29.11.24

Essay 4 Melakukan Upcycling Sampah Anorganik & Merintis sebagai pengusaha ekonomi sirkular

                                          Tugas Psikologi Lingkungan

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45

Essay 4 Melakukan Upcycling Sampah Anorganik

& Merintis sebagai pengusaha ekonomi sirkular



Ade Satria Kurniawan 23310410065

Dosen Pengampu Dr., Dra. ARUNDATI SHINTA, MA


Limbah anorganik merupakan jenis limbah yang sulit terurai secara alami oleh mikroorganisme pengurai. Limbah anorganik sumbernya bukan berasal dari makhluk hidup. Sementara, arti dari limbah itu sendiri adalah sisa produksi atau buangan yang tidak terpakai dari hasil kegiatan manusia ataupun alam.

Dikutip dari modul Prakarya Paket B Setara SMP/MTs Kelas VIII bertajuk "Limbah Bernilai" oleh Yenti Rokhmulyenti, S.Pi dan Suci Paresti, berdasarkan senyawanya, limbah dikelompokkan menjadi tiga jenis, yakni limbah organik, limbah anorganik, dan limbah bahan berbahaya beracun (B3).

Kebalikan dari anorganik, limbah organik merupakan limbah yang sifatnya dapat mudah membusuk (bisa terurai), seperti sisa-sisa makanan, kotoran hewan dan manusia, daun-daunan, dan lain-lain.

Upcycling sering dianggap sebagai sebuah proses di mana bahan-bahan limbah diubah menjadi sesuatu yang memiliki nilai dan/atau kualitas lebih tinggi dalam kehidupan kedua mereka. Ini semakin diakui sebagai cara yang menjanjikan untuk mengurangi penggunaan bahan dan energi. Tak hanya manfaat lingkungan, upcycling ini juga biasanya memiliki manfaat ekonomi.

Dengan upcycling sampah-sampah anorganik tidak perlu lagi dibuang sia-sia atau dibakar yang sudah pasti menyebabkan polusi udara. Melalui upcycling barang-barang menjadi kembali bermanfaat dan lebih bernilai. Upcycling juga merupakan langkah nyata dalam mengurangi produksi sampah kamu. Yakin deh, one way or another pasti kita pernah praktek ini atau pernah lihat orang yang melakukan upcycling.

Dalam kesempatan ini saya mencoba membuat tempat pensil/pulpen dan atk. Alat dan bahan yang di gunakan pertama botol bekas air mineral yang ukuran 600 ml, kemudian pisau kater sesuai ukuran yang ada di rumah, selanjutnya kertas warna warni yang ada di rumah. Selanjutnya botol saya potong menjadi 2 bagian, yang kita gunakan adalah bagian yang bawah, bagian atas bisa di gunakan sebagai penutup. Selanjutnya botol bagian bawah di hias dan di tempel kertas warna warni tadi. Tempat pulpen/pensil di hias sedemikian rupa agar cantik dan menggoda untuk di jual. Selain bermanfaat sebagai tempat pensil, pulpen dan ATK lainnya. Barang daur ulang ini bisa juga menghasilkan cuan jika di seriusin dengan baik dan maksimal. 



Selesai demikian rangkaian seluruh essay sudah di selesaikan dengan baik dan Tuntas. Semoga mendapatkan nilai yang terbaik dari bu Dosen. Aamiin


0 komentar:

Posting Komentar