29.5.26

ESSAY 1- BRIGITA CELZY DEIVIA (23310410111)MERIVEW JURNAL MOTIVASI

 


 
"PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP PERILAKU INOVATIF KARYAWAN"


NAMA        : BRIGITA CELZY DEIVIA
NIM             : 23310410111
MATA KULIAH : PSIKOLOGI INOVASI
DOSEN PENGAMPU : Dr. Arundati Shinta, M.A


Topik

Pengaruh praktik berbagi pengetahuan (Knowledge sharing) dan jenis motivasi kerja  (ekstrinsik dan intrinsic) terhadap pembentukan perilaku inovatif karyawan.

Sumber

(Anggraini & Mansyur, 2024). Pengaruh Motivasi Kerja terhadap Perilaku Inovatif Karyawan. Oikonomia: Jurnal Manajemen, 20(1), 43-56. http://dx.doi.org/10.47313/oikonomia.v20i1.3046

permasalahan

Meskipun literatur menunjukan bahwa berbagai pengetahuan berkorelasi kuat dengan perilaku inovatif, mekanisme atau alasan bagaimana proses tersebut mendorong perilaku kerja inovatif secara spesifik masih kurang jelas,disamping itu, pada konteks khusus di sekolah menengah kejuruan (SMK) 1 semaraang yang berbasis Teknik, terdapat kesulitan tersendiri dalam mengintegrasikan informasi dan insentif kerja secara efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang kreatif bagi siswa

Tujuan penelitian

Untuk mengeksplorasi lebih jauh mekanisme yang mendasari hubungan antara berbagi pengetahuan inovatif terhadap perilaku inovatif seseorang. Secara spesifik, untuk mengetahui dan menguji pengaruh dari variable berbagi pengetahuan, motivasi ekstrinsik, dan motivasi intrinsic terhadap perilaku inovatif para guru di SMK N 1 semarang

isi

Berbagi pengetahuan (Knowledge Sharing) Tindakan saling menukar informasi,ide,gagasan dan pengalaman (baik berupa pengetahuan eksplisit maupun tacit) guna meningkatkan pemahaman kolektif dan kemampuan inovatif organisasi. Motivasi kerja dibagi menjadi dua dimensi, motivasi ekstrinsik dengan dorongan kerja yang bersumber dari luar individu, seperti imbalan finansial,barang,pujian, atau system penghargaan. Motivasi intrinsic dengan dorongan yang berasal dari kepuasan internal,minat pribadi, rasa percaya diri, serta tantangan dalam tugas yang dijalankan. Perilaku inovatif Tindakan kesengajaan individu untuk menviptakan, mengenalkan, dan menerapkan ide-ide baru yang berguna bagi kelompok atau organisasi

Metode penelitian

Menggunakan metode pendekatan penelitian kuantitatif mengugnakan data primer. Menggunakan populasi & sampel seluruh guru SMKN 1 semarang, pengambilan sampel menggunakan Teknik Purpossive sampling dengan jumlah 104 responden.

Kriteria sampel usia minimal 20 tahun, Pendidikan minimal SMK/SMA dan masa kerja minimal 1 Tahun. Dengan penyebaran data kuesioner

Teknik analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS untuk menguji intrumen uji validitas,uji realibilitas serta analisis regresi linier berganda untuk uji hipotesis

Hasil 

Karakteristik responden mayoritas berjenis kelamin laki-laki 56 orang, berstatus menikah (80 orang), berusia diatas 30-40 tahun (76 orang), berpendidikan terakhir S1 (90 orang), dengan lama bekerja 1-5 tahun (83 orang). Uji model nilai adjusted R Square sebesar 0,261 dengan nilai signifikan F sebesar 0,000. Artinya, variasi dari gabungan variable independent mampu menjelaskan perilau inovasi guru sebesar 26,1%.

Diskusi

Berbagi pengetahuan ditemukan tida berpengaruh signifikan terhadap perilaku inovatif dalam penelitian ini. Hal ini diduga terjadi karena adanya pengaruh perbedaan konteks organisasi serta karakteristik individu yang memoderasi hubungan kedua varibael tersebut namun tidak diperhitungkan secara ketat dalam penelitian

Kesimpulan

 

Penelitian ini menyimpulkan bahwa secara parsial, berbagi pengetahuan dan motivasi ekstrinsik tida memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku inovatif guru di SMKN 1 semarang, sebaliknya, motivasi intrinsic memiliki pengaruh positif dan signifikan yang kuat terhadap perilaku inovatif mereka.

0 komentar:

Posting Komentar