Mimpi, sebuah kata yang sederhana
dan bermakna penuh khayalan. Saya memang termasuk orang yang banyak bermimpi,
mengapa tidak? Karena bermimpi itu gratis dan dibolehkan oleh siapapun. Saya merasa
bersyukur dengan apa yang diberikan Tuhan kepada saya, saya masih diberikan
kesehatan, kemampuan untuk melakukan hal-hal yang mondorong saya untuk
mewujudkan mimpi saya. Sekitar 3 tahun yang lalu setelah saya lulus dari
pendidikan setara Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SMA), saya mempunyai mimpi untuk
melanjutkan pendidikan di bangku perkuliahan. Setelah lulus saya tidak langsung
masuk kuliah, saya belajar bekerja hingga 2 tahun, dalam masa tersebut saya
berfikir dan ternyata ada mimpi saya yang timbul dalam fikiran saya, yaitu “kuliah”.
Setelah saya fikirkan matang-matang dan saya mengambil keputusan untuk
meninggalkan pekerjaan yang sudah 2 tahun saya tekuni, saya putuskan untuk
mulai mencari informasi kampus mana yang bias kuliah sambil bekerja. akhirnya
hingga pada suatu saat saya menemukan kampus di Yogyakarta yaitu Universitas
Proklamasi 45.Fakultas psikologi jurusan yang saya ambil, saya masuk fakultas psikologi karena memang masih jarang fakultas tersebut ada di daerah saya. Memang tidak mudah bekerja sambil kuliah, namun untuk mewujudkan mimpi apa yang tidak mungkin, saya harus bersusah payah menjalaninya, bukan hanya tugas yang banyak yang diberikan dosen kepada saya, bekerja pun menjadai kewajiban saya, karena dari upah saya bekerja saya bisa membiyayai kuliah saya. Dari hal tersebut saya harus terus semangat menjalani keduanya dengan pintar membagi waktu untuk kuliah dan bekerja, supaya apa yang menjadi mimpi saya dapat terwujud.
Kita takkan bisa menjadi luar biasa tanpa mimpi. Maka bermimpilah setinggi-tingginya, sekuat-kuatnya, sekeras-kerasnya. Karena mimpi kita akan menuntun kita menjadi pribadi berkarakter, menjadi pribadi luar biasa yang takkan pernah kita duga sebelumnya. Bermimpilah karena mimpi kita akan menjadi penuntun jalan terbaik yang kita miliki. Jangan takut bermimpi, jangan takut dicemooh, karena mereka-mereka yang mencemooh hanya iri karena mereka tidak memiliki mimpi seindah mimpi-mimpi yang kita miliki dan kita perjuangkan. Mulailah melangkah untuk mewujudkan mimpi karena dengan memulai tindakan kita akan didekatkan dengan mimpi kita, buang rasa malas dan menggampangkan suatu tugas yang kita anggap kecil, karena jika tugas yang kita anggap kecil jika dibiarkan akan menumpuk dan menjadi tugas yang besar dan kita akan malas untuk mengerjakannya.
No
|
Keterangan
|
Scan Sertifikat / Alamat URL
|
1.
|
12 Agustus 2015 = Sebagai Peserta Lomba Esai tingkat
Nasional dengan judul “MENGAPLIKASIKAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KONDISI
INDONESIA MASA KINI”. Penyelenggara Kerjasama Forkafmi, Sinergi Bangsa, dan
Fakultas Filsafat UGM, dengan tema “Membangun Generasi Muda Berjati Diri
ke-Indonesia-an”.
|
|
2.
|
24 November = Menjadi pederta Seminar International “The
Implementation of Trisakti and Saemaul undong in the Improvement of Social
Walfere”, yang diselenggarakan oleh Center of Tri Sakti and Saemaul Undong
Studies, Universitas Gajah Mada.
|

0 komentar:
Posting Komentar