MOTIVASI DIRI
Nama: Dwita Astria Bagre
Nim: 21310410014
UAS: Motivasi Diri
Dosen: ARUNDATI SHINTA
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS PROKLAMASI 45 YOGYAKARTA
2026
Dalam Kehidupan Seseorang, Kita hanya ingin memiliki hidup yang Indah, Punya Pekerjaan Yang Cukup Terjamin di Hari Tua, Mempunyai Tabungan Yang Cukup, Gaji Yang Tinggi, Bisa Berlibur Ke mana Saja tanpa memikirkan biaya hidup yang sulit atau bisa di katakan mengalami dampak ekonomi yang ada atau dengan kalimat yang biasa di dengar masalah ekonomi yang sedang Krisis di dunia, Sebagai Generasi Milenial maupun generasi Z, kita mempunyai Kemampuan khusus dengan cara berpikir yang lebih cepat menjadi seorang yang bisa membangun sebuah bisnis atau usaha yang bergerak diberbagai bidang industri atau salah satu bidang yang bisa menghasilkan uang menjadi salah satu kunci keberhasilan yang harus dipahami dengan belajar sungguh-sungguh, sehingga dapat mengajak masyarakat atau orang lain terjun ke dalam bisnis tersebut, namun kita akan mempunyai banyak sekali dampak negatif atau positif yang akan harus dilewati untuk menjadi seseorang yang bisa sukses. Seseorang mempunyai jiwa optimisme Atau percaya diri, berani mengambil resiko, kreatif dan inovatif, pantang menyerah, jujur dan bertanggung jawab, memiliki jiwa kepemimpinan, dan dapat mengatur waktu dengan baik. Dengan kemampuan yang dimiliki seorang kewirausahaan maka dia layak untuk membantu dan memberikan Dampak positif yang baik, memberikan keuntungan finansial, peluang tujuan Pribadi, waktu yang fleksibel, ketrampilan yg bisa dikembangkan dan diperkenalkan di perkumpulan sosial. Kemudian. Kita harus mengikuti teori keberuntungan dari wiseman 2003. itu adalah faktor keberuntungan: pertama harus bergaul dengan orang sukses, kedua harus mempunyai bakat ketrampilan sendiri, ketiga harus melihat sisi positif dari setiap musibah yang terjadi, keempat harus benar-benar mempunyai keputusan yang diambil. Inilah kunci kesuksesan seseorang yang ingin berjuang untuk mencapai tujuan kesuksesan dan keberhasilan yang sudah dimimpikan. Sehingga kita harus bisa memberikan sedikit ruang buat diri kita sendiri agar bisa berani sukses dan mendapatkan apa yang kita inginkan dengan berjuang keras. Kebanyakan Orang tidak paham bahwa keberuntungan itu akan berpihak kepada yang berani, Nur Aisyah dalam bukunya “Menggali Potensi Diri” (Perdana Publishing, 2020) menjelaskan bahwa potensi diri adalah kekuatan atau kemampuan individu, baik yang sudah terwujud maupun yang belum sepenuhnya terlihat, yang harus dikenali dan dimaksimalkan. Menggali potensi diri melibatkan pemahaman akan kelebihan diri, refleksi diri, serta keberanian mencoba hal baru untuk berkembang secara optimal. Kemampuan diri sendiri bisa dilih dari potensi, kekuatan, dan keahlian yang dimiliki seseorang untuk mencapai tujuan, mengatasi tantangan, dan berinteraker dengan lingkungan, mencakup potensi fisik, intelektual, emosional, sosial, hingga spiritual. Mengembangkan kemampuan diri melibatkan mengenali kelebihan dan kekurangan, menetapkan tujuan, berani mencoba, tidak membandingkan diri, serta konsisten berlatih melalui refleksi dan mencari pengalaman baru untuk meningkatkan keterampilan seperti komunikasi, manajemen waktu, dan pemecahan masalah. Berusaha menjadi yang bisa berubah adalah sebuah seruan untuk fleksibilitas, adaptabilitas, dan ketahanan (resiliensi) dalam menghadapi kehidupan. Ini adalah pengingat bahwa perubahan adalah satu-satunya hal yang konstan di dunia ini, dan untuk berkembang, kita harus mau menyesuaikan diri. Kegagalan adalah bentuk perubahan yang tidak terduga. Alih-alih meratapinya, tanyakan pada diri sendiri apa yang bisa Anda pelajari darinya dan bagaimana Anda bisa menyesuaikan pendekatan Anda di masa depan, Apa yang penting bagi Anda tahun lalu mungkin tidak sama pentingnya tahun ini. Bersiaplah untuk mengubah arah karier, hubungan, atau gaya hidup Anda jika itu tidak lagi selaras dengan nilai-nilai Anda saat ini.
Daftar Pustaka:
Wiseman, R. (2003). The luck factor. The four esensial principles. New York. Hyperion.
Aisyah. N, (2020). Menggali Potensi Diri . Perdana Publishing.

0 komentar:
Posting Komentar