ESSAY 6
TIPS MEMBANGUN JIWA ENTREPRENEURSHIP
TUGAS MATA KULIAH PSIKOLOGI INOVASI
Dosen Pengampu : Dr., Dra. Arundati Shinta., MA
Oleh : Elvira Febrian (22310410187)
PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA
2025
Entrepreneurship berasal dari Bahasa perancis yaitu “entreprendre” yang berarti mengusahakan atau berusaha. Sedangkan dalam encyclopedia of America (1984) berarti pengusaha yang memiliki keberanian untuk mengambil resiko dengan menciptakan produksi, termasuk modal, tenaga kerja, bahan baku, dan dari usaha bisnis mendapat profit, entrepreneurship juga berasal dari bahasa prancis “entrepreneurial” yang berarti “to undertaker”, istilah entrepreneur pertama kali dikemukakan oleh Richard Cantillon(1755) pada saat melakukan penelitian tentang IQ entrepreneur.
Setiap manusia sejak lahir telah memiliki sifat entrepreneur, karena sejak lahir telah dibekali dengan keberanian dan kreativitas serta inisiatif, untuk belajar tentang hal baru setiap hari. Namun seiring dengan bertambahnya usia tidak semua anak dapat membawa sifat dinamis dan kreatif ini. Hal tersebut mengakibatkan pertumbuhan dari kepribadian dan kepercayaan diri tidak berkembang dan tumbuh dengan optimal. Oleh sebab itu perlu lingkungan keluarga yang mendukung sebagai wadah pertama kali manusia membentuk karakter dan menumbuhkan jiwa usaha kreatif, Berlanjut ke lingkungan pendidikan yang mengarahkan peserta didik untuk terbiasa belajar berjiwa entrepreneur dan membangun jiwa usaha kreatif serta pemanfaatan teknologi digital untuk belajar serta mengembangkan berbagai inovasi bisnis baru.
Hal tersebut selaras dengan teori ekologi perkembangan Urie Bronfenbrenner yang menyatakan bahwa dalam lingkungan terdapat interaksi yang sifatnya timbal balik dan memberikan pengaruh. Teori ekologi adalah teori yang membahas tentang perkembangan yang ditinjau dari lingkungan tempat individu tumbuh dan berkembang. Teori ini memiliki pandangan bahwa seorang individu tumbuh dan berperilaku baik ataupun buruk hal ini disebabkan oleh refleksi tentang lingkungan tempat ia tinggal.
Lingkungan keluarga merupakan lingkungan mikrosistem bagi seseorang , dimana lingkungan tersebut merupakan lapisan pertama seseorang dalam memulai kehidupannya. Oleh sebab itu keluarga merupakan salah satu faktor pendukung minat seseorang menjadi entrepreneurship , apabila keluarga memberikan dukungan untuk membangun usaha kreatif dan pengaruh positif terhadap minat berwirausaha maka seseorang akan memiliki minat berwirausaha, namun apabila keluarga tidak mendukung seseorang untuk berwirausaha maka minat berwirausaha akan semakin kecil atau bahkan tidak memiliki minat berwirausaha (Setiawan,2016)
Pendidikan merupakan lapisan eksosistem yang memegang peran penting dalam menanamkan mindset untuk menjadi seorang entrepreneurship. Pendidikan kewirausahaan dapat membentuk pola pikir, sikap dan perilaku pada peserta didik menjadi seorang wirausahawan sejati, sehingga mengarahkan mereka untuk memilih berwirausaha sebagai pilihan karir. Pendidikan akan membentuk wirausaha dengan meningkatkan pengetahuan tentang ilmu bisnis dan membentuk atribusi psikologi seperti halnya kepercayaan diri, penghargaan terhadap diri sendiri dan Self Efficacy ( Kuarilsky & Waistrad 1998 dalam Wahyu , 2016)
Selain hal tersebut lapisan kronosistem juga sangat berpengaruh bagi seseorang karena dengan adanya kemajuan digital saat ini kita dapat membangun jiwa entrepreneurship dengan memanfaatkan media digital sebagai tempat belajar dan berinovasi untuk bisa mengembangkan ide kreatif untuk untuk bisa menciptakan inovasi bisnis baru. Dalam pemanfaatannya untuk belajar teknologi digital ini dapat digunakan untuk menentukan sebuah ide bisnis yang sesuai dengan passion mereka, memahami, analisis, mengetahui permintaan, keinginan, dan segmentasi pasar agar pemasaran produk tidak salah tujuan, menentukan strategi untuk mencari modal, memahami dan melaksanakan berkelanjutan untuk mendapatkan manfaat jangka panjang dengan memanfaatkan manfaat dari teknologi disruptif, dan sebagainya.
Berikut adalah beberapa tips yang bisa digunakan untuk membangun jiwa entrepreneurship, masih banyak sekali tips untuk menjadi entrepreneurship namun tidak mungkin saya bahas semua karena memang banyak sekali hal yang bisa digunakan untuk menggali jiwa entrepreneurship. Dengan kita lebih terbuka terhadap pemikiran baru dan segala kemungkinan yang ada kita akan mampu untuk lebih aware dengan berbagai hal yang kita bisa gunakan untuk bisa membantu kita dalam membangun jiwa entrepreneurship ini.
LAMPIRAN
ESSAY 7
Link youtube untuk penjelasan Essay 6
VIDEO 1 https://youtu.be/Odf9yyRxNOs?si=x1S-VMQ9riAEB2Ks*
VIDEO 2 https://youtu.be/Yi1By6ZQ3U4?si=4m3OEsq81hwzEuk4
DAFTAR PUSTAKA
Kolaborasi, J., & Konflik, R. (n.d.). MEMBANGUN KARAKTER UNTUK MENGATASI KENAKALAN REMAJA MELALUI PENDIDIKAN DENGAN PENDEKATAN TEORI EKOLOGI BRONFENBRENNER. 6.
Manajemen, J., Ekonomi, D., Ketut, N., Muliastrini, E., Agama, S., & Amlapura, H. (2024). MEMBANGUN JIWA KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA DI ERA DIGITAL (Vol. 2, Issue 2). https://www.jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/jme
Nurhasanah, D., Safitri Nelaz, Y., Afriayini, N., Prajawati Pratiwi, L., & Piliang, A. (2025). Life Skill Berinovasi Dalam Usaha Kreatif dan Berguna Untuk Masyarakat Melalui Implementasi Enterpreneurship. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(9). https://doi.org/10.5281/zenodo.15332578
0 komentar:
Posting Komentar