PSIKOLOGI INOVASI
Esai 3a & 3b - Menjadi Suri Tauladan
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta, M.A
Nama: Annisa Septiana Putri
NIM: 23310410108
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45
Yogyakarta
2026
Menjadi mahasiswa di era Gen Z bukanlah hal yang mudah. Selain harus mengikuti kegiatan perkuliahan dan menyelesaikan tugas, mahasiswa juga sering menghadapi tekanan dari lingkungan sekitar maupun dari diri sendiri. Banyak mahasiswa merasa lelah karena tugas yang menumpuk, memikirkan nilai, atau merasa khawatir terhadap masa depan. Ditambah lagi, media sosial sering membuat seseorang membandingkan dirinya dengan orang lain. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki mental yang kuat dan sikap yang baik agar dapat menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari.
Tips pertama adalah memiliki resiliensi atau kemampuan untuk bangkit saat menghadapi kesulitan. Dalam dunia perkuliahan, kegagalan merupakan hal yang biasa terjadi. Misalnya mendapatkan nilai yang kurang memuaskan, sulit memahami materi, atau merasa stres karena banyaknya tugas. Namun, keadaan tersebut seharusnya tidak membuat mahasiswa menyerah begitu saja.
Mahasiswa yang memiliki resiliensi akan berusaha bangkit dan belajar dari pengalaman yang dialaminya. Ketika mengalami kegagalan, seseorang tidak perlu langsung merasa dirinya tidak mampu. Justru dari kegagalan tersebut seseorang bisa belajar untuk memperbaiki diri dan menjadi lebih baik lagi. Selain itu, ketika merasa lelah, seseorang boleh beristirahat sejenak agar pikirannya lebih tenang, lalu melanjutkan kembali usahanya.
Di zaman sekarang, banyak mahasiswa juga sering merasa minder karena terlalu sering melihat kehidupan orang lain di media sosial. Padahal apa yang terlihat di internet belum tentu sesuai dengan kenyataannya. Setiap orang memiliki proses hidup dan perjuangan yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, mahasiswa sebaiknya lebih fokus pada perkembangan dirinya sendiri daripada terus membandingkan diri dengan orang lain.
Tips kedua adalah menjadi suri teladan atau role model yang baik bagi lingkungan sekitar. Menjadi teladan tidak harus dimulai dari hal besar. Sikap sederhana seperti disiplin, datang tepat waktu, berbicara sopan, dan menghargai orang lain juga termasuk bentuk keteladanan. Hal-hal kecil tersebut dapat memberikan pengaruh positif kepada teman maupun lingkungan sekitar.
Sebagai generasi muda, mahasiswa juga sebaiknya mampu memberikan energi positif kepada orang lain. Contohnya seperti membantu teman yang sedang kesulitan, memberi semangat kepada teman yang sedang sedih, dan saling mendukung dalam hal yang baik. Selain itu, media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat, misalnya membagikan motivasi, pengalaman positif, atau semangat belajar kepada orang lain.
Resiliensi dan sikap menjadi suri teladan memiliki hubungan yang cukup erat. Seseorang yang memiliki mental kuat biasanya lebih mampu memberikan pengaruh baik kepada lingkungan sekitarnya. Begitu juga sebaliknya, seseorang yang ingin menjadi teladan akan terus belajar memperbaiki dirinya agar menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.
Kesimpulannya, menjadi mahasiswa yang tangguh dan suri teladan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Mahasiswa perlu belajar untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dan terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan memiliki resiliensi dan sikap positif, mahasiswa tidak hanya dapat berkembang untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu memberikan dampak baik bagi lingkungan sekitarnya.
Daftar Pustaka
Hendriani, Wiwin. 2018. Resiliensi Psikologis: Sebuah Pengantar. Jakarta: Prenadamedia Group.
Desmita. 2014. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Uno, Hamzah B. 2016. Teori Motivasi dan Pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Link YouTube:
1. https://youtube.com/shorts/Pe9-KlQBO6U?si=J_s_Z6MkUdlSXrVu
2. https://youtube.com/shorts/EkaFUKgT-vs?si=jdJBGjOTp5hgkGnd

0 komentar:
Posting Komentar