11.1.26

Esai Prestasi 7 (Fitri_Reguler A)

 

Esai prestasi 7 Volun Rangkul

Mata kuliah : Psikologi Inovasi

Dosen Pengampu : Dr. Dra. Arundati Shinta, MA

Fitri Novia Rizka (23310410057)

Fakultas Psikologi

Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

 

 

Di tengah perkembangan yang semakin hari kian semakin cepat, peran orang tua sebagai pendidik pertama dan utama di dalam keluarga menjadi sangat krusial. Namun, tidak semua orang tua siap dan bersedia untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam mengasuh anak. Berbagai jenis tantangan dalam pengasuhan semakin hari menjadi sangat kompleks. Oleh karena itu, diperlukan adanya pendekatan yang sesuai agar mampu menjalankan peran pengasuhan secara optimal. Salah satu inisiatif yang saya lakukan saat ini yaitu mengikuti kegiatan relawan RANGKUL yang berada di bawah naungan organisasi Keluarga Kita.

Rangkul merupakan singkatan dari “Relawan Keluarga Kita”. Ia merupakan salah satu komunitas yang bergerak dalam bidang sosial, yang bertujuan untuk memberdayakan orang tua melalui Pendidikan pengasuhan yang berbasis ilmu, kesehatan, suportif, dan berdaya bagi keluarga mereka. Gerakan ini lahir karena kesadaran dari berbagai pihak yang menyatakan bahwa banyak orang tua yang menghadapi berbagai masalah dalam pengasuhan anak. Jika ditinjau dari visi dan misi rangkul yaitu untuk mendorong orangtua berdaya untuk orangtua lain dengan terus menjadi sumber belajar yang efektif dan berbagi praktik baik pengasuhan untuk mendukung tumbuh kembang sang anak. Seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh rangkul dilakukan secara hybrid yaitu kombinasi antara pertemuan daring (onling) dan luring (Offline). Hal ini bertujuan untuk mengjangkau seluruh peserta dari berbagai latar belakang baik secara geografis maupun sosial ekonomi. Salah satu kegiatan offline yang saya ikuti selama 1 bulan 1 kali yaitu tepat pada hari sabtu, tanggal 25 oktober 2025 pukul 09.00-12.00 Wib.

Menurut kamus besar bahasa indonesia, pola asuh berarti corak, model, system, cara kerja, ataupun bentuk struktur yang tetap. Sedangkan kata asuh berarti mendidik, membimbing, memimpin, melatih satu badan ataupun Lembaga. Lalu mengapa pelatihan parenting penting untuk dipelajari meskipun belum menikah? Dalam konteks ini, ketidaksiapan pola asuh tidak hanya sekadar mempengaruhi kesejahteraan anak dalam jangka waktu yang pendek, tetapi juga akan berpotensi untuk menciptakan rantai masalah dalam jangka waktu yang panjang. Baik masalah secara psikososial di masa depan, ataupun masalah kesehatan mental, seperti kelekatan yang buruk, dan kesulitan dalam membangun hubungan interpersonal (Safitri, 2025). Oleh karena itu, parenting penting untuk diajarkan sebelum menikah agar fenomena ketidaksiapan seseorang menjadi orang tua tidak menjadi sumbangsi yang besar bagi individu dalam mempengaruhi karakter yang akan dihasilkan oleh sang anak (Sari, dkk, 2020).

Harapannya dengan adanya kegiatan ini, rangkul tidak hanya sekadar memberikan ilmu serta Latihan tetapi juga membuktikan secara langsung bahwa pengasuhan bukanlah tanggung jawab secara individu semata, melainkan tanggung jawab secara kolektif yang ada di dalam keluarga tersebut. Dengan menggunakan pendekatan yang edukatif, inklusitf, dan berkelanjutan, rangkul tidak hanya menjadi media untuk belajar tetapi juga menjadi contoh nyata bagaimana relawan dapat berkontribusi langsung dalam membangun keluarga yang tangguh, sehat, dan kuat dalam bermasyarakat. Melalui perkumpulan aktif dari orang tua dan relawan, saya sebagai relawan yang menyaksikan secara langsung berbagai kegiatan seperti pelatihan, lokakarya, training, maupun kegiatan lainnya membuat saya tersadar bahwa kita sebagai generasi Z yang sudah peduli terhadap kesehatan mental tidak hanya menganggap bahwa pengasuhan sebagai pembentukan Pendidikan karakter pada individu tetapi juga memperkuat fondasi secara sosial bagi generasi kita yang akan datang di seluruh indonesia (Siregar, dkk, 2025). Menjadi seorang volunteer bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi, disana kita mampu berdedikasi langsung secara nyata terhadap masyarakat dengan tindakan yang nyata.

 

Ilustrasi Foto


 

Daftar Pustaka

Sari, P. P., Rahman, T., & Mulyadi, S. (2020). Pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosional anak usia dini. Jurnal paud agapedia, 4(1), 157-170.

Siregar, L. M., Siregar, N. F., & Lubis, A. P. (2025). Pelatihan Parenting Islami untuk Orang tua dalam Membentuk Keluarga Sakinah di Lingkungan IV Pasar Kelurahan Pasar Sibuahun. Natijah: Jurnal Pengabdian Pendidikan Islam, 2(1), 9-15.

Safitri, A., Napisah, S., & Rahman, D. A. (2025). EARLY MARRIAGE AND PARENTING READINESS: A REVIEW OF THE LITERATURE REVIEW FROM A GUIDANCE AND COUNSELING PERSPECTIVE. Psychology, Guidance and Counseling, 1(1), 1-25.

 

 

 

 

 

 

0 komentar:

Posting Komentar