7.12.24

Esai Tujuh : Menjadi Nasabah Bank Sampah

Menjadi Nasabah Bank Sampah Daur Resik



Sulestiyo Rimang Razikan 23310410007 


Dosen Pengampu Dra. Arundati Shinta, M.A.


Pada hari sabtu 7 Desember saya mengerjakan salah satu tugas dari psikologi lingkungan yaitu menjadi nasabah bank sampah. Sebenarnya saya menemukan banyak bank sampah yang ada di jogja tetapi saya memilik Daur Resik. Selain sudah mengikuti kiprah daur resik sejak lama saya juga merasa Daur Resik lebih menarik dan mudah di akses dibandingkan beberapa bank sampai lainnya. Selain karena dikemas dan disosialisasikan secara modern Daur Resik juga memberi waktu dan lokasi yang lebih jelas dan fleksibel. Kita bisa mengakses jadwal kunjungan melalui instagram Daur Resik.
 
Setelah menyesuaikan jadwal, saya datang ke drop point Pasar Sehat Sagan IFI LIP pada pukul 11:20.  Hal yang menarik adalah para penyetor bisa antri dengan tertib walapun sedang membawa banyak barang yang akan di setorkan. Pada saat saya datang antrian didominasi oleh ibu-ibu muda hanya ada 2 orang remaja pria. Pada hari sebelumnya saya sudah memilahkan sampah sesuai ketentuan dari dari Daur Resik. Memisahkan tutup dan label dari botolnya.



Setelah menganti sampah saya ditimbang dan di sesuaikan dengan kategori yang ada. Setelah itu kita akan mendapat uang untuk beberapa kategori umum seperti botol, gelas plastik, duplek, kertas dan lain lain. kita juga bisa menyetorkan barang dalam kategori khusus, seperti pakaian bekas, alat elektronik bekas, helm bekas dan baterai bekas. 

Saya berharap lebih banyak laki bank sampay yang bisa menyesuaikan dengan perkembangan jaman agar lebih banyak yang teredukas dan tertarik untuk berkontribusi mengelola sampah.








0 komentar:

Posting Komentar