Tips dari
Ahli Bedah dr Yesaya Baringin SpB FCSI Saat Kita Ingin Menolong Korban
Kecelakaan
Ahmad Mutamakin
15.310.410.1088
Psikologi Abnormal
Berikut kutipan atau penjelasan dari dr yesaya baringin spB
FCSI ahli bedah dan ketua trauma center RS Tebet
Yang di
publikasikan oleh tribunnews.com
Ini Tips dari Ahli Bedah dr Yesaya Baringin
SpB FCSI Saat Kita Ingin Menolong Korban Kecelakaan
Istimewa
Pertolongan
korban kecelakaan tidak boleh dilakukan sembarangan, misalnya mengangkat tubuh
korban setidaknya dilakukan tiga orang
TRIBUNNEWS.COM,
JAKARTA - Kecelakaan memang bukan
kejadian yang diharapkan siapa saja.
Namun jika
suatu ketika Anda menemukan kejadian malang ini bagaimana Ansa bisa membantu?
dr Yesaya
Baringin SpB FCSI ahli bedah dan Ketua
Trauma Center RS Tebet ini mengatakan tidak boleh sendirian saat menolong dan
mengangkat korban.
"Pertama
coba cek nadinya. Badannya diluruskan. Kemudian cobalah berteriak memanggil
orang lain, minimal 2-3 orang untuk mengangkat korban," katanya saat
Health Talk Tenda Sehat dalam rangka HUT 35 RS Tebet di Taman Tebet, Tebet,
Jakarta Selatan, Sabtu (8/4/2017),
dr Berry berpesan jangan sendirian apalagi sampai
sembarangan menarik atau digeret ke pinggir jalan dari bagian leher atau kepala
korban atau menarik bagian kaki saja.
Dikatakan,
bagian leher merupakan pusat pernafasan, tulang belakang dan saraf.
Dan dalam
kondisi awal belum diketahui kondisi si korban maka upaya pertama menolong
malah bisa memperburuk kondisi saat sampai di rumah sakit.
Untuk
memberikan leher kondisi yang terbaik, dan saat itu tidak ada penyangga leher
(neck holder) maka bisa disiasati dengan melipat-lipat koran atau karton
sebagai pengganti.
Untuk kaki
atau tangan yang patah bisa pakai papan atau kalau dalam kondisi di daerah
terpencil bisa pakai batang pohon dan diikat.
"Kalau
korban berteriak-teriak sakit kemungkinan ada yang patah. Nah kalau tidak
diikat bisa jadi tulang yang patah akan semakin parah patahnya," ucapnya
Sumber: tribunnews.com

0 komentar:
Posting Komentar