28.12.24

Jawaban UAS - Essay 10

 

Jawaban UAS Psikologi Lingkungan

Mata Kuliah

Psikologi Lingkungan 

Dosen Pengampu

Dr. Dra. Arundati Shinta, MA

Essay - 10

Oleh 

Widi Purbaningsih

23310410009

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq melakukan inspeksi mendadak (sidak) di depo sampah Mandala Krida, Kota Jogja dan TPA Piyungan, Bantul. Sejumlah pernyataan disampaikannya menyoroti polemik sampah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Kecewa Kondisi Sampah di Jogja

Sidak ke depo Mandala Krida dilakukan Hanif sebelum berangkat ke TPA Piyungan.

Hanif meminta klarifikasi dari Pemkot Jogja soal depo yang dipenuhi tumpukan sampah.

Hanif menyebut Pemerintah Daerah, baik tingkat kota/kabupaten maupun provinsi, harus segera mencari jalan keluar yang konkret untuk menangani masalah sampah di Jogja. Sebab, menurutnya, masalah sampah Jogja ini muncul lantaran mulai ditutupnya TPA Piyungan.

Terjunkan Tim-Tempuh Jalur Hukum

Setelah sidak ini, Hanif mengaku akan menurunkan tim penyidik dan pengawas lingkungan hidup untuk menyelidiki masalah sampah di Kota Jogja. Selain itu, bakal menempuh langkah hukum jika nantinya ditemukan pihak yang terbukti lalai.

Hanif juga menyarankan agar pemerintah daerah belajar dari daerah lain yang sukses dalam pengelolaan sampah, seperti Surabaya dan Banyumas. Selain itu ia juga akan meminta jajaran Kementerian Lingkungan Hidup untuk segera mencari solusi permasalahan sampah di Jogja.

Saran Pengelolaan Sampah

Hanif juga meminta pemerintah di DIY untuk memperbanyak bank sampah di hulu. Selain itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diminta mengolah food waste atau sampah sisa makanan secara maksimal.

Hanif mengatakan, kebijakan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X agar setiap kabupaten/kota mengolah sampah adalah langkah tepat. Menurutnya, kebijakan itu juga menjadi pembelajaran bahwa pengelolaan sampah adalah hal yang penting.

Gubernur telah mengambil kebijakan dengan memberikan sebenarnya pelajaran bagi kita semua bahwa pengelolaan sampah wajib dilakukan secara intensif

TPA ini ditutup sementara oleh Pak Gubernur sembari melakukan penataan supaya lebih ramah lingkungan

0 komentar:

Posting Komentar