11.1.26

Esai Prestasi 1 (Fitri_Reguler A)

 

Esai prestasi 1 Volun bina siwi

Mata kuliah : Psikologi Inovasi

Dosen Pengampu : Dr. Dra. Arundati Shinta, MA

Fitri Novia Rizka (23310410057)

Fakultas Psikologi

Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta

 

 

Mengikuti kegiatan kerelawanan bagi saya tidak hanya sekedar untuk memperoleh pengalaman baru, melainkan juga sebagai proses pembelajaran mengenai nilai-nilai sosial, kemampuan berinteraksi, serta keterampilan dalam beradaptasi di lingkungan baru. Oleh karena itu, kegiatan kegiatan relawan tidak hanya berorientasi pada pemberian kontribusi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi sarana bagi para relawan untuk menerima pelajaran hidup yang bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang empati, kolaborasi, dan makna kebersamaan (Pairan dan Abdullah, 2021). Salah satu keterlibatan saya dalam aktivitas kerelawanan yang saya ikuti yaitu menjadi relawan di SLB Bina Siwi, sebuah sekolah luar biasa yang berlokasi di Pajangan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan pada 2 september 2025 pada pukul 15.00-17.00 WIB, dan menjadi sebuah pengalaman yang dapat memberikan wawasan baru terkait dinamika kehidupan Pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus serta peran relawan dalam mendukung proses pembelajaran inklusif.

            Sebagai relawan, saya terlibat langsung dalam berbagai aktivitas pendampingan, seperti membantu anak-anak dalam proses belajar mengajar, bermain, bernyanyi, serta membuat kerajinan tangan. Salah satu momen yang paling berkesan selama menjalankan kegiatan tersebut yaitu sesi unjuk bakat. Meskipun terdapat beberapa anak yang memiliki keterbatasan fisik maupun kognitif, tetapi semangat serta bakat yang mereka tampilkan menunjukkan adanya potensi yang luar biasa sehingga secara tidak langsung saya merasa sangat terpukau dengan kemampuan mereka. Interaksi sederhana ini yang berhasil memberikan pemahaman kepada saya bahwa keeterbatasan tidak selalu menjadi hambatan bagi seseorang untuk terus berkarya dan mengeksperikan diri mereka.

Selama menjalankan peran sebagai seorang relawan, khususnya dalam mendampingi anak penyadang disabilitas, saya menghadapi berbagai tantangan salah satunya salah satunya kebutuhan akan tingkat kesabaran yang ekstra dalam proses pendampingan anak inklusi. Tantangan tersebut tampak dalam kegiatan bermain bermain maupun pembuatan kerajinan tangan. Di dalam kegiatan tersebut, anak-anak memerlukan pendekatan yang adaptif. Oleh karena itu, guru serta relawan dituntut untuk merancang strategi serta solusi kreatif bagi anak-anak agar anak-anak tetap merasa senang serta terlibat secara aktif selama kegiatan berlangsung dan terhindar dari rasa bosan maupun perilaku tantrum (Oktaviani dan Harsiwi, 2024).

Kegiatan kerelawanan ini juga diisi dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan, seperti pertunjukkan pencak silat, dance, bernyanyi, pertunjukkan music, permainan kelompok dalam skala kecil, serta pembagian bingkisan dari para relawan kepada anak-anak SLB. Di SLB Bina Siwi, peran saya tidak hanya sebatas menjadi seorang relawan, tetapi juga sebagai pembelajar yanng memperoleh pemahaman mengenai pentingnya empati, kesasabaran, dan ketulusan dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus. Melalui interaksi dengan mereka, saya belajar untuk melihat dunia dengan perspektif yang lebih lembut dan hati yang lebih terbuka

Setelah selesai seluruh rangkaian kegiatan, acara ditutup dengan doa bersama dan makan bersama dengan seluruh relawan dan para guru yang ada di SLB Bina Siwi. Dalam sesi diskusi informal, beberapa guru berbagi pengalaman mereka terkait dinamika mengajar di sekolah tersebut, mulai dari keberagaman karakter serta kebutuhan kesabaran ekstra selama proses pembelajaran. Harapan saya, semoga semakin banyak individu yang tergerak hatinya untuk berpartisipasi aktif menjadi relawan. Sekecil apa pun kontribusi yang bisa kita berikan, hal tersebut akan memiliki potensi untuk menjadi cahaya bagi mereka yang membutuhkan.

 

Ilustrasi gambar :



 

Daftar Pustaka

Oktaviani, F., & Harsiwi, N. E. (2024). Tantangan pembelajaran anak berkebutuhan khusus di kelas inklusi SDN Gebang 1. Journal of Special Education Lectura2(1), 24-30.

Pairan, P., & Abdullah, S. A. (2021). Pengembangan komunitas dalam mewujudkan lingkungan ramah anak berkebutuhan khusus. EMPATI J. Ilmu Kesejaht. Sos9(2), 116-122.

Nugraha, T., Mustika, I., Rohmalina, R., & Furqon, F. F. N. (2025). Pendidikan Inklusi Melalui Pelatihan Komunikasi Adaptif bagi Relawan dan Pengajar Komunitas Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pengabdian Profesi1(1), 20-25.

 

0 komentar:

Posting Komentar