Esai 4
Berperilaku Inovatif
Nama: Putra Ramadhani
NIM: 25310420006
Mata Kuliah: Psikologi Inovasi
Dosen Pengampu: Dr. Arundati Shinta, M.A.
Fakultas Psikologi
Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta
Lingkungan
bersih merupakan dambaan bagi semua orang, namun tidak mudah untuk menciptakan
lingkungan yang bersih dan rapi sehingga nyamn untuk dilihat. Tidak jarang
karena kesibukan dan berbagai alasan lain, masyarakat di sekitar kurang
memperhatikan masalah lingkungan, terutama lingkungan baik itu di kosan maupun
sekitarnya. Seiring majunya Tingkat pemikiran masyrakat serta kemajuan teknologi
di segala bidang kehidupan, maka tingkat kesadaran untuk memiliki lingkungan dengan
kondisi bersih seharusnya ditingkatkan dari sebelumnya. Tentu saja lingkungan
dengan kondisi bersih serta sehat akan membuat para penghuninya nyaman dan
Kesehatan tubuhnya terjaga dengan baik. Lingkungan dengan kondisi bersih yan
bebes timbunan sampah akan terhindar dari bencana seperti banjir dan mencegah
terjadi lingkungan yang kurang sehat.
Salah
satu contoh untuk melakukan hal ini yaitu proses dari pengambilan sampah
plastic dan lainnya bertujuan untuk mengubah menjadi barang yang bermanfaat,
misalnya membuat lampu tidur.
Perilaku
inovatif adalah tindakan menciptakan atau mengembangkan ide baru yang
bermanfaat untuk menyelesaikan suatu masalah. Dalam konteks pengelolaan sampah,
perilaku inovatif diwujudkan melalui pemanfaatan barang bekas menjadi produk
baru yang memiliki fungsi berbeda dari sebelumnya. Mengolah sampah menjadi
lampu tidur merupakan contoh nyata perilaku inovatif karena melibatkan
kreativitas, kepedulian lingkungan, serta kemampuan mengubah limbah menjadi
barang yang berguna. Dengan ini saya melakukan proses pengambilan sampah
bertujuan untuk mengubah barang bekas yang memiliki manfaat dan memiliki nilai
jual, misalnya dengan membuat lampu tidur sebagai kenyamanan Ketika proses
tidur di malam hari.
Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan lampu tidur
ini berasal dari sampah atau barang bekas, yaitu:
- Botol Yakult
- Kotak rice bowl
- Sumpit kayu
- Kardus
- Kertas minyak
Alat yang digunakan antara lain:
- Lem
- Gunting
Penggunaan
bahan-bahan tersebut bertujuan untuk mengurangi limbah sekaligus memanfaatkan
barang yang sudah tidak terpakai.
Proses pembuatan lampu tidur diawali dengan
membersihkan botol Yakult agar layak digunakan. Botol Yakult kemudian disusun
sebagai bagian utama badan lampu. Kardus dan kotak rice bowl dimanfaatkan
sebagai rangka atau alas lampu agar lebih kokoh. Sumpit kayu digunakan sebagai
penyangga atau elemen dekoratif untuk menambah nilai estetika. Selanjutnya,
kertas minyak dipasang di bagian luar sebagai penutup agar cahaya lampu menjadi
lebih lembut dan nyaman di mata. Semua bagian disatukan menggunakan lem,
sementara gunting digunakan untuk memotong bahan sesuai kebutuhan.
Guslinawati et al. (2025). Daur Ulang Kreatif… Jurnal
Akademik Pengabdian Masyarakat.
Abdiya: Jurnal Abdi
Cindekia Nusantara


0 komentar:
Posting Komentar