12.1.26

ESAI-4 BERPERILAKU INOVATIF SECARA NYATA

 ESAI-4 BERPERILAKU INOVATIF SECARA NYATA

INOVASI DALAM KESEDERHANAAN



Mata Kuliah : Psikologi Inovasi

Dosen Pengampu  : Dr. Arundati Shinta, M.A


Oleh : Azizah Nur’aeni 23310410030




Kata inovasi mungkin lebih sering dipahami sebagai sesuatu yang besar, rumit, dan identik dengan teknologi atau penemuan baru. Namun melalui tugas ini, saya justru belajar bahwa inovasi bisa hadir dalam bentuk yang sangat sederhana. Perilaku inovatif tidak selalu diukur dari seberapa canggih hasil akhirnya, melainkan dari keberanian seseorang untuk mewujudkan ide menjadi tindakan nyata. Dalam esai ini, saya merefleksikan perilaku inovatif tersebut melalui karya yang saya buat berupa bucket sederhana berbentuk love dari karton bekas, yang dihias dengan kertas berwarna pink, pita, dan permen.


Proses pembuatan karya ini dimulai dari ide yang sangat sederhana, yaitu membuat sesuatu yang bermakna dengan bahan yang yang sudah tersedia. Saya membentuk karton bekas menjadi pola atau bentuk love, kemudian melapisinya dengan kertas pink, lalu menambahkan pegangan agar mudah dibawa. Setelah bentuk utamanya jadi, saya memastikan dasar bucket ini cukup kuat, kemudian menambahkan pita di bagian tengah sebagai pemanis, dan menempelkan permen di sepanjang sisi love tersebut. Setiap tahap dilakukan secara bertahap, sambil menyesuaikan ide awal dengan kemampuan dan bahan yang tersedia. Dari proses ini, saya menyadari bahwa inovasi tidak selalu berjalan lurus sesuai rencana, melainkan menuntut fleksibilitas dan adaptasi.


Dalam perspektif psikologi inovasi, perilaku inovatif merupakan kombinasi antara kreativitas, keberanian mengambil inisiatif, serta kemauan untuk mengeksekusi ide. Kreativitas tidak berhenti pada munculnya gagasan, tetapi berlanjut pada proses mengolah, mengembangkan, dan merealisasikannya. Karya yang saya buat mencerminkan kreativitas aplikatif, yaitu kemampuan mengubah ide abstrak menjadi produk nyata yang memiliki fungsi dan makna emosional. Bentuk love dan warna pink dipilih bukan sekadar estetika, tetapi sebagai simbol perhatian, kasih, dan kehangatan, sehingga karya ini tidak hanya berfungsi sebagai bucket permen, tetapi juga sebagai media penyampaian emosi atau perasaan.


Perilaku inovatif juga berkaitan erat dengan keberanian keluar dari zona nyaman. Dalam tugas ini, saya tidak hanya diminta untuk memikirkan ide, tetapi juga untuk benar-benar menciptakan sesuatu. Proses ini memunculkan perasaan ragu, takut hasilnya tidak sesuai bayangan, dan khawatir terlihat terlalu sederhana. Namun, saya merasa justru di titik inilah perilaku inovatif bekerja. Psikologi inovasi memandang bahwa individu inovatif bukanlah mereka yang selalu menghasilkan karya sempurna, melainkan mereka yang berani mencoba, belajar dari proses, dan menerima ketidaksempurnaan sebagai bagian dari pembelajaran.

Selain itu, karya ini juga mencerminkan kemampuan problem solving sederhana. Saya harus memikirkan bagaimana agar bentuk love tetap kokoh, bagaimana menempelkan permen agar rapi, serta bagaimana membuat keseluruhan tampilan terlihat seimbang. Proses ini melatih saya untuk berpikir praktis dan solutif, dua hal yang menjadi bagian penting dari perilaku inovatif. Dengan keterbatasan alat dan bahan, saya belajar untuk menyesuaikan ide dengan kondisi nyata, bukan memaksakan kesempurnaan yang tidak realistis.


Melalui pengalaman ini, saya semakin memahami bahwa inovasi bukan sekadar hasil akhir, melainkan proses psikologis yang melibatkan sikap terbuka, adaptif, dan reflektif. Membuat karya sederhana ini memberi saya pengalaman langsung tentang bagaimana ide, emosi, dan tindakan saling terhubung dalam perilaku inovatif. Inovasi ternyata dapat dimulai dari hal kecil, selama ada kesadaran untuk mencipta dan keberanian untuk mengeksekusinya.

Karya bucket berbentuk love ini menjadi contoh bahwa perilaku inovatif dapat tumbuh dari kesederhanaan. Psikologi inovasi mengajarkan bahwa inovasi bukan hanya tentang menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga tentang memberi makna baru pada hal yang sudah ada. 

Daftar Pustaka

Amabile, T. M. (1996). Creativity in Context. Boulder, CO: Westview Press.

Anderson, N., Potočnik, K., & Zhou, J. (2014). Innovation and creativity in organizations: A state-of-the-science review. Journal of Management, 40(5), 1297–1333.


0 komentar:

Posting Komentar