9.11.24

Esai 9 - Jawaban Ujian Mid

                                               



Nama: Kanina Hanifadila R.

NIM: 23310410078

Kelas: Psikologi SP

Mata Kuliah: Psikologi Lingkungan

Dosen Pengampu: Ibu Dr. Arundati Shinta, MA.

Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta



Pandawara sebagai Role Model Kepedulian Lingkungan Hidup

Berita mengenai sungai tercemar seperti Sungai Citarum dan lainnya menjadi sorotan. Polutan baik dari sampah maupun limbah dari rumah tangga maupun industri Sungai Citarum melebihi ambang batas dari standar baku mutu kelas air. Faktor yang mempengaruhi salah satunya adalah masih banyak masyarakat yang membuang sampah di sungai maupun saluran drainase sehingga menyebabkan banjir ketika hujan turun akibat adanya penyumbatan aliran; bahkan banyak bangunan-bangunan non permanen yang berdiri di atas saluran air sehingga air tidak dapat mengalir dengan lancar (Zakir, et al., 2023).

Aliran sungai dapat menunjang kehidupan, baik bagi manusia di sekitar maupun bagi serangkaian ekosistem perairan maupun terestrial. Hanya saja sungai yang ada di Indonesia kebanyakan tidak tercemar, sehingga dampaknya akan dirasakan oleh banyak manusia di sekitar maupun ekosistem di sungai tersebut (Solikah, et al., 2023). Oleh karena itu, perlu adanya kesadaran dan tingkah laku yang sinkron untuk mengatasi pencemaran sungai agar lingkungan tetap lestari. Salah satu hal yang bisa menjadi panutan atau role model adalah Pandawara Group sebagai sosok komunitas peduli dan sadar bahkan berkontribusi besar untuk lingkungan yang diintervensi.

Pandawara Group sendiri telah banyak melakukan aksi dalam membersihkan lingkungan. Tercatat pada tahun 2023, Pandawara Group telah membersihkan lingkungan yang kotor baik itu sungai ataupun selokan dan lain-lainnya terdapat sebanyak 80 titik diantaranya ada Pantai Cibutun Loji, Kampung Cibutun, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang merupakan pantai terkotor di Jawa Barat  (Tamba, et al., 2024). Kontribusi yang besar tersebut bisa menjadi contoh yang baik bagi dan mengetuk kesadaran dan pola pikir pro lingkungan untuk masyarakat luas karena kegiatan tersebut juga diunggah di media sosial sehingga tersebar secara luas. Dengan berbagai jangkauan melalui sosial media, inisiatif pendidikan serta kerja sama dengan kemitraan masyarakat, kelompok ini menanam rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan mendorong partisipasi aktif dalam upaya pelestarian lingkungan (Tamba, et al., 2024). Kegiatan yang dilakukan oleh Pandawara Group hampir mirip dengan before-after. Kegiatan before-after sejatinya adalah salah satu aksi penanggulangan sampah dengan menunjukkan perubahan suatu tempat yang sedang diintervensi. Kegiatan ini bertujuan untuk memungut sampah yang ada di suatu tempat sehingga tempat tersebut menjadi lebih bersih. Diharapkan kegiatan yang dilakukan oleh Pandawara Group serta komunitas lainnya yang peduli lingkungan turut terinspirasi dan berpartisipasi dalam pengelolaan sampah dan limbah dengan bijak.

Bumi menjadi tanggung jawab bersama, sehingga lingkungan hidup yang lestari adalah tanggung jawab bagi semua, terutama yang menempati wilayah tersebut. Untuk mewujudkan lingkungan yang lestari perlu gerakan dari seluruh masyarakat baik dari pemerintah, industri, serta masyarakat yang itu sendiri. Oleh karena itu, penting untuk mewujudkan kesadaran. Kesadaran Lingkungan merupakan tindakan atau sikap yang diarahkan untuk memahami tentang pentingnya lingkungan yang sehat, bersih, dan sebagainya. Kesadaran dalam lingkungan hidup dapat dilihat dari perilaku dan tindakan seseorang dalam keadaan dimana seseorang merasa bebas dari tekanan (Gabriela & Sugiarto, 2020).

Untuk hasil yang lebih optimal, seperti yang dilakukan Pandawara Group maka perlu adanya kerja sama. Hal yang bisa dilakukan adalah salah satunya dengan menerapkan upaya remediasi. Selain sampah, limbah rumah tangga ataupun industri perlu dicek untuk mengetahui baku mutu agar polutan tidak melebihi ambang batas. Hal ini bisa dilakukan sebagai langkah pencegahan; sehingga dengan langkah seperti sosialisasi terhadap masyarakat sekitar tentang bagaimana cara remediasi atau pemulihan, pengecekan baku mutu sanitasi, dan lain-lain bisa menjadi opsi untuk diterapkan.


Daftar Pustaka

Gabriela & Sugiaro. (2020). Kesadaran dan Perilaku Ramah Lingkungan Mahasiswa di Kampus. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jish-undiksha.v9i2.21061

Solikah, et al. (2023). Upaya Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat Dalam Menjaga KebersihanLingkungan Sungai Dengan Aksi Membersihkan Sungai. Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara (JMMN), 2(4), pp. 38-41.

Tamba, et al. (2024). Peran Komunitas Pandawara Dalam Mengantisipasi Pencemeran Lingkungan Hidup. Interdisciplinary Explorations in Research Journal, 2(2).

Zakir, et al. (2023). Sosialisasi Kebersihan Air Sungai pada Masyarakat Sekitar Kanal Victory Kota Sorong. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 1(6).

0 komentar:

Posting Komentar