Essay 6 & Tugas 7 : Tulis tentang tips2 untuk resiliensi, dorongan berprestasi,
ketangguhan, entrepreneurship, ketekunan, peka terhadap perubahan, perencanaan
terhadap perubahan, bersedia menjadi suri tauladan ( jadi model yang keren ).
KETANGGUHAN
DAN ADAPTIF :
KIAT SUKSES MENGHADAPI DUNIA YANG DINAMIS
Tugas Mata Kuliah Psikologi Inovasi
Dosen
Pengampu : Dr., Dra. ARUNDHATI SHINTA, MA
Disusun Oleh :
Rafiqoh Novembria (22310410181)
PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA
2025
Didalam dunia yang
serba canggih, penuh ketidak pastian dan selalu berubah – ubah, menuntut kita
sebagai manusia untuk tahan pada situasi tersebut. Selain itu, juga menyebabkan
dampak yang begitu besar bagi aspek kehidupan manusia, seperti halnya
pergeseran trend – trend yang terjadi saat ini, perubahan perilaku pada remaja
yang berbeda dengan remaja zaman dahulu dan juga banyaknya tuntutan/ tekanan
hidup yang mana semakin hari semakin bertambah baik dalam pekerjaan, rumah
tangga atau aspek lainnya.
Salah satu cara yang
bisa kita lakukan dalam menghadapi situasi tersebut adalah dengan mengubah diri kita menjadi manusia yang Tangguh dan mampu untuk
beradaptasi dengan segala yang terjadi di kehidupan kita. Ketangguhan dan
kemampuan adaptif lah yang dibutuhkan saat ini. Selain itu, ketangguhan
(resilensi) inilah yang akan membantu kita bertahan dalam menghadapi berbagai
tekanan yang terjadi dalam hidup kita dan juga membantu kita untuk kembali
bangkit setelah kita mengalami kegagalan, sedangkan sikap adapatif, membantu
kita dalam menyesuaikan diri/ beradaptasi dengan perubahan yang ada dan juga
membantu kita dalam meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Dalam esai
ini saya akan membahas mengenai 2 kiat
yang saling berhubungan dan mampu membantu kita menghadpi dunia yang dinamis
ini yaitu :
1.
Ketangguhan
: kunci untuk tetap optimis dan mampu bangkit dari kegagalan yang terjadi
Ketangguhan sendiri memiliki arti
kemampuan individu untuk bisa bangkit dan kuat setelah mengalami kegagalan/
menghadapi suatu kesulitan didalam hidupnya. Ketangguhan ini bisa di kembangkan
dan dibangun oleh setiap orang. Berikut ini beberapa tips atau cara dalam
membangun ketangguhan diri yaitu
·
Membangun
Growth Mindset yaitu dengan percaya bahwa kesulitan, tantangan dan hambatan
yang kita hadapi dan lalui selama ini adalah bentuk Pelajaran yang sangat
berharga bagi diri kita bukan sebagai penghalang.
·
Menerima
kegagalan yang terjadi dan jadikan sbegai guru. Seperti teori yag dikemukakan
oleh Richard Tedeschi&Calhoun (2006), bahwa perubahan positif yang terjadi
kepada seseorang merupakan hasil dari mereka yang mampu tumbuh dari trauma atau
kegagalan sehingga memicu mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang baru (Anggraeni, et al, 2021)
·
Menerima
diri sendiri yaitu dengan mengakui kelemahan dan kekuatan yang ada pada diri
kita tanpa perlu merasa malu atau rendah diri .
·
Melakukan
hobi yang mana baik untuk Kesehatan mental kita, semisal melakukan hobi
memasak, merajut atau hobi lainnya yang mana hobi ini akan membantu kita
menjadi lebih tenang dan selalu bisa berpikir secara rasional.
·
Menjalin
hubungan yang baik dengan teman, anggota keluarga atau lingkungan yang slelau
memberikan support. Hal ini sesuai dengan pernyataan bahwa Dukungan sosial yang
berasal baik dari domain keluarga maupun domain kerja mampu untuk memperluas
sumber daya individu melalui keterampilan akuisisi dan pengaruh positif yang
memfasilitasi proses pengayaan kerja-keluarga (Astutik, N. P. 2017)
·
Melakukan
self talk positif pada diri kita sendiri yaitu dengan mengatakan hal – hal yang
positof untuk diri kita dna juga ucapan terimakasih pada diri kita sendiri.
