12.1.26

ESAI-7 MY BIGGEST ACHIEVEMENT

 ESAI-7 MY BIGGEST ACHIEVEMENT

BERANI BERTUMBUH BERSAMA PROSES


Mata Kuliah : Psikologi Inovasi

Dosen Pengampu  : Dr. Arundati Shinta, M.A


Oleh : Azizah Nur’aeni 23310410030



Menjadi manusia yang berprestasi adalah harapan banyak orang. Namun, prestasi tidak selalu datang dengan mudah. Sering kali, seseorang perlu mengenali hal yang disukai, menemukan potensi yang dimiliki, serta berani mencoba kemampuan tersebut dalam berbagai kesempatan. Ketika minat, kemampuan, dan keberanian diramu menjadi satu, di sanalah peluang untuk meraih prestasi mulai terbuka.

Bagi saya, salah satu pencapaian yang paling berkesan terjadi saat saya duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama, yaitu ketika berhasil meraih juara 2 dalam lomba cerdas cermat Bahasa Inggris. Prestasi ini terasa istimewa karena diraih pada mata pelajaran yang sangat saya sukai, yaitu Bahasa Inggris. Selain membawa pulang piala, pengalaman ini juga meninggalkan kesan mendalam dalam perjalanan belajar dan kepercayaan diri saya.

Sebelum mengikuti lomba cerdas cermat, saya terlebih dahulu mengikuti lomba pidato kreativitas Bahasa Inggris. Dalam lomba tersebut, guru saya membantu menerjemahkan lagu band Samson berjudul Kenangan Terindah ke dalam Bahasa Inggris. Berkat bantuan dan bimbingan beliau, saya berhasil lolos ke babak selanjutnya. Namun, sebagai pengalaman lomba Bahasa Inggris pertama, saya masih merasa sangat grogi, takut salah, dan kurang percaya diri. Pada akhirnya, saya belum berhasil meraih juara tiga besar.

Meskipun belum membawa pulang piala, pengalaman lomba pidato kreativitas tersebut justru menjadi pengalaman yang sangat berarti bagi saya. Dalam perspektif psikologi inovasi, pengalaman ini dapat dikaitkan dengan need for achievement , yaitu dorongan internal individu untuk mencapai prestasi dan merasa puas atas hasil usahanya. Ketertarikan saya pada Bahasa Inggris membuat saya memiliki motivasi intrinsik untuk terus mencoba dan memperbaiki diri, meskipun pada awalnya masih diliputi rasa takut dan grogi. Pengalaman mengikuti lomba sebelumnya menjadi pemicu bagi saya untuk tampil lebih siap dan berani pada kesempatan berikutnya.

Kesempatan itu datang melalui lomba cerdas cermat Bahasa Inggris. Berbekal pengalaman sebelumnya, saya merasa lebih siap dan lebih tenang. Rasa grogi memang masih ada, tetapi lebih bisa saya atasi. Ketika akhirnya diumumkan sebagai juara 2, saya merasa sangat bahagia. Meskipun bukan juara pertama, pencapaian ini terasa sangat membanggakan karena menunjukkan bahwa saya mampu berkembang dari pengalaman sebelumnya.

Dalam konteks psikologi inovasi, pencapaian ini menunjukkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh keberanian untuk belajar dari pengalaman serta dukungan relasi sosial. Minat saya terhadap Bahasa Inggris mendorong saya untuk terus mencoba, sementara dukungan dari guru, orang tua, dan lingkungan membuat saya merasa lebih percaya diri. Bagi saya, psikologi inovasi hadir dalam bentuk perubahan cara menghadapi tantangan dari takut mencoba menjadi berani mengambil kesempatan.

Pengalaman meraih juara 2 dalam lomba cerdas cermat Bahasa Inggris menjadi salah satu pencapaian paling berkesan bagi saya. Bukan hanya karena hasil yang diraih, tetapi karena proses yang saya jalani. Dari pengalaman ini, saya belajar bahwa prestasi dapat tumbuh ketika seseorang mengenal hal yang ia sukai, mau mengasah potensinya, berani mencoba, belajar dari pengalaman, dan merasa didukung oleh lingkungan sekitarnya.


0 komentar:

Posting Komentar