10.1.26
ESAI 7 MY BIGGEST ACHIEVEMENT
ESAI 7 MY BIGGEST ACHIEVEMENT
PSIKOLOGI INOVASI
DOSEN PENGAMPU : Dr. Dra. Arundati Shinta, MA.
Rosita
22310410108
PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA
2026
Sejak bergabung dengan tim penjualan, saya telah berkomitmen untuk mencapai target bulanan dengan hasil yang konsisten. Setiap bulan, saya berhasil menjadi yang teratas dengan penjualan terbaik, yang tercermin dalam angka-angka penjualan yang melampaui rata-rata tim. Ini bukanlah kebetulan; saya menerapkan strategi seperti membangun hubungan baik dengan pelanggan, memahami kebutuhan mereka, dan menerapkan target pribadi. Misalnya, saya sering melakukan follow-up rutin dan menawarkan solusi yang disesuaikan, yang membuat pelanggan kembali lagi dan jika hari ini kurang maksimal maka hari berikut lebih optimal lagi. Pencapaian ini tidak hanya memberikan kepuasan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan, karena penjualan saya dapat membantu mencapai target keseluruhan tim.
Di luar angka penjualan, saya juga diakui oleh atasan dan rekan kerja sebagai karyawan yang disiplin dan konsisten. Disiplin saya terlihat dari kehadiran tepat waktu, dan kemauan untuk belajar hal baru. Konsistensi datang dari komitmen jangka panjang—saya tidak pernah puas dengan hasil rata-rata dan selalu berusaha meningkatkan performa. Apresiasi ini sering diberikan melalui penghargaan bulanan atau testimonial dari Supervisor, yang membuat saya merasa dihargai dan termotivasi untuk terus berkembang.
Tentu saja, pencapaian ini tidak datang tanpa tantangan. Industri penjualan penuh dengan persaingan ketat, tekanan target yang tinggi, dan kadang-kadang minat pasar yang tidak menentu. Saya pernah menghadapi bulan-bulan di mana penjualan sulit karena kurangnya wisatawan yang menjadi target pelanggan kami, tetapi saya mengatasinya dengan meningkatkan keterampilan seperti bagaimana menarik perhatian pelanggan atau menarik minat pelanggan terhadap produk kami.Tantangan ini justru memperkuat ketahanan mental saya, mengajarkan bahwa kegagalan sementara adalah bagian dari proses menuju kesuksesan.
Secara keseluruhan, pencapaian ini telah membentuk saya menjadi individu yang lebih kuat dan bertanggung jawab. Melalui predikat peringkat teratas setiap bulan dan apresiasi sebagai karyawan disiplin, saya belajar bahwa kesuksesan datang dari kombinasi kerja keras, strategi yang tepat, dan ketekunan. Ini bukan hanya tentang angka, tetapi juga tentang membangun reputasi yang positif. Kedepannya, saya berharap dapat menerapkan nilai-nilai ini dalam karir yang lebih luas, mungkin dengan mengembangkan bisnis sendiri. Pencapaian ini mengingatkan saya bahwa dengan disiplin dan konsistensi, kita dapat mencapai puncak dan menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama.
9.1.26
Psi Lingkungan - Esai Prestasi – Dr. A. Shinta, M. A - SPSJ - 14 Desember 2025
Esai Prestasi – Social Service
Hana Fardilla – 24310410048 –
Psikologi Kelas Karyawan
Psikologi Lingkungan - Esai Prestasi -
Dr. A. Shinta, M. A
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Participating in community service has been an important part of my personal growth, as it taught me responsibility, empathy, and awareness of shared spaces. Through both routine and special activities, I learned that community service can be practiced in everyday life as well as through direct social engagement.
The first community service activity recorded in this assignment was washing dishes at the office, which took place on November 18, 2025. This activity is not new to me, as I often do it whenever I visit the office, usually once a week. Although it is a simple and routine task, washing dishes plays an important role in maintaining cleanliness and comfort in a shared working environment. By doing this regularly, I have learned to take initiative, contribute without being asked, and understand that maintaining common facilities is a collective responsibility.
The second community service activity was carried out on December 14, 2025, when I volunteered to play and explore with deaf children. During this activity, I engaged in various interactive games and learning activities that encouraged creativity and communication. I was also introduced to basic sign language, which helped me communicate more effectively with the children. Despite initial communication challenges, the experience was joyful and emotionally meaningful.
This activity left a strong impression on me and motivated me to take sign language courses afterward. Learning sign language became a way for me to continue supporting inclusive communication and to deepen my understanding of the deaf community. Overall, these two community service activities helped me grow into a more empathetic, responsible, and socially aware individual.
ESAI 6 MELAKUKAN PERUBAHAN DIRI
ESAI 6 MELAKUKAN PERUBAHAN DIRI
PERUBAHAN DIRI LEWAT JOGGING RUTIN
PSIKOLOGI INOVASI
DOSEN PENGAMPU : Dr. Dra. Arundati Shinta, MA.
Rosita
22310410108
PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45
YOGYAKARTA
2026
Keluar rumah pagi-pagi dan kemudian berlari sejauh 3 kilometer. kaki pegel, badan berkeringat. Sampai rumah, capeknya minta ampun. Kadang muncul pertanyaan, “Kenapa saya repot-repot melakukan ini?” Jarak tiga kilometer terasa jauh sekali. Namun ada dorongan untuk tetap menyelesaikannya, walau dengan langkah pelan.
Tantangannya? Ya, ada aja. Kadang hujan, atau kalau capek kerja, pengen tidur aja, tapi ingat janji sama diri sendiri. Yang bikin semangat adalah berat badan turun sedikit, dan badan lebih ringan.
Minggu demi minggu berlalu, dan tanpa disadari muncul rasa disiplin yang sebelumnya jarang saya miliki. Jogging bukan lagi soal jarak tiga kilometer, tapi soal komitmen pada diri sendiri.
Pada minggu kedelapan dan kesembilan saya mencoba menambah jarak menjadi 5 kilometer untuk persiapan lomba lari dengan jarak 5 kilometer juga. Ternyata saya bisa menempuh jarak tersebut dengan rute yang sama, yang akan dilalui pada lomba lari tersebut.
M | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
W | 49 | 45 | 41 | 54 | 57 | 51 | 58 | 79 | 88 | 81 |
J | 3,23 | 3,37 | 3,28 | 4,15 | 4,41 | 4,11 | 4,55 | 5,19 | 5,11 | 5,11 |
M= Minggu Ke-n, W= Waktu dalam menit, Jarak= Jarak dalam KM
Jogging mengajarkan saya bahwa perubahan diri tidak selalu datang dari keputusan besar atau momen dramatis. Kadang, perubahan lahir dari langkah-langkah kecil yang diulang, meski dengan rasa malas, lelah, dan keraguan. Jogging sejauh tiga kilometer mungkin terlihat sepele bagi sebagian orang, tapi bagi saya, itu adalah bukti bahwa saya bisa berubah, pelan-pelan, dengan cara yang sederhana namun nyata.
Jogging mengajarkan tentang ketekunan, bahwa perubahan tidak datang instan, tapi dengan usaha dan mampu mengalahkan diri sendiri.
Psi Lingkungan - Esai 8 – Nasabah Bank Sampah - Dr. A. Shinta, M. A - SPSJ – 9 Januari 2026
Being a Bank Sampah Member
Hana Fardilla – 24310410048 – Psikologi Kelas Karyawan
Psikologi Lingkungan - Esai 8 - Dr. A. Shinta, M. A
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Becoming a member of a bank sampah has been a meaningful
experience that changed the way I view waste and my daily habits. Before
joining, I often thought of waste as something useless that only needed to be
thrown away. However, by becoming a nasabah bank sampah, I learned that
waste can have value if it is managed properly and responsibly.
I save my waste at the Bank Sampah Sawo Kecik, which is located in the Community Hall of RW 63, Candi Gebang Permai Housing Complex, Sleman, Yogyakarta. Established in 2014, this waste bank was later officially named the Sawo Kecik, carrying the motto “sorted waste into blessings.”
As a member, I participated in saving waste at least two times. In the
first saving activity, I collected several types of household waste, including plastic
bottles, cardboard, putihan, HD, anda BDA, with a total weight of 2.3 kilograms.
After the waste was weighed and recorded by the bank sampah officer, I received
3,050 rupiah, which was added to my waste savings account. Although the amount
was not very large, the experience itself was rewarding because it showed that
small actions can still contribute to environmental sustainability.
The second saving activity was carried out on where I submitted plastic
bottles and cardboard weighing 1,9 kilograms. From this deposit, I obtained 1,500
rupiah. Through this process, I became better in sorting waste at home and more
aware of the types of waste that can be recycled.
Overall, becoming a nasabah bank sampah has taught me the
importance of environmental responsibility, consistency, and community
participation. The activity of saving waste not only helps reduce the amount of
waste sent to landfills, but also encourages people to adopt a cleaner and more
sustainable lifestyle. This experience motivated me to continue participating
in waste management efforts and to invite others to be more conscious of how
they handle waste in their daily lives.
Psi Lingkungan - Esai 9 – Patisipasi Lomba - Dr. A. Shinta, M. A - SPSJ - 23 Desember 2025
Competition Participation
Hana Fardilla – 24310410048 – Psikologi Kelas Karyawan
Psikologi Lingkungan - Esai 9 - Dr. A. Shinta, M. A
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Joining competitions has been one of the most meaningful experiences in
my academic journey, as it allowed me to challenge myself beyond the classroom
and develop both personal and academic skills. Among the competitions I
participated in were a poetry writing competition and the Erlangga English
Speech Competition. Although they were different in form, both experiences
played an important role in shaping my confidence and self-expression.
The poetry writing competition gave me a space to express thoughts and
emotions through words. Writing poetry required me to be more reflective and
sensitive to language, as every line had to carry meaning and feeling. During
the process, I learned how to organize ideas creatively while still maintaining
clarity and depth. This competition also taught me patience, as revising poems
repeatedly was necessary to achieve the best result. More importantly, it
allowed me to understand myself better through writing, turning personal
experiences into meaningful literary works. Though I did not win, I’ve gotten my
chance to collaborate in a poetry book, as shown here:
Meanwhile, participating in the Erlangga English Speech Competition
challenged me in a different way. Speaking in front of an audience in a foreign
language required strong preparation, confidence, and mental readiness. I had
to practice pronunciation, intonation, and body language to ensure that my
message could be delivered clearly and effectively. Although I felt nervous at
first, standing on the stage helped me overcome my fear of public speaking and
improved my ability to communicate ideas in English. You can see the video
here: https://vt.tiktok.com/ZS5XE7qwj/
Overall, joining these competitions was not only about winning or
losing, but about growth and learning. Both experiences taught me discipline,
self-confidence, and the courage to step outside my comfort zone. They also
motivated me to continue developing my writing and speaking skills, which will
be valuable for my academic and professional future.
Psi Lingkungan - Esai 9 - Partisipasi Lomba - Dr. Arundati Shinta, M.A - Januari 2026 - Maria Novita 24310410008
MARIA NOVITA
24310410410008
Psikologi Lingkungan
Dosen Pengampu : Dr. Arundati Shinta, M.A
Essay 9 – Partisipasi Lomba
Fakultas Psikologi Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
Pada hari sabtu tanggal 13 Desember 2025 saya mengikuti jalan sehat memperingati hari disabilitas "Jejak Langkah Menuju Inklusivitas" yang di selenggarakan di halaman rektorat UNY di mulai pukul 05.30
Di acara jalan sehat juga diadakan kegiatan senam bersama, fun walk, unity game, pertunjukan tari silat, tari jonget dari anak berkebutuhan khusus dan juga pembagian doorprize yang menarik.
Dalam lomba jalan sehat, peserta terdorong untuk bergerak lebih aktif sehingga meningkatkan stamina, daya tahan tubuh, melancarkan sirkulasi darah, mengurangi risiko penyakit jantung, dan masih banyak manfaat lain yang kita peroleh.
Pada hari minggu tanggal 21 Desember 2025 saya juga mengikuti lomba lari sejauh 5K di Pemda Sleman.
Dalam acara ini saya mendapatkan benefit jersey eksklusif, medali untuk semua finisher, bib number, voucher, serta dokumentasi gratis. Fun Run ini di ikuti mulai dari anak – anak hingga dewasa, mengikuti Fun Run ini adalah pengalaman pertama saya.
Ikut berpatisipasi mengikuti lomba ini bukan hanya tentang menang atau meraih juara, tetapi yang lebih penting adalah pengalaman berharga yang kita dapat.
.jpeg)