2.
Adaptif
: kunci untuh bertahan dalam kehidupan ini.
Seseorang dikatakan memiliki
kemampuan adaptif, jika individu tersebut mampu beradaptasi atau menyesuaikan
diri dengan lingkungan dan situasi dimana mereka berada. Kemampuan adaptif
ini juga menjadikan individu tersebut
menjadi lebih pek dan cerdas dalam menghadapi perubahan yang terjadi
disekitarnya dan menyesuaikan dengan startegis yang tepat dan efektif. Berikut
ini beberapa strategi untuk menjadi individu yang adaptif yakni :
·
Selalu
berpikir positif yaitu melihat suatu perubahan yang terjadi adalah kesempatan
baru bukan sebagai penghalang
·
Terbuka dan fleksibel akan perubahan yang sedang
terjadi, dimana perubahan yang terjadi didunia ini sangat tidak mungkin untuk
kita kendalikan kecuali jika kita ingin mencoba terbuka danmenjadi lebih
fleksibel dan berpikir kritis dalam menghadapi lingkungan yang cepat dan
dinamis ini.
·
Terus
belajar/dan tidak takut keluar dari zona nyaman, seperti halnya teori yang
dikemukakan oleh bandura (1986), bahwa pembelajaran terjadi melalui interaksi
dinamis antara pribadi, perilaku dan lingkungan, dari pernyataan ini kita tahu
bahwa kitab isa beradpatasi dalam segala situasi dengan belajar mengamati
perilaku orang lain ataupun strategi yang dilakukan orang lain (Yanuardianto, E
, 2019)
·
Manfaatkan
teknologi yang ada saat ini, seperti smartphone dan teknologi AI, yang mana
marak di berita dan dibicarakan. Dengan kita mencoba memanfaatkan penggunaanya,
kitab isa lebih mudah dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekarang
ini.
·
Melatih
kemampuan komunikasi, dengan memiliki kemampuan komunikasi yang tinggi, maka
akan mepermudah kita dalam menjalin hubungan atau mendapatkan dukungan dalam
segala aspek kehidupan.
Ketangguhan dan kemampuan adaptasi adalah 2 hal
penting dalam menghadapi ketidak pastian yang ada di dunia ini. selain itu ketangguhan menjadikan kita
individu yang tahan banting dan pantang menyerah akan suatu kegagalan. Sedangkan
kemampuan adaptif, mendorong kita untuk mau menjadi individu yang terbuka,
fleksibel, dan individu yang berani. Dari ketangguhan dan adaptif inilah kita
akan menemukan banyak peluang yang ada.
Peluang/ kesempatan itu tidak hanya bermanfaat untuk kita melainkan hal
tersebut mampu menginspirasi orang lain untuk terus maju dan siap menghadapi
tantangan.
Tugas 7 :
Link
Video 1 : https://youtu.be/5Yul6mc3JEE
Link
Video 2 : https://youtu.be/S6VCrPpAIMk
Daftar
Pustaka
Anggraeni,
R., Sofia, L., & Adriansyah, M. A. (2021). Optimisme dan Posttraumatic
Growth Pada Istri yang Mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Psikoborneo:
Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(3), 482-494.
Astutik, N. P. (2017). HUBUNGAN
KEYAKINAN DIRI MENGELOLA KONFLIK KERJA-KELUARGA, DUKUNGAN ATASAN, DAN DUKUNGAN
KELUARGA DENGAN PENGAYAAN KERJA-KELUARGA. Journal of Psychological
Science and Profession, 1(3), 1-8.
Yanuardianto, E. (2019). Teori
Kognitif Sosial Albert Bandura (Studi Kritis Dalam Menjawab Problem
Pembelajaran di Mi). Auladuna: Jurnal Prodi Pendidikan Guru Madrasah
Ibtidaiyah, 1(2), 94-111.

0 komentar:
Posting Komentar