasuki minggu-minggu berikutnya, tubuh mulai beradaptasi sehingga saya mampu meningkatkan jarak tempuh meskipun durasi olahraga tidak banyak berubah.

Perubahan mulai terasa pada minggu keenam hingga minggu kesepuluh. Saya mampu berjalan lebih jauh dengan kecepatan yang lebih stabil. Selain kondisi fisik yang semakin baik, saya juga merasakan perubahan pada kondisi psikologis. Setelah berjalan kaki, pikiran terasa lebih segar, suasana hati menjadi lebih baik, dan saya lebih siap menjalani aktivitas pekerjaan maupun perkuliahan. Kebiasaan sederhana ini juga membantu saya mengurangi rasa jenuh setelah bekerja seharian.

Menurut teori Self-Efficacy dari Bandura (1997), keyakinan seseorang terhadap kemampuannya akan meningkat melalui pengalaman keberhasilan yang dilakukan secara bertahap (mastery experience). Saya merasakan hal tersebut selama menjalankan program perubahan diri ini. Setiap minggu ketika berhasil menyelesaikan target jalan kaki, saya menjadi lebih percaya diri untuk mempertahankan kebiasaan tersebut. Keberhasilan kecil yang dilakukan secara berulang memberikan motivasi untuk terus berkembang.

*Laporan kemajuan jalan kaki

Meskipun selama sepuluh minggu saya masih mengalami beberapa kendala, seperti rasa malas setelah bekerja, cuaca yang kurang mendukung, dan jadwal kuliah yang padat, saya tetap berusaha menjaga komitmen terhadap target yang telah saya buat. Saya menyadari bahwa tantangan tersebut merupakan bagian dari proses perubahan diri.

Melalui pengalaman ini saya belajar bahwa konsistensi jauh lebih penting daripada semangat sesaat. Jalan kaki selama satu jam setiap minggu mungkin terlihat sederhana, tetapi kebiasaan kecil tersebut telah memberikan dampak positif terhadap kesehatan fisik, kondisi psikologis, serta kedisiplinan saya dalam menjalankan target pribadi. Saya berharap kebiasaan ini dapat terus saya pertahankan sebagai bagian dari gaya hidup sehat di masa mendatang.


Daftar Pustaka

Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W.H. Freeman.


0 komentar:

Posting Komentar