Tugas Esai 5 : Ekperimen di Rumah Dosen
Mata Kuliah : Psikologi Lingkungan
Dosen Pengampu : Dr. Dra. Arundati Shinta, MA
Yelsi Adel Quraini (24310420037)
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
MEMBUAT KOMPOS, SABUN CAIR, ECO ENZYM, PARCEL,MEMPRODUKSI SAMPAH SECARA BERTANGGUNGJAWAB, SERTA MENGATASI RASA MALAS
Pengelolaan limbah dan produk ramah lingkungan menjadi isu penting di era modern ini, seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan keberlanjutan. Dalam konteks ini, topik-topik seperti kompos, sabun cair, eco enzyme, parcel, memproduksi sampah secara bertanggung jawab, dan atasi rasa malas menjadi sangat relevan.
Kompos sebagai pupuk alami dapat mengurangi limbah organik, sementara sabun cair yang berbahan alami menawarkan alternatif yang lebih sehat untuk kebersihan pribadi. Eco enzyme, hasil fermentasi limbah organik, berfungsi sebagai pembersih dan pupuk yang efektif. Selain itu, penggunaan parcel berisi produk ramah lingkungan dapat meningkatkan kesadaran akan keberlanjutan. Memproduksi sampah secara bertanggung jawab adalah langkah penting menjaga lingkungan, dan mengatasi rasa malas dalam melakukan tindakan berkelanjutan adalah tantangan yang perlu dihadapi.
Pada hari Minggu, tanggal 13 Oktober 2024 saya bersama teman sekelas berkunjung ke rumah ibu Arudanti Shinta untuk melakukan eksperimen tentang pengelolaan sampah. Kegiatan ini bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang pentingnya memilah dan mengolah sampah dengan cara yang benar. Dalam konteks global, masalah sampah menjadi isu yang semakin mendesak, terutama di Indonesia yang merupakan salah satu negara penghasil sampah terbesar di dunia.
Kompos adalah salah satu solusi efektif untuk mengelola limbah organik dan meningkatkan kesuburan tanah dan merupakan salah satu jenis pupuk organik yang sudah ada sejak lama. Pengertian kompos adalah bahan-bahan organik yang sudah mengalami proses pelapukan karena terjadi interaksi antara mikroorganisme atau bakteri pembusuk yang bekerja di dalam bahan organik tersebut. Pembuatan kompos dilakukan dengan cara sederhana di rumah, menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat. Dengan memanfaatkan limbah organik, kita dapat menciptakan siklus nutrisi yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sintetis. Bahan organik yang dimaksud yaitu:
• 5 tutup botol EM4
• 5 tutup botol tetes tebu
• Sampah kebun yang dirajang
• Sampah dapur yang dirajang
• Serbuk kayu
• Dedak atau bekatal 2 gelas
• Tidak ada sampah hewani
• Daun sirih 50 lembar
• Air
• Topping kompos
• Tidak padat
• Garam
• POC
• Trichoderma
• Proses selama 14 hari
• 2 hari/1 kali diaduk
• Bantal Kompos
• Kapur tani
• Cara panen kompos dengan disaring, menggunakan arang halus, abu yang disaring, kulit telur ditumbuk
Selain kompos, terdapat juga eco enzym. Eco enzyme adalah larutan kompleks yang dihasilkan dari proses fermentasi limbah organik. Proses ini melibatkan mikroorganisme yang membantu menguraikan bahan organik menjadi senyawa yang berguna. Adapun bahan organik yang dibutuhkan untuk membuat eco enzym:
• 900 gram air
• 270 gram kulit buah
• 90 gram madu
• Proses terjadi selama 3 bulan
• Panen eco enzym – fermentasi kedua yaitu dengan merajang lerak, sereh, dan jeruk.
Selanjutnya terdapat eksperimen membuat sabun cair. Sabun cair, yang sering digunakan dalam rutinitas kebersihan, perlu diformulasikan dengan bahan alami untuk menghindari iritasi kulit dan dampak lingkungan negatif. Inovasi sabun cair berbahan dasar eco enzym menunjukkan potensi untuk mengurangi pencemaran. Adapun bahan yang diperlukan untuk membuat sabun cair yaitu:
• Eco enzym
• Pewangi dapat menggunakan sereh, melati, jahe
• 26 gram gliserin
• 200 gram mess
• 150 gram garam industri
• 90 gram aminor
• Food colour
• 200 gram Edta
Terdapat juga parcel berisi produk ramah lingkungan berupa kompos. Tas yang dibuat dari kertas kalender sebagai wadah kompos dapat berfungsi sebagai alternatif kemasan ramah lingkungan. Cikal bakal ekonomi sirkuler yaitu dengan:
• Memuat tas dari kertas kalender.
Memproduksi sampah secara bertanggung jawab sangat penting untuk menjaga kesehatan lingkungan dan keberlanjutan sumber daya alam. Memproduksi sampah secara bertanggung jawab dapat dilakukan dengan cara:
• Memilah sampah organik & anorganik
• Membersihkan sampah organik & anorganik
• Menata sampah organik & anorganik
Mengurangi perilaku malas dalam memilah samapah dengan:
• Membuat tong sampah dari kertas
(N.B : Klik buka gambar untuk mendapatkan hasil jernih)



0 komentar:
Posting Komentar