Tugas Esai 7 : Menjadi Nasabah Bank Sampah
Mata Kuliah : Psikologi Lingkungan
Dosen Pengampu : Dr. Dra. Arundati Shinta, MA
Yelsi Adel Quraini (24310420037)
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
INISIATIF MENUJU LINGKUNGAN BERSIH DENGAN MENJADI NASABAH BANK SAMPAH MAKMUR SEJAHTERA MANDIRI
Bank sampah adalah tempat untuk mengumpulkan dan memilah sampah yang sudah dipisahkan menurut jenisnya. Masyarakat dapat menyetorkan sampah kering seperti plastik, kertas, dan logam, yang kemudian dikelola untuk didaur ulang atau dijadikan kerajinan. Sistem ini mirip dengan perbankan, di mana penyetor mendapatkan buku tabungan dan imbalan berupa uang. Tujuan utama bank sampah adalah mengurangi volume sampah, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Bank sampah adalah inisiatif yang muncul untuk mengatasi masalah sampah di Indonesia, yang semakin meningkat seiring pertumbuhan populasi. Melalui bank sampah ini, masyarakat dapat mengelola sampah kering dengan cara memilah dan menabungnya, sehingga menghasilkan nilai ekonomi dari sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai. Bank sampah tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengumpulan, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Dengan demikian, bank sampah berkontribusi pada pengurangan limbah dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Keberadaan bank sampah di Yogyakarta menunjukkan inovasi dalam menangani masalah sampah.
Pada tanggal 29 November, saya menjadi nasabah Bank Sampah Makmur Sejahtera Mandiri yang berlokasi di Jl. Alun-Alun Utara, Ngupasan, Kec. Gondomanan, Kota Yogyakarta. Melalui proses pendaftaran, saya mulai menyetorkan sampah kering, termasuk botol plastik, yang memiliki nilai ekonomis. Bank sampah ini memberikan imbalan berupa uang berdasarkan berat sampah yang disetorkan yang ditabungkan dan dicatat dalam buku tabungan yang diberikan. Dengan bergabung menjadi nasabah bank sampah ini, saya berkontribusi pada pengelolaan sampah yang lebih baik dan mendukung lingkungan bersih di Yogyakarta. Pada saat pertama kali ke bank sampah saya menyetorkan botol plastik dengan berat 0,32 kg yang menghasilkan uang dalam bentuk saldo sebesar Rp 384. Untuk kedua kalinya pada tanggal 13 Desember 2024, saya menyetorkan botol plastik juga dengan berat sebesar 1,08 kg yang menghasilkan saldo Rp 2.030. Dengan menjadi nasabah bank sampah, saya akan mendapatkan imbalan finansial dari sampah yang saya pilah dan disetorkan ke bank sampah.
(N.B : Klik buka gambar untuk mendapatkan hasil jernih)




0 komentar:
Posting Komentar