Esai prestasi 4 Volun UPZ sahabat yatim
Mata kuliah : Psikologi Inovasi
Dosen Pengampu : Dr. Dra. Arundati Shinta, MA
Fitri Novia Rizka (23310410057)
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta.
Zakat merupakan salah satu syarat dalam rukun islam yang wajib untuk dilakukan sebagai tanda ibadah dan mekanisme penyaluran kekayaan dengan tujuan untuk membantu saudara yang sedang membutuhkan. Potensi zakat di indoneisa memiliki peluang yang besar namun belum terkelola secara optimal. Maka dari itu, untuk memaksimalkan zakat dibentuklah unit pengumpul zakat (UPZ) sebagai perpanjangan dari Lembaga amil zakat dalam menghimpun dana dari masyarakat. Salaj satu Lembaga amil zakat yang aktif dalam mengelola upz yaitu sahabat yatim. Sahabat yatim merupakan salah satu organisasi yang berfokus pada pemberdayaan anak yatim dan dhuafa serta sebagai sarana edukasi kepada public tentang pentingnya zakat sebagai kewajiban dalam menyisihkan sebagian kekayaan kita kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pada kesempatan ini, saya bertugas sebagai seorang volunteer di UPZ sahbat yatim pada divisi fundraiser. Adapun beberapa tanggung jawab besar yang harus saya laksanakan sebagai seorang staf aktif pada sahabat yatim yaitu menghimpun, promosi produk, dan melakukan inovsai produk secara berkala. Kegiatan ini saya lakukan pada hari jumat dan hari selalu selama 2 minggu 1 kali. terdapat beberapa tantangan selama saya menjalankan kegiatan tersebut. Tantangan yang sering kali dihadapi dalam menjalankan tugas sebagai seorang fundraiser yaitu adanya persaingan yang ketat yang kerap kali akan menghadirkan beberapa strategi khusus dalam menarik donator sehingga diperlukannya transparansi dalam memberikan laporan serta konsisten antaranya pembaruan produk agar memberikan algoritma yang sesuai dengan organisasi lain yang serupa dengan sahabat yatim. Oleh karena itu, beradaptasi dengan lingkungan baru sangat diperlukan agar investor tertarik dalam memberikan uangnya secara stabil tanpa ada yang merasa salah satu pihak dirugikan.
Divisi fundraiser dalam upz bukan hanya sekadar pengumpul dana, melainkan sebagai penggerak dalam kesejahteraan pada masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, adanya funsraiser dapat menjadi jembatan antara harapan anak yatim dengan kepedulian masyarakat. Tanpa adanya divisi inni, niat baik seseorang tidak dapat tersalurkan dengan baik. maka dari itu, divisi ini menjadi jantung dalam organisasi karena selain dinilai memiliki peran yang penting, divisi ini juga sebagai agen penentu keberlangsungan organisasi tersebut agar tetap aktif dengan baik.
tantangan utama dalam fundraiser selain persaingan yang ketat, juga kerap kali membutuhkan adanya strategi khusus yang memadai sehingga dalam hal ini dibuuthkan adanya transparansi dalam pengelolaan serta pelaporan dari setiap produk dengan maksud untuk menarik donatur agar bersifat stabil dan menjaga kepercayaan dari pihak donatur. Maka dari itu, fundraiser bukan hanya sebagai pengumpul dana tetapi juga sebagai penggerak bagi kesejahteraan anak yatim dan kaum dhuafa yang membutuhkan.
Susilo,
A. (2025). ANTARA KEMISKINAN, POTENSI ZAKAT DAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
(MENYELISIK PROBLEMATIKA ZAKAT DI INDONESIA. Jurnal Pendidikan
Indonesia, 6(5).

0 komentar:
Posting Komentar