Ujian Tengah
Semester
Psikologi
Inovasi
Sulastri (23310410122)
Fakultas
Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Dosen
Pengampu : Dr. Arundati Shinta,M.A.
Mei
2026
Jawaban
soal pertama, jika kita melihat kondisi yang sekarang ini, banyak sekali anak sekolah
maupun mahasiswa yang kurang bersemangat dan bergantung pada sebuah benda Bernama
Gadget.dalam pertanyaan ini bagaimana menjadikan seorang mahasiswa untuk bisa
berpikir kritis, kognitifnya berkembang secara optimal dan memiliki sikap yang
terpuji, jika saya menjadi seorang dosen, maka yang saya lakukan adalah
melakukan pendekatan atau membangun bounding terhadap mahasiswa supaya
mahasiswa memiliki daya Tarik yang luarbiasa dengan adanya atau kehadiranya
seorang dosen yang perhatian. Terutama pada kemampuan berpikir kritis ini
adalah kemampuan utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa,ketika seorang
mahasiswa sudah memiliki jiwa atau kemampuan untuk berpikir yang lebih positif
dan berpikir kritis maka aspek- aspek yang lain akan saling mengikuti misalnya
; aspek kognitifnya dengan seorang mahasiswa yang selalu memiliki sikap yang
kritis harus kita beri apresiasi atau penghargaan karena sudah menjadi
mahasiswa yang aktif dan sellau mengusahakan untuk bisa lebih optimal.untuk
melatih mahasiswa supaya dapat berpikir kritis maka yang pertama membangun bonding
atau kedekatan terhadap mahasiswa, setelah kita sudah bisa memahami karakter
mahasiswa maka Langkah yang kedua yaitu selalu mengajak mahasiswa untuk bisa berdiskusi
Bersama, sehingga hal ini bisa menambahkan rasa percaya diri pada mahasiswa
untuk bisa berpikir kritis, sering mengajak mahasiswa untuk memikirkan sesuatu
yang perlu dibahas sehingga Ketika diajak berdiskusi maka, semua yang ada dikelompok
bakalan menyampaikan pendapatnya, atau
ide gagasnya atau bahkan cerita tentang real yang di alaminya.ketika dosen
selalu memberikan pertanyaan maka mahasiswa akan terpantik untuk berdiskusi,
selain berpikir kritis maka dosen harus bisa mengajak mahasiswanya untuk bisa
mengembangkan kognitifnya misal dengan banyak membaca buku atau yang lainya,,
dan untuk membuat mahasiswa memiliki sikap yang beradab, karena berpikir
kritis, berkembang dalam aspek kognitif dan berakhlak terpuji merupakan suatu pondasi
untuk mahasiswa bisa berkembang. Selain berdiskusi maka mahasiswa di ajak untuk
bisa menganalisis study kasus dan masalah dunia yang nyata. Mahasiswa banyak
dipantik untuk dapat mengungkapkan pertanyaan – pertanyaan yang dapat
memecahkan masalah,dengan Langkah- Langkah tadi maka akan dapat mengasah atau
melatih mahasiswa untuk lebih berkembang.
Kemudian
untuk jawaban pertanyaan yang kedua yaitu menurut saya setelah melihat film
yang ada di link tersebut yang berjudul Billionaire Told His 3 Sons To Live On $50 For A Week. Only
One Survived. Here's What He Did With It
hal ini relevan dengan materi kuliah ke
6 yaitu tentang kesediaan berubah vs kesibukan bekerja, mana yang di ubah
terlebih dahulu ?
dengan alasan pada pertemuan ke 6 ini
membahas tentang bagaimana seseorang dapat berubah dari hal negatif ke hal yang
positif, bagaimana cara berubah dan kapan yang harus dirubah.dan disini juga di
ajarkan bagaimana ketika bagaiman sikap dan pemikiran ketika berada dizona yang
tidak nyaman, bagaimana di sini di ceritakan banyak sekali tantangan yang di
terima oleh ketiga orang yang hanya di fasilitasi oleh ayanhya 50 dolar untuk
bisa bertahan hidup selama seminggu. Disini bagaimana ketika seorang anak
tersebut harus bisa bertahan hidup tanpa bantuan orang lain dan harus bisa
berusaha sendiri untuk bisa menghidupi kebutuhan sehari – hariya. Dengan ini
kita belajar untuk bisa terampil dan berpikir kreatif untuk dapat bertahan
hidup.dan kita harus bisa menyadari terhadap perubahan – perubahan yang kita
lakukan baik itu perubahan yang kecil atau yang besar hal itu perlu kita
apresiasi, sehingga hal ini akan menjadikan kita untuk termotivasi.disini kita
juga belajar untuk bisa menjadi seseorang yang percaya diri dan tidak boleh
gengsi, dan belajar untuk dapat mengelola emosi ketika kita hadapkan masa –
masa sulit maka kita harus berani meneria tantangan dan menghadapi dengan
tenang dan berpikir yang positif. Dari sini kita juga belajar untuk dapat
bersyukur terhadap hidup yang kita jalani, karena yang tadinya fasilitas apa –
apa di dapatkan dari ayahnya, sekarang harus bisa berusaha sendiri untuk bisa
menghidupi kehidupanya. Hal ini juga di dasari dengan ketrampilan untuk
mengambil keputusan untuk bisa merubah dirinya menjadi sesorang yang mandiri. Berusaha
untuk bisa berjuang melakukan pekerjaan
apapun tanpa rasa gengsi. Dan juga belajar untuk bisa beradaptasi denga
kegiatan baru atau rutinitas baru dan bagiamana bentuk ketahanan diri (
resiliensi). Dari setiap kegiatan yang di alami. Seorang yang di fiml itu
selalu menuliskan pada buku catatanya, dimana ini belajar setiap pengalaman
yang baik harus kita tuliskan dan harapanya nanti dapat menjadi cerita motivasi
yang membuat orang lebih termotivasi dan semangat ketika seseorang mendapatkan
situasi yang sulit dan harus bisa merubah dirinya dari kebiasaan – kebiasaan sebelumnya.
Kesimpulan dari film tersebut yang di hubungkan dengan psikologi inovasi materi
6 yaitu : mengajarkan bagaimana inovasi tidk hanya menciptakan hal yang baru,
namun kemmapuan untuk berpikir kreatif, bertahan dalam tekanan, mrngambil keputusan,
dan membangun karakter yang kuat dalam menghadapi tantangan – tantangan dalam
kehidupan.
Daftar Pustaka
Faturahman.universitas Indonesia.com
Angelo, T. A. 1995. Classroom Assessment for Critical Thinking. Teaching of Psychology, 22, (1), 6-9.

0 komentar:
Posting Komentar